Ref: Nanti sesudah Pemilihan Umum (Pemilu) dan bila pasti dapat menduduki kursi empuk di badan pemerintah, baru beraktivitas, tetapi harus lihay bin licik dalam aktivitas korupsi agar tidak mudah dijerat hukum.
http://news.detik.com/read/2013/01/02/105215/2130981/10/golkar-tahun-2013-bukan-tahun-korupsi-politisi? Rabu, 02/01/2013 10:52 WIB Menuju Pemilu 2014 Golkar: Tahun 2013 Bukan Tahun Korupsi Politisi Elvan Dany Sutrisno - detikNews Jakarta - Partai Golkar tak sepakat dengan prediksi tahun 2013 akan menjadi tahun korupsi politik. Partai Golkar memandang prediksi tersebut sangat dangkal dan tak berdasar. "Prediksi itu cuma berdasarkan asumsi bahwa tahun 2013 ini tahun politik. Dan politik di Indonesia ini adalah politik biaya tinggi. Maka parpol-parpol akan mencari dana politik untuk menghadapi Pemilu 2014. Salah satu sasaran adalah keuangan negara," kata Ketua DPP Golkar Hajriyanto Y Tohari, kepada detikcom, Rabu (2/1/2013). Menurut Hajriyanto yang juga Wakil Ketua MPR RI ini, dugaan tahun 2013 menjadi tahun politik menyudutkan politisi. Karena jumlah korupsi di kalangan birokrasi dan eksekutif lebih besar ketimbang yang dilakukan politisi. "Menurut saya prediksi itu terlalu superfisial. Dangkal. Itu prediksi yang pesimis dan mendiskreditkan politisi. Korupsi di negeri ini terjadi di mana-mana. Di birokrasi dan eksekutif lebih besar jumlahnya, bahkan persentasenya," katanya. Memang diakui Hajri, korupsi yang dilakukan politisi lebih menarik diberitakan. Karena hampir semuanya dikenal oleh rakyat, seperti anggota DPR dari FPD Angelina Sondakh yang saat ini terseret kasus korupsi. "Yang membedakan adalah bahwa korupsi politisi lebih menarik untuk diberitakan, lebih seksi untuk dipublikasikan. Pasalnya, para politisi adalah para publik figur atau bahkan selebritis," tandasnya. [Non-text portions of this message have been removed]
