REf: Wah, setelah desas desus akan adanya coude d’etat disusul berita bahaya 
teoror pasukan siluman. Apaksh maksud berita-berita demikian agar rakya  
percaya bahwa rezim SBY berada dalam keadaan bahaya? hehehehe

http://www.pikiran-rakyat.com/node/228235

Bisa Menyerang Kepala Negara
Indonesia Dalam Bahaya Teror Pasukan "Siluman" 

Minggu, 24/03/2013 - 16:30 
JAKARTA, (PRLM).- Indonesia saat ini dalam bahaya teror pasukan "siluman" 
bersenjata api, yang setiap saat bisa mencabut nyawa orang-orang tertentu. Jika 
dibiarkan, aksi pasukan siluman ini bukan mustahil suatu saat akan menyerang 
sendi-sendi kenegaraaan, termasuk menyerang kepentingan kepala negara.

Indonesia Police Watch (IPW) mencatat, dalam waktu satu tahun terakhir sudah 
ada tiga kasus penyerangan pasukan siluman yang tak kunjung terungkap. 
Penyerangan pertama terjadi di Jakarta, April 2012 lalu. Pasukan yang 
disebut-sebut sebagai Geng Motor Pita Kuning itu merusak delapan tempat di 
Jakarta Utara dan Jakarta Pusat, termasuk Polsek Tanjungpriok. Mereka juga 
membunuh dua orang dan belasan lainnya luka.

Penyerangan kedua, terjadi 21 Februari 2013, yang menewaskan delapan anggota 
TNI dan satu sipil di Papua. Penyerangan ketiga terjadi 23 Maret 2013 yang 
menewaskan 4 tahanan di LP Sleman.

"Korbannya, pekerja swasta, polisi, dan dua mahasiswa yg menjadi tersangka dlm 
kematian anggota Kopassus, Sertu Santoso (31). Pasukan siluman itu masuk ke 
dalam sel dan menembak mati keempat korban," ucap Ketua Presidium IPW Neta S 
Pane kepada "PRLM", di Jakarta, Minggu (24/3/2014).

Menurut dia, sampai saat ini tidak diketahui siapa penyerang LP Sleman. Ada yg 
mengatakan kelompok preman atau teroris. Jika mereka preman atau teroris, apa 
kepentingan mereka menyerbu LP dan mengeksekusi tersangka pembunuh anggota 
Kopassus.

"Penyerangan pasukan siluman bersenjata ke LP Sleman ini merupakan sejarah 
terburuk dalam sistem keamanan di Indonesia. Meski pasukan siluman terus 
menebar teror, belum ada tanda-tanda bakal terungkap," ujarnya.

Dia menambahkan, Pemerintah SBY dan elit-elit keamanannya masih saja berpolemik 
tapi siapa yang harus bertanggungjawab dalam kasus ini tak kunjung terungkap. 
(A-194/A-147)**

+++++

http://www.antaranews.com/en/news/87936/defense-minister-assures-no-coup-to-happen

Defense minister assures no coup to happen
Fri, March 22 2013 18:51 | 199 Views

 
Purnomo Yusgiantoro. (ANTARA)

  "TNI would never do it." 

Jakarta (ANTARA News) - Defense minister Purnomo Yusgiantoro weighed in over 
coup rumor here on Friday saying that it would never happen.

"Who would do it? The one who owns a gun is TNI (the military). And, TNI would 
never do it," he said after seeing off an aerobatic team Jupiter to Malaysia at 
Halim Perdanakusuma airport.

His statement followed a report about a big demonstration on March 25 to 
protest against the government of President Susilo Bambang Yudhoyono.

Purnomo said no coup would happen against the government of President 
Yudhoyono. "It would not go that far. If indeed efforts are made to topple the 
government we will crush them. We must not play around with our Unitary State 
of Indonesia integrity," he said.

The minister said Indonesia`s integrity must continue to be maintained. He said 
demonstrations are allowed but they must never turn anarchic to hurt all 
parties.

"People may express their opinions but there are also limits.

They may not cross the integrity line," he said.

Army chief of staff General Pramono Edhie Wibowo has recently also blasted the 
rumor saying "I guarantee it will never happen."

He said a coup is usually sponsored by the military but "I assure the army will 
never do it."

He said he had already told his juniors that a coup was not a good way of 
replacing a government. 

"I have asked my juniors to stay away from it," he added.

(Reporting by Syaiful Hakim, editing by Yoseph Hariyadi) 
Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2013



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke