Ref: Pokoknya asal SBY selamat. Hehehehe

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=53&id=41038

SELASA, 04 Februari 2013 | 1274 Hits


Parpol


SBY Gagal Selamatkan Demokrat


Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menunjukan 
bahwa partai Demokrat berada dalam masalah besar. Pasalnya, tingkat 
elektabilitas partai besutan Presiden SBY itu sekarang berada pada angka 8%


“Ini tidak pernah dialami sebelumnya sepanjang sejarah Demokrat. Angka terendah 
sebelumnya 8,7 persen atau 9 persen pada April dan Juni 2008,” ujar Direktur 
Riset SMRC, Jaedy Hanam dalam pemaparan hasil surveinya di Hotel Sari Pan 
Pacific, Jakarta, Minggu (3/2).

Survei ini dilakukan oleh SMRC pada kisaran 6-20 Desember 2012. Survei 
melibatkan 1220 responden dari seluruh Indonesia dengan usia di atas 17 tahun. 
Survei dilakukan dengan metode tatap muka dengan tingkat margin of error kurang 
lebih 3%.

Namun anehnya, disaat citra Demokrat berada pada posisi terendah, kinerja 
Presiden SBY tetap dinilai positif. 51,6% masyarakat mengaku puas terhadap 
kinerja sang presiden.

Jaedy menilai ini sebagai suatu keanehan dan sebuah pertanda yang lebih buruk 
lagi bagi Demokrat. Karena, berdasarkan hasil-hasil survey sebelumnya kinerja 
presiden SBY dan tingkat elektabilitas Partai Demokrat selalu berbanding lurus. 
“Artinya saat ini yang jadi permasalahan Demokrat bukanlah kinerja SBY dan 
kinerja SBY tidak dapat menyelamatkan Demokrat,” terangnya.

Banyaknya kader Partai Demokrat yang tersangkut kasus korupsi, dinilai menjadi 
alasan utama memburuknya opini publik. Meski secara statistik kader Demokrat 
bukanlah yang paling banyak melakukan korupsi, namun opini publik terlanjur 
terbentuk dengan kuat.

Hal ini dapat dilihat dari hasil survei yang menyatakan, 44,8% masyarakat 
menganggap kader Demokrat paling banyak korupsi. Sementara untuk partai-partai 
lain tidak ada yang mencapai raihan diatas 10%.

Jika Demokrat tidak mampu melawan opini ini sebelum Pemilu 2014, maka 
elektabilitasnya akan terus menurun. “Jika penurunannya konsisten bukan tidak 
mungkin Demokrat gagal lolos dari electoral treshold dan hilang dari peta 
politik nasional,” pungkasnya. (dil/jpnn)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke