http://lampost.co/berita/ancaman-penutupan-bikin-geram-warga-dolly
2013-03-04 22:37:00 Ancaman Penutupan Bikin Geram Warga Dolly SURABAYA (Lampost.Co): Ancaman penutupan kawasan pelacuran terbesar di Indonesia Gang Dolly Surabaya menuai kecaman dari tokoh lokalisasi di Surabaya. Penutupan itu dianggapnya berlebihan dan tidak memedulikan warga yang selama ini mengandalkan penghidupan dari kawasan tersebut. "Kalau sampai ditutup, kami akan lakukan cara tersendiri dengan sweeping terhadap tempat-tempat prostitusi terselubung seperti spa, panti pijat, hotel," kata Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Lokalisasi Surabaya (FKMLS) Syafiq di Surabaya, Minggu (3/3). Dalam pertemuan dengan Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufrie, akhir pekan lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana menutup kawasan Gang Dolly setelah sukses menutup tiga lokalisasi lain di Surabaya. Menurut Syafig, Pemkot Surabaya hendaknya tidak tebang pilih sebab praktik prostitusi tidak hanya terjadi di Gang Dolly, melainkan juga di tempat terselubung seperti di ruko dan hotel serta jalanan. "Pemkot Surabaya mestinya membersihkan praktik prostitusi terselubung. Jangan selalu Dolly yang dijadikan sasaran hendak ditutup," ujarnya. Apalagi, kata Syafig, pengawasanya Gang Dolly sudah jelas dan terhadap penghuni telah dibina. Warga sekitar juga mengandalkan hidup dari kawasan ini, ribuan toko dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan ini tiap malam meraih keuntungan besar. "Kalau sampai ditutup, mereka lantas makan apa," katanya. Metrotvnews/U-4 [Non-text portions of this message have been removed]
