http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/13/02/28/mixp6f-ibas-terima-900-ribu-usd-dari-pt-anugrah-nusantara
Ibas Terima 900 Ribu USD dari PT Anugrah Nusantara?
Kamis, 28 Februari 2013, 21:20 WIB
Komentar : 0 Republika/ Tahta Aidilla
Edhie Baskoro Yudhoyono (ibas)
A+ | Reset | A-
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nama putera bungsu Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono, Edhie Baskoro yang juga Sekretaris Jenderal Partai Demokrat kembali
disebut-sebut mendapatkan uang dari PT Anugerah Nusantara, perusahaan milik
Muhammad Nazaruddin.
Nama Ibas tertera di dokumen yang diduga milik direktur keuangan PT Anugerah,
Yulianis. Dokumen ini beredar di kalangan wartawan. Dari dokumen yang diduga
merupakan rekap data keuangan PT Anugerah Nusantara, Ibas disebut menerima uang
USD 900.000.
Aliran dana dari PT Anugerah Nusantara ke Ibas dilakukan melalui empat kali
pengiriman. Pertama, Pada tanggal 29 April 2010. Ibas menerima kiriman uang
sebanyak dua kali yakni USD 500.000 dan USD 100.000. Kedua, pada tanggal 30
April 2010 Ibas menerima dua kali pengiriman uang dari PT Anugrah Nusantara
sebesar 200.000 USD dan 100.000 USD.
Sebelumnya Ibas membantah isu tersebut. (baca Ibas: Seribu Persen Saya Tak
Terima Dana Hambalang)
Menurut Ibas, informasi yang bergulir seperti lagu lama yang kembali dimainkan.
"Ini seperti lagu lama yang diulang-ulang sehingga saya terpaksa harus
mengulangi dan menegaskan kembali bahwa saya tidak mengetahui apa pun terkait
dengan tudingan tersebut,'' kataya.
Reporter : M Akbar Wijaya
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
FOTO TERKAIT:
In Picture: Konsentrasi di Partai, Ibas Mundur dari DPR
Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi
republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak
etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama,
ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab
pengirim.
Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi
pembaca yang melanggar ketentuan ini.
[Non-text portions of this message have been removed]