Ref:  Apakah Mendag (Menteri Perdagangan) tidak kenal para importir? Kalau 
tidak kenal silahkan sita, jangan cuma berkicut omong kosong.

http://www.antaranews.com/berita/364056/mendag-ancam-sita-bawang-milik-importir-nakal

Mendag ancam sita bawang milik importir nakal
Selasa, 19 Maret 2013 15:36 WIB | 1186 Views

Pewarta: Slamet Hidayat

 
Fokus Turunkan Harga Bawang Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan (kanan) menyapa 
pedagang ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) penjual Bawang Merah dan 
Bawang Putih di Pasar tradisional Wonokromo, Surabaya, Jatim, Selasa (19/3). 
Gita Wirjawan menyatakan akan fokus pada penurunan harga Bawang per kilogramnya 
dari harga Rp75 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogramnya agar terjangkau bagi 
masyarakat. ANTARA/M Risyal Hidayat ()



Surabaya (ANTARA News) -  Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengancam 
akan menyita kontainer berisi bawang putih milik importir nakal yang tidak 
segera mendistribusikan komoditas tersebut ke pasar, 
 
"Kami harus menindak para importir nakal itu secara tegas. Setelah menyita 
bawang milik importir, kami siap membakarnya atau melelangnya melalui 
Kementerian Perdagangan maupun Kementerian Pertanian," katanya usai melakukan 
inspeksi mendadak terhadap sejumlah kontainer bawang di Terminal Peti Kemas 
Surabaya (TPS), Jawa Timur, Selasa.

Menurut dia, inspeksi mendadak yang dilakukan bersama Gubernur Jawa Timur 
Soekarwo, sekaligus bertujuan memeriksa langsung kontainer berisi bawang putih 
impor.

"Apalagi, ada indikasi dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) praktik 
kartel dalam bisnis tersebut," ujarnya.

Bahkan, pihaknya perlu melihat secara langsung bagaimana kondisi peti kemas 
berisi bawang putih yang menumpuk di TPS Tanjung Perak.

"Tindakan kami sekarang untuk memastikan bahwa bawang putih siap dikeluarkan di 
pasar nasional. Dengan ini, kami harap dapat menekan lonjakan harga di pasar," 
tukasnya.

Sebelum ke TPS, ia bersama Gubernur Jatim telah berkomunikasi dengan pedagang 
sayur di Pasar Tradisional Wonokromo Surabaya. "Di sana, harga bawang putih 
mulai turun," ucapnya.

Saat ini, lanjut dia, harga bawang putih di Pasar Wonokromo turun menjadi 
Rp35-40 ribu/kilogram. Akan tetapi, ada beberapa pedagang masih menjual dengan 
harga Rp55 ribu/kilogram untuk bawang putih jenis kating (kualitas super).

"Oleh karena itu, kami harap beberapa hari ke depan semua bawang putih impor 
yang tertahan karena permasalahan surat persetujuan impor (SPI) maupun yang 
sengaja ditahan oleh importir harus keluar dari Tanjung Perak," ujarnya.

Sebelumnya, pihaknya sudah melepas 293 kontainer bawang putih dari Tanjung 
Perak. Namun, kini masih ada puluhan kontainer bawang putih di kawasan 
tersebut. "Sampai sekarang belum ada importir penanggung jawab kontainer bawang 
putih itu," katanya.


Editor: Risbiani Fardaniah

COPYRIGHT © 2013


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke