Ref:  Bagus bertekad, tetapi seandainya tekad tidak berhasil mengatasi 
kemiskian yang berlarut-larut selama ini, maka apa yang harus diperbuat?

http://www.suarakarya-online.com/news.html?category_name=Nusantara

ILKADA

Lima Cagub Bertekad  Keluarkan NTT dari Kemiskinan 

Jumat, 15 Maret 2013

KUPANG (Suara Karya): Lima pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa 
Tenggara Timur (NTT) yang akan bertarung dalam pemilihan kepala daerah 
(Pilkada) 18 Maret bertekad mendorong pertumbuhan ekonomi untuk mengeluarkan 
daerah itu dari kemiskinan dan keterbelakangan. 
Tekad para calon itu disampaikan dalam acara debat kandidat yang 
diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTT dan disiarkan secara 
langsung oleh TVRI, Kamis petang. 
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, lima pasangan calon itu juga bertekad 
memperbaiki derajat kesehatan masyarakat dan pendidikan, serta meningkatkan 
profesionalitas birokrasi yang bebas dari kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). 
Dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, misalnya, para kandidat memiliki visi dan 
misi yang sama, yakni memaksimalkan pemanfaatan seluruh potensi daerah seperti 
perikanan dan kelautan, pertanian, perkebunan, dan sektor pariwisata. 
Para kandidat juga berjanji akan memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan 
sebagai penghubung antara suatu wilayah dan wilayah lain, guna memudahkan akses 
antarwilayah di provinsi kepulauan itu. 
Dalam acara debat kandidat yang dipandu reporter Ina Djawa itu, para kandidat 
terlebih dulu diberi kesempatan tiga menit untuk menyampaikan visi dan misi dan 
dilanjutkan dengan tanya jawab antarkandidat. Acara yang berlangsung di gedung 
aula utama El Tari itu disaksikan ratusan penonton dari berbagai lapisan 
masyarakat. 
Pilkada NTT 18 Maret 2013 akan diikuti lima pasangan calon. Lima pasangan calon 
itu adalah satu pasangan calon dari jalur perseorangan, yakni Cristian 
Rotok-Abraham Paul Lyanto dan empat pasangan calon lainnya diusung partai 
politik. 
Empat pasangan calon yang diusung partai politik itu adalah pasangan Frans Lebu 
Raya-Benny A Litelnoni (Frenly). Pasangan itu diusung Koalisi Kebangsaan yang 
terdiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hati Nurani 
Rakyat (Hanura), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera 
(PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 
Pasangan Ibrahim Agustinus Medah-Emanuel Melkiades Laka Lena (Tunas) diusung 
Partai Golkar, pasangan Esthon Foenay-Paul Tallo diusung Partai Gerindra dan 
Partai Damai Sejahterah (PKS), pasangan Beni Kabur Harman-Welem Nope (BKH-Nope) 
diusung Koalisi NTT Bangkit yang terdiri dari Partai Demokrat dan tujuh parpol 
lain: PAN, Pelopor, PPDI, PDK, dan Republika. 
Sementara itu, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada NTT 2013 bertambah 
menjadi 3.028.992 dari sebelumnya sebanyak 2.997.928 jiwa. 
"Peningkatan jumlah DPT Pilgub NTT itu karena adanya penambahan jumlah pemilih 
yang belum terakomodasi dalam DPT sebelumnya sebanyak 29.064 jiwa," kata Juru 
Bicara Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT Djidon de Haan, di Kupang, Rabu. 
Menurut dia, KPU telah memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum 
diakomodasi dalam DPT untuk mendaftarkan diri kepada panitia pelaksana pemilu 
dan hingga "H-6" ada penambahan 29.064 pemilih. 
Mantan Asisten Tata Praja Setda NTT itu berharap, semua warga NTT yang telah 
memiliki hak dalam pesta demokrasi lima tahunan dapat memanfaatkan hak sebaik 
mungkin pada hari pemungutan suara mendatang. 
"Semua pihak yang terlibat dalam Pemilihan Gubernur NTT agar mendukung setiap 
warga yang namanya masuk dalam daftar pemilih tetap untuk terlibat dalam 
pemilu," katanya. 
Pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur akan berlangsung 18 Maret 2013, 
bersamaan dengan Pemilihan Bupati Sikka. (Ant/Bonne Puk


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke