SELASA, 19 MARET 2013 | 14:26 WIB
Dirut PT Telkom Bantah Isu Memata-matai Pelanggan  

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk 
Arief Yahya membantah kabar yang menyebutkan perseroan memata-matai 
pelanggannya. "Tudingan yang menyebutkan bahwa Telkom memasang alat spy pada 
server sama sekali tidak benar. Kami memastikan Telkom tidak mempunyai aplikasi 
untuk memata-matai pelanggan," katanya melalui sambungan telepon kepada Menteri 
BUMN Dahlan Iskan, yang diperdengarkan kepada wartawan, Selasa, 19 Maret 2013. 

Meski begitu, ia mengatakan, Telkom bisa menerima permintaan khusus penyadapan 
secara resmi melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Kalau itu, harus 
ada izin Kominfo yang punya hak. Nomor IP address diperiksa ada permintaan 
Kominfo, Telkom baru periksa," katanya.

Sebelumnya, laporan Citizen Lab, University Toronto, dalam materi berjudul "You 
Only Click Twice: FinFisher`s Global Proliferation, seperti dikutip dalam situs 
Citizenlab.org, menyebutkan bahwa PT Telkom dan Biznet, dua penyelenggara jasa 
Internet (PJI) terbesar di Indonesia, telah memasangsoftware mata-mata pada 
server-nya.

Dugaan pemasangan software mata-mata pada server bersamaan dengan 
penyelenggaran Internet lainnya di 25 negara. Disebutkan, ke-25 negara yang 
dimaksud adalah Australia, Bahrain, Bangladesh, Brunei, Kanada, Republik Cek, 
Estonia, Etiopia, Jerman, India, Indonesia, Jepang, Latvia, Malaysia, Meksiko, 
Mongolia, Belanda, Qatar, Serbia, Singapura, Turkmenistan, Uni Emirat Arab, 
United Kingdom, Amerika Serikat, dan Vietnam.

Pada server Telkom dan Biznet ditemukan server komando dan kontrol untuk 
backdoors FinSpy, yang merupakan bagian dari solusi pemantauan jarak jauh Gamma 
International FinFisher. FinFisher adalah perangkat lunak yang bisa di-remote 
dan mengawasi pengguna, yang dikembangkan Gamma International GmbH. Produk 
FinFisher dijual secara eksklusif untuk menegakkan aturan, terutama terkait 
dengan penyadapan.

Khusus di Indonesia, software mata-mata itu diklaim berasal dari alamat IP 
(Internet protocol) server,yaitu 118.97.xxx.xxx (Telkom), 118.97.xxx.xxx 
(Telkom), 103.28.xxx.xxx (PT Matrixnet Global), 112.78.143.34 (Biznet), 
112.78.143.26, (Biznet).

ANANDA PUTRI | ANTARA

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke