http://www.merdeka.com/dunia/ulama-mesir-bilang-perempuan-berdemo-layak-diperkosa.html

Jumat, 8 Februari 2013 12:20:00
Ulama Mesir bilang perempuan berdemo layak diperkosa
Reporter : Ardini Maharani
 
Kategori Dunia 

Ahmad Mahmud Abdullah. arabia.msn.com ©2013 Merdeka.com 





Ulama Salafi Mesir Ahmad Mahmud Abdullah mengatakan perempuan pegiat dan mereka 
ikut berdemonstrasi di Lapangan Tahris, Ibu Kota Kairo layak diperkosa. Ulama 
biasa dipanggil Abu Islam itu juga bilang kaum hawa berdemo sebagai tidak punya 
malu, tidak punya takut, dan bahkan tidak punya sisi feminin.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (7/2), Abu Islam mengatakan hal 
itu dalam acara televisi miliknya sendiri al-Ummah. "Katakan pada para 
perempuan itu wilayah merah. Mereka datang ke sana sebab mereka ingin 
diperkosa," ujarnya berapi-api. Dia juga menuding kaum hawa datang ke Tahrir 
bukan untuk berdemo tapi mengantarkan tubuhnya ke massa.

Menurut ulama itu hak perempuan yakni menutup aurat, feminin, dan berbicara 
sopan. "Mereka yang ada di Tahrir 90 persen pegiat pelacur dan 10 persen janda 
tidak satu pun mengontrol mereka. Di Tahrir Anda bisa melihat perempuan bicara 
seperti monster," kata Abu Islam.

Cap setan juga disematkan Abu Islam pada perempuan pegiat politik. Dia juga 
menyebut Islam liberal sebagai Muslimix.

Beberapa kelompok demonstran memang melaporkan pemerkosaan terjadi pada kaum 
hawa saat unjuk rasa berpusat di Tahrir. Lapangan ini menjadi simbol demokrasi 
rakyat Negeri Sungai Nil itu. Di tempat itu pula mantan Presiden Husni Mubarak 
berhasil dilengserkan.

Abu Islam juga mengkritik mereka menginginkan Presiden Muhammad Mursi untuk 
mundur. Para ulama Salafi selama ini memang bersatu mendukung Ikhwanul Muslimin 
menegakkan syariat Islam di Mesir.

Protes di Mesir memang semakin luas dan para demonstran mulai menuntut Mursi 
untuk mundur dari jabatannya. Ketegangan politik di Mesir sejauh ini sudah 
menewaskan 64 orang dan ratusan luka-luka.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke