http://www.jambiekspres.co.id/berita-5408-dprd-ikut-minta-naik-gaji.html


DPRD Ikut Minta Naik Gaji

Sabtu, 23/02/2013 - 09:13:27 WIB | Kategori: Politik -


JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, menyatakan pemerintah 
masih terus mengkaji usulan kenaikan gaji kepala daerah. Namun begitu, ia sudah 
berani memastikan kenaikan tidak akan mengakibatkan defisit Anggaran Pendapatan 
Daerah (APBD), apalagi sampai 5 Persen.

“Usulan kenaikan itu kan dari para kepala daerah, dan kalau tidak salah sudah 
empat kali disampaikan. Jadi bukan usulan dari Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono (SBY). Dan juga sampai saat ini kita masih terus mengkajinya. Tapi 
belum apa-apa sudah ada yang komentar seolah-olah kalau dinaikkan akan 
mengakibatkan defisit keuangan daerah sampai 5 persen,” ujarnya di Jakarta, 
Jumat (22/2).

Menurut Gamawan, ada beberapa alasan kenaikan tidak akan berakibat defisit. 
Salah satunya karena pemerintah saat ini tengah mengkaji penataan pendapatan 
menuju single sallary.

Langkah ini dilakukan karena selain menerima gaji pokok dan tunjangan, selama 
ini seorang kepala daerah juga memeroleh pendapatan dari upah pungut, maupun 
beberapa sumber lain sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 69 
tahun 2010.

“Jadi pendapatan real seorang kepala daerah sekarang ini, bisa mencapai Rp 80 
juta. Nah dengan dilakukan penataan, kenaikan kemungkinan tidak akan 
memberatkan keuangan daerah. Karena belum tentu pendapatan Take Home Pay 
(THP)-nya ikut naik,” ujarnya.

Karena itu melihat fakta yang ada, pengkajian menurut Mendagri juga dilakukan 
dengan memerhatikan aspek posisi, tanggung jawab dan risiko jabatan yang ada. 
Namun tentu hal tersebut perlu diselaraskan dengan beban keuangan.

“Saat ini misalnya, ada direktur utama bank gajinya malah 4 kali lebih tinggi 
dari seorang Presiden. Hal-hal seperti inilah yang tentunya kita kaji,” 
ujarnya. .

Hal lain, kenaikan gaji nantinya menurut Mendagri kemungkinan juga hanya 
menyangkut tunjangan jabatan dan bukan gaji pokok. Pemikiran ini untuk 
mengantisipasi beban keuangan negara akibat lonjakan gaji pensiun yang harus 
dibayar negara ke depan. “Kemungkinan yang naik itu tunjangan jabatan. Karena 
kalau gaji pokok, risiko gaji pensiunnya besar,” katanya.

Namun begitu, hingga saat ini tim belum dapat menentukan rumusan kenaikan yang 
tepat. Apalagi menurut Mendagri, terdapat sejumlah hal lain yang menjadi 
pertimbangan mendasar. Diantaranya kalau gaji kepala daerah dinaikkan, maka 
gaji anggota DPRD juga tentunya akan menyesuaikan.

(gir/jpnn)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke