Ref: Mujur atau malah sangat mujur sebagai anak penguasa NKRI bisa dapat rejeki 
bertumpuk-tumpuk dari sana sini.  Sama halnya anak-anak Pak Harto,  tak banyak 
sekolah, tetapi rejeki nomplok mengalir  bergumpal-gumpal kedalam tangan. 
Mereka ini sangat diberkati oleh penguasa alam semesta untuk  berlimpah-limpah 
dianugerahkan berkat. Ayo, jangan lupa  doakan agar ayah, ibu, paman Anda juga 
bisa dirahmati kedudukan yang memberi rejeki nomplok.

http://www.suarapembaruan.com/home/ibas-diduga-terima-rp-95-miliar-dari-hambalang/31540


Ibas Diduga Terima Rp 9,5 Miliar dari Hambalang

Rabu, 27 Februari 2013 | 22:19
 Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) [Antara] [JAKARTA] Sekretaris Jenderal (Sekjen) 
Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa dipanggil Ibas, diduga 
menerima uang dari proyek fasilitas olahraga Hambalang. 

Total dana yang diterima mencapai US$  900.000 atau setara Rp 9,5 miliar. 

Data yang diperoleh SP menyebutkan, data aliran dana itu berdasarkan catatan 
mantan Wakil Direktur Keuangan PT Anugerah Nusantara, Yulianis. Data itu sudah 
diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun belum diproses KPK. 

Dalam data itu menyebutkan, Ibas menerima dana pertama kali pada 29 April 2010. 
Ibas menerima dana pada hari itu dalam dua tahap yaitu tahap pertama sejumlah 
US$  500.000. Tahap kedua sejumlah  US$ 100.000. Uang itu dikeluarkan dari kas 
PT Anugerah Nusantara, milik mantan Bendahara Umum PD M Nasaruddin.  

Kemudian Ibas menerima dana lagi pada 30 April 2010 dalam dua tahap, yaitu 
tahap pertama sejumlah  US$ 200.000 dan tahap dua US$ 100.000. 

Dana dikeluarkan dari kas PT Anugerah Nusantara dan diantar oleh kurir bernama 
Bahri. Dalam data itu tidak disebutkan atas dasar apa Ibas diberikan uang 
sejumlah  US$ 900.000. Hanya tertera Ibas menerima uang dari PT Anugerah 
Nusantara sebanyak dua kali. 

PT Anugerah Nusantara merupakan perusahaan milik Nazaruddin. Namun dalam 
perusahaan itu juga ada saham milik mantan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum.

Di tempat terpisah, Ibas membantah tuduhan menerima dana dari Muhammad 
Nazaruddin terkait proyek Hambalang. Menurutnya, informasi yang bergulir 
tersebut seperti lagu lama yang kembali dimainkan. 

“Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Seribu persen 
saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama 
ini," kata Ibas melalui rilis yang dikirim, Rabu (27/2). 

“Ini seperti lagu lama yang diulang-ulang sehingga saya terpaksa harus 
mengulangi dan menegaskan kembali bahwa saya tidak mengetahui apapun terkait 
tudingan tersebut. Saya harap masyarakat dapat melihat ini  secara jernih dan 
tidak terpengaruh dengan opini-opini yang beredar," tambahnya.

Ia berharap, mantan Ketum Demokrat Anas Urbaningrum bisa fokus menjalani proses 
hukumnya. Dia justru mendorong penuntasan kasus Hambalang di ranah hukum dapat 
berjalan seadil-adilnya. 

"Saya respek kepada Mas Anas dan berharap beliau dapat fokus terhadap status 
hukum yang sedang dijalaninya dan tidak beropini di depan publik. Silakan kasus 
ini dibuka selebar-lebarnya dan kita berikan kesempatan kepada Komisi 
Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pihak pengadilan untuk menuntaskan kasus ini 
dengan adil dan transparan,” ujarnya. [R-14]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke