SIAPA DIREKTUR UTAMA PT PERTAMINA PENGGANTI KAREN AGUSTIAN ?

Karen Dirut Pertamina masa jabatannya akan berakhir pada bulan Maret 
2013, siapa Penggantinya ? ...... Emirsyah Sattar dan Irmanda Laksanawan jadi 
calon kuat dirut PERTAMINA. Siapakah yg jadi ? bukan kedua orang 
itu tapi Hanung Budya ? Sattar dijagokan DIS, Irmanda oleh elit2 partai 
dan Hanung dijagokan MRC mafia BBM RI. Siapa yg menang ? 

Untuk
 di ketahui Hanung Budya itu 4 kali diajukan jadi direktur pertamina, 
selalu gagal lolos clearance dari BIN saat dipimpin Sutanto, Sutanto 
black list Hanung karena Hanung dianggap tdk bersih, boneka mafia minyak
 dan terlibat kasus oplos Minyak Zatapi, Kasus pengoplosan minyak 
seperti Zatapi itu adalah salah sau modus korupsi dlm pengadaan minyak 
impor via Petral dan rekanannya, Kasus oplos minyak di tengah laut 
antara minyak kualitas bagus dan jelek seperti zatapi itu pernah 
tertangkap tangan diproses di Polda, Namun, sdh hampir 4 tahun kasus 
oplos minyak Zatapi itu ngendon alias tak jelas penyelesaiannya di polda

Kami sdh pernah bongkar modus korupsi di Petral terkait impor BBM RI yg
 nilai impornya total US$ 30 milyar atau hampir 300 triliun /thn, Dengan
 modus korupsi yg canggih dan disusun rapi, selisih harga impor BBM kita
 (crude dan product oil) bisa capai US$ 15 per barrel 

#MelawanLupa : Sekilas Tentang Muhamad Reza Chalid (MRC), Raja Mafia Minyak 

by @triomacan2000

Saya akan kultwitkan lagi sedikit demi sedikit tentang Muhamad Reza 
Chalid. Sang Raja Mafia Minyak yg kendalikan SBY/Cikeas dan Istana. Reza
 Chalid ini sdh jadi mafia minyak sejak jaman Suharto. Bambang 
Trihadmodjo sbg bekingnya. Ada jg Rosano Barrack. Skrg merapat ke SBY. 
MRC ini skrg dibeking Cikeas, Hatta Rajasa, Sudi sillahi dan erwin 
sudjono ipar SBY mantan Pangkostrad. Mereka mesin uang Cikeas. MRC juga 
dekat banget dengan Jend Pramono Edhie Wibowo, ipar SBY yg skrg KASAD. 
Tapi sebenarnya dia hanya Pion saja. Utk kumpulin uang

MRC ini pemilik media online http://t.co/JRoL8s9m, juga pemilik Kidzania, 
disebut2 sbg pemilik Pasific Place & 
property2 elit lainnya. Bisnis utamanya adalah broker minyak. Ada 
holdingnya di spore dan sejumlah anak perusahaanya yg kendalikan Petral 
anak prshan Pertamina. MRC jg punya Konsesi tambang dan kebon dimana2, 
diantaranya PT. Yamabhumi di kalbar dan PT. bara Harum di Riau yg dia 
beli dari buronan. PT. Bara Harum dibeli Riza Chalid dari agus anwar 
buronan pengemplang BLBI yg skrg tinggal di Spore. Di BH ini banyak 
jenderal terlibat. MRC juga beli PT. Nusantara thermal Coal di jambi. 
Singkatnya MRC beli semua asset2& property utk cuci uang haramnya 
dari bisnis petral

Riza Chalid cs dengan dukungan cikeas 
menghasilkan 54 triliun uang haram dari bisnis minyak petral dengan 
bobol APBN uang rakyat. Tentu saja Riza dapat menyimpan uang tsb dalam 
bentuk cash dan sebagian diinvestasikan dlm bentuk macam2 termasuk saham
 Air Asia. Dibidang sosial MRC juga punya yayasan dan sekolah Al Jabar, 
hanya kedok utk tunjukan dia berjiwa sosial pdhl maling uang rakyat

Setiap saat jika dibutuhkan, uang Riza Chalid ini mengalir ke Istana, 
Cikeas, ke Hatta Rajasa dll utk kepentingan2 politik praktis. Salah satu
 contohnya adalah dana pengamanan demo hari buruh kemaren. Milyaran uang
 digelontorkan utk siram pentolan2 aktivis buruh,. Pembungkaman gerakan2
 mahasiswa, LSM, aktivis2, oposan2 juga bersumber dari uang MRC ini. 
Semua aman tentram terkendali dgn suap. Jadi, jika PD/SBY butuh dana 
pemenangan pemilu/pilpres 20-30 triliun thn 2014, itu mah keciiiil. 
Selama Petral dikuasai mafia, aman.

Transaksi Petral tahun 2011
 yg 266,6 juta barel senilai US$ 32 milyar, akan telah jarahan US$ 6 
milyar atau Rp. 54 triliun. Th 2012 ini jarahan uang APBN meningkat 
lagi. Impor minyak mentah /produk oleh Petral terus meningkat. Per barel
 mark up min US$ 20. Media semua dibungkam, BPK, KPK mandul. Kejaksaan 
dan Polri jgn diharapkan. Bikin Frustasi. Karena SBY pasti tdk setuju 
usut Petral

Siapa lagi yg bakal diharapkan? Wallahualam 
bissawab..RI ini negara bedebah..negara rampok yg mau karam..semoga 
Allah melindungi. Amiin

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke