Ref: Saling tuding, jadi menteri tuding presiden tentang harga bawang dan 
daging? Apakah menteri dan presiden punya monopoli import & expor daging dan 
bawang? hehehehe

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/14/2/138400/Presiden-Berang-Menteri-Saling-Tuding-soal-Harga-Bawang-dan-Daging-Sapi


EKONOMI
Presiden Berang Menteri Saling Tuding soal Harga Bawang dan Daging Sapi
Kamis, 14 Maret 2013 | 16:57 WIB
 
Ilustrasi -- MI/Pata Areadi
TERKAIT
  a.. Sanjay: Pemilik Tunggu Harga Naik 
  b.. Krisis Bawang, Bukti Indonesia tidak konsisten pada Inovasi 
  c.. Mentan Suswono Kembali Diperiksa KPK 
  d.. Seratus Kontainer Bawang Terbengkalai di Pelabuhan Tanjungperak 
  e.. Pengusaha Bumbu Kerepotan Siasati Kenaikan Harga Bawang
Metrotvnews.com, Denpasar: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan kecewa 
terhadap para menterinya, karena belum ada langkah yang lebih serius dan nyata 
terkait dengan penaikan harga bawang putih, bawang merah, dan daging. Ia bahkan 
meminta menteri jangan tidur, hingga persoalan tersebut selesai.

Hal itu diungkapkan Presiden Yudhoyono dalam sidang kabinet terbatas bidang 
ekonomi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/3). 

“Tentang penaikan harga bawang putih, bawang merah, serta daging sapi, saya 
belum melihat langkah yang lebih serius dan nyata dan kemudian masalah itu bisa 
diatasi oleh jajaran terkait,” kata Presiden.

Bahkan, kata Presiden, dirinya malah mendengar, seakan menteri-menterinya 
seperti saling menyalahkan. “Itu buruk. Yang benar adalah segera atasi masalah 
itu, duduk bersama, bicara dengan daerah, gubernur, bupati/wali kota, dan 
kemudian stabilisasi yang dilakukan bisa mengatasi masalah ini,” tutur Presiden.

Presiden menyampaikan, kalau ada tiga komoditas yang mengalami penaikan, tentu 
tidak wajar, harus segera dicarikan masalah utamanya, dan harus diselesaikan. 
“Selesaikan, jangan tidur kalau perlu sampai selesai. Rakyat memerlukan 
kepastian, solusi apa yang dilakukan kementerian terkait, lembaga terkait. Saya 
mendengarnya dalam talkshow, dalam seminar, bukan itu. Lakukan kerja nyata, 
duduk bersama dengan kementerian terkait lalu solusinya apa,” tegas SBY.

Ia pun meminta, agar para menteri terkait jangan hanya bersilat lidah 
dihadapkan media. "Kalau memang ada yang tidak klop, laporkan ke saya. Pasti 
akan segera diputuskan. “Saya masih yakin masih bisa diatasi dengan koordinasi 
kerja sama dan duduk bersama,” ujarnya.

Presiden mengatakan, jika harga komoditas pangan naik, teori ekonomi paling 
sederhana berarti tidak pas antara penawaran dan permintaan. Sehingga, dia 
meminta para pembantunya untuk tidak bersilat lidah. 

“Kalau harganya membumbung tinggi ada yang salah supply dan demand. Coba bawa 
ke situ jangan bersilat lidah, saling menyalahkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa 
meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) 
untuk mengoordinasikan aturan terkait dengan importasi bawang putih. Dalam 
kurun 1-2 hari mendatang, pasokan bawang putih harus lancar sehingga harga di 
tingkat pengecer harus turun.

Kebijakan membatasi impor bawang putih yang dibuat Kementan lewat pembatasan 
rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH), kata Hatta, telah membuat harga 
bawang putih melambung. Hal itu belum pernah terjadi sebelumnya. Akibatnya, 
bawang putih menyumbang inflasi 0,12% dari 0,75% inflasi Februari. (Akhmad 
Mustain)


Editor: Henri Salomo Siagian

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke