Ref: Bagi gang tidak setuju dengan SBY diturunkan dari tahta kekuasaan 
diharapkan tetap membisu bagaikan mayat yang belum dikuburkan, karena dengan 
begitu gampang mencapai dunia seberang. Hehehehehe 

http://www.tempo.co/read/news/2013/03/21/078468504/Buyung-dan-Rizal-Ramli-Ikut-Minta-SBY-Turun


Adnan Buyung Nasution. TEMPO/Aditia Noviansyah


Kamis, 21 Maret 2013 | 17:20 WIB
Buyung dan Rizal Ramli Ikut Minta SBY Turun  
Besar Kecil Normal 
TEMPO.CO, Jakarta - Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Adnan Buyung 
Nasution, menyebut Susilo Bambang Yudhoyono gagal mengelola pemerintahan dengan 
baik. SBY dinilai terlalu mengurus partai ketimbang urusan negara.

"SBY bilang kepada menteri jangan terlalu banyak urus partai. Tapi lihat dia 
sendiri, berapa banyak urus partai," kata Buyung di Gedung Joeang, Cikini, 
Jakarta Pusat, Kamis, 21 Maret 2013.

Buyung bahkan mendorong pemilihan umum dipercepat agar SBY cepat turun dari 
kursi Presiden. Menurut Buyung situasi sekarang sudah tidak tertolong lagi. 
"Apakah kita mau bertahan satu setengah tahun lagi dengan keadaan seperti ini?" 
katanya.

Advokat senior itu menyatakan SBY banyak melanggar janji karena situasi negara 
tidak kunjung pulih. Perkembangan ekonomi, kata Buyung, hanya dinikmati 
segelintir orang kaya saja. Di sisi lain, 80 persen warga miskin masih 
kesulitan. "SBY enggak lakukan apa-apa sekarang," katanya.

Di tempat yang sama, aktivis Rizal Ramli menyatakan desakan masyarakat meminta 
SBY mundur dari jabatan sudah semakin kuat. Ia mendukung penuh gerakan Majelis 
Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) menggelar aksi menuntut SBY mundur. 
"Sebaiknya SBY mundur saja, daripada diundurkan," katanya.

MKRI rencananya akan menggelar aksi menuntut mundurnya Presiden SBY. Anggota 
Presidium MKRI Erwin Usman mengatakan aksi akan diramaikan simpatisan dari 17 
provinsi. "Kami akan memusatkan aksi di depan Istana Presiden," katanya. Ia 
membantah aksi yang dilakukan oleh MKRI adalah upaya kudeta. MKRI meminta agar 
Pemilu dipercepat.

ANANDA BADUDU



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke