http://health.detik.com/read/2013/03/11/082811/2190888/763/sudah-pakai-alat-kontrasepsi-mengapa-masih-bisa-hamil?l992202755
Sudah Pakai Alat Kontrasepsi, Mengapa Masih Bisa Hamil? Nurvita Indarini - detikHealth Senin, 11/03/2013 08:28 WIB Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Jakarta, Alat kontrasepsi digunakann untuk menekan angka kelahiran. Namun dalam beberapa kasus dijumpai pasangan suami istri (pasutri) yang masih bisa hamil meskipun sudah memakai alat kontrasepsi. Mengapa demikian? "Biasanya terjadi karena karena kesalahan pemakaian, karena pemakaian alat kontrasepsi yahg kurang tepatk," ujar dokter spesialis kandungan, Dr dr I Putu Gede Kayika SPOG (K) dalam talkshow di acara Woman Health Expo di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Senin (11/3/2013). Menurut dr Kayika, pil kontrasepsi bisa tidak bekerja jika dicampur dengan obat lain. Selain itu ada makanan tertentu yang membuat penyerapan pil menjadi tidak baik. Obat yang mengganggu kinerja pil kontrasepsi antara lain obat TBC. "Juga kalau minum pil KB disertai dengan minum susu atau obat diare. Karena itu perlu konsultasi dengan dokter apa yang harus dihindari agar optimal," lanjut dr yang berpraktik di RSCM dan RS Premiere Jatinegara ini. Selain itu pil KB akan kehilangan manfaat jika dalam penyimpanannya tidak baik, keasliannya tidak terjamin, atau jika terkadang sering terlupa untuk diminum. dr Kayika mewanti-wanti menggunakan alat kontrasepsi tidak juga serta merta mencegah kehamilan, karena itu harus terus periksa ke dokter secara berkala. "Minum pil KB pun belum 100 persen menjamin. Kalau sudah minum harus tetap periksa. Minum pil juga sebaiknya dikonsumsi di jam yang sama tiap harinya. Tapi kalau misal terlupa, segera diminum begitu mengingat," imbau dr Kayika. Seiring perkembangan teknologi ada banyak sekali macam alat kontrasepsi. Sehingga jika pasutri tidak cocok dengan suatu alat kontrasepsi memiliki banyak pilihan lainnya. Macam metode kontrasepsi antara lain pil, suntikan, susuk, cinci vagina, kondom baik untuk laki-laki maupun perempuan, koyo. Efek samping penggunaan alat kontrasepsi yang sering dikhawatirkan perempuan adalah yang menyebabkan berat badan bertambah. Namun menurut dr Kayika, umumnya perempuan berat badannya bertambah setelah menikah, dan bukan karena penggunaan alat kontrasepsi tertentu. "Efek KB suntik jangka panjang kalau pemakaiannya 3 bulan-an, umumnya tidak mendapat haid. Namun KB suntik yang sebulan sekali kadang masih haid. Ada kekhawatiran pengeroposan tulang tapi belum terbukti. Kalau tidak yakin sebaiknya pilih yang lain yang sesuai," saran dr Kayika. [Non-text portions of this message have been removed]
