Ref: Hukum mekanisme pasar tidak berlaku bagi ekonomi negara kleptokratik 
republik Indonesia!

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/mikro/13/03/16/mjqg8f-teori-ekonomi-tak-bisa-jelaskan-naiknya-harga-bawang

Teori Ekonomi Tak Bisa Jelaskan Naiknya Harga Bawang
Sabtu, 16 Maret 2013, 09:57 WIB 
Komentar : 0  Yasin Habibi/Republika 
 
Bawang putih 
A+ | Reset | A- 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekonom dibuat geleng-geleng dengan fenomena naiknya 
harga bawang. Ekonom INDEF, Enny Sri Hartati, mengatakan persoalan harga bawang 
ini tidak bisa dijelaskan dengan teori umum.

Pasalnya, kata dia, kenaikan harga hanya disebabkan oleh persoalan demand dan 
suplai. Sementara, selama dua bulan ini tidak ada lonjakan permintaan (demand) 
atau tidak ada masalah dari sisi suplai.  "Tidak ada distorsi dari negara asal 
impor, nggak ada goncangan dari sisi suplai," ujar Enny, dalam diskusi, Sabtu 
(16/3).

Ia mengatakan negara asal seperti Cina dan India tidak mengalami gangguan 
produksi atau kenaikan harga. Artinya, secara logika berapapun jumlah yang 
ingin diimpor, barang tersedia.

Tertahannya 332 kontainer bawang putih di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, 
Jawa Timur, semestinya tidak begitu mempengaruhi kenaikan harga bawang secara 
drastis. Menurut dia, bawang termasuk katagori barang yang tahan lama. 

Artinya, kata Enny, semestinya masih ada stok yang tersedia sejak beberapa 
bulan sebelumnya sebagai cadangan untuk mengganti stok bawang yang tertahan di 
pelabuhan. Berdasarkan informasi data dari kementrian perdagangan kontainer 
yang tertahan setara dengan 9.686 ton.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke