Ref:  Mudah untuk LHI tidak menjadi kafir, yaitu hakim dan konco-konconya 
dikasi uang kopi.

http://www.itoday.co.id/politik/nu-luthfi-hasan-ishaaq-kafir-jika-divonis-terbukti-korupsi

NU: Luthfi Hasan Ishaaq Kafir, Jika Divonis Terbukti Korupsi 
Monday, 04 February 2013 18:43 F. Hadiatmodjo 

Luthfi Hasan Ishaaq (ist)
itoday - Berdasarkan fatwa Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, koruptor 
adalah kafir. Jika mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan 
Ishaaq, divonis melakukan tindak pidana korupsi oleh pengadilan, maka Luthfi 
kafir.

Sindiran keras itu disampaikan intelektual muda NU, Zuhairi Misrawi, menanggapi 
penetapan Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka suap impor daging sapi.

"Catat ya, jika Luthfi Hasan divonis korupsi oleh pengadilan, maka merujuk pada 
fatwa NU dan Muhammadiyah, Luthfi adalah kafir," kata Zuhairi melalui akun 
Twitter @zuhairimisrawi.

Terkait tudingan konspirasi di balik penangkapan Luthfi Hasan Ishaaq, Zuhairi 
menggarisbawahi pendapat pendiri Partai Keadilan (PK) Yusuf Supendi. "Kata 
Yusuf Supendi di Metro TV, yang merusak PKS itu ada 3 hal: harta, kekuasaan, 
dan gengsi, serta 3 orang: Hilmi, Lutfi, dan Anis Matta. Saya percaya Ustadz 
Yusuf Supendi, bahwa yang dia bicarakan bukan konspirasi," tulis 
‏@zuhairimisrawi.

Tak hanya itu, Zuhairi juga menyatakan bahwa keberadaan PKS sebagai partai 
Islam tidak efektif. "PPP, PAN, dan PKB sudah cukup mewakili aspirasi kalangan 
Muslim. Jadi, kalau ditambah PKS sudah terlalu banyak dan tidak efektif," kicau 
@zuhairimisrawi. Pernyataan itu menanggapi statement Rektor UIN  Jakarta, 
Komarudin Hidayat, @komar_hidayat: "Posisi dan eksistensi PKS diperlukan untuk 
dunia perpolitikan Indonesia saat ini. Sebagai penyeimbang."


Read more about Divonis by www.itoday.co.id


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke