Polisi Suruh Ibu Korban Cari Sendiri Pelaku Pencabulan Anaknya

suarasurabaya.net - Apa yang terjadi kalau anda yang mengalami sendiri 
nasib seperti yang dialami oleh seorang ibu dari Ngagel Surabaya ini? 
Ibu ini sebut saja bernama Melati melapor ke Polrestabes Surabaya dengan nomor 
laporan STTPL/0061/B/2013/Jatim/Restabes Surabaya, 14 Januari 2013 lalu.

Melati ingin melaporkan dugaan pencabulan yang terjadi pada anaknya, sebut saja 
bernama Bunga (7 tahun). Tapi saat 
dilaporkan, Melati malah disuruh mencari sendiri pelaku pelecehan 
anaknya.

Arahan polisi ini membuat kecewa Melati. Ucapan polisi
 itu bahkan diakuinya masih terngiang sampai sekarang. “Katanya saya 
disuruh mencari dan melacak keberadaan tersangka terlebih dulu, baru 
kembali menanyakan ke polisi," kata Melati saat ditemui Rangga Umara 
reporter Suara Surabaya, di rumahnya yang sederhana, Selasa (5/2/2013).

Dalam pelaporan itu, Melati juga menyebutkan nama seorang tetangganya 
yang dia duga sebagai pelaku pelecehan pada Suci anaknya. “Kejadiannya 
awal Januari lalu. Anak saya Suci sedang bermain di rumah tetangga. 
Tiba-tiba dia pulang sambil menangis. Dia cerita mendapat perlakuan 
tidak senonoh dari tetangga saya itu,” kata Melati sambil terus mendekap
 Suci dipelukannya.

Menurut Melati, Suci mengalami trauma 
psikologis berat. Dari semula anak yang periang, sekarang menjadi 
pendiam. "Tiap melakukan aktivitas, anak saya selalu minta ditemani," 
kata dia.

Melati menjelaskan, sampai sebulan pelaporan ini 
dilakukan, tidak ada tindakan berarti yang dilakukan polisi. "Jangankan 
memeriksa tetangga saya itu, bahkan polisi juga tidak pernah datang ke 
rumah saya untuk melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Sementara 
saat dikonfirmasi soal masalah ini, Kompol Suparti Kasubbag Humas 
Polrestabes Surabaya mengaku belum mendapatkan laporan soal hasil kasus 
ini. Dia berjanji akan menanyakannya dulu ke Unit Perlindungan Perempuan
 dan Anak PPA Polrestabes Surabaya.(ran/edy)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke