SMS Terbuka Untuk Prabowo Subianto Tentang Kasus Penculikan Tulisan di bawah ini awalnya berbentuk SMS bertahap yang dikirim ke telepon seluler Prabowo Subianto pada Kamis (28/3/2013), pukul 00:27. Lalu dijadikan seritwit di twitter.
*** Pak Prabowo, aku @ulinyusron, mengabarkan tadi siang (Rabu, 27/03/2013), jam 14.30 Ayahanda Suyat, korban penculikan 97/98, yang bernama Bapak Paimin meninggal dunia. Mewakili korban, mohon Bapak ikut berbelasungkawa dan bantu meringankan beban keluarga dengan memberitahu siapa aktor dan pelaku sesungguhnya yang terlibat dalam penculikan 13 kawan kami yang belum kembali. Jika sudah mati di mana kuburannya, jika masih hidup dia mana mereka berada? Bapak selalu bilang 9 orang yang bapak culik telah kembali, tapi bagaimana nasib kawan kami yang lain, siapa yang culik mereka. Kami harap bapak terketuk hati untuk menuntaskan kasus itu. Hidup kita terus dimakan usia, hendaknya kita akhiri hidup tanpa dikejar-kejar perasaan bersalah. Aku akan bangga jika bapak mau buka-bukaan kasus ini, mengundang keluarga untuk meminta maaf, mendegarkan kesaksian, ikut membantu hidup mereka yang kepayahan, dan di atas semuanya bapak sebagai capres yang kstaria akan mengerahkan semua daya upaya untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas. Bapak mampu, sanggup dan punya daya untuk itu. Aku tahu tindakan bapak adalah inisiatif sendiri, bukan perintah Soeharto tapi karena tergerak demi stabilitas nasional. Aku tahu inisiatif menculik aktifis 100% inisiatif bapak. Lalu hari ini tidakkah bapak bangga menjadi bagian sisa-sa orba yang berkehendak berubah. Aku harap bapak tidak membiarkan kasus itu terkubur dalam sejarah dan setiap saat bangkit menjadi zombie yang menghantui hidup bapak. Dijadikan alat politik dari lawan-lawan politik jangka pendek. Cuma jadi alat dagangan politik demi kekuasaan, dengan tujuan menendang bapak dari persaingan, sementara kasusnya sendiri tak beranjak. Aku keluarga korban dan pejuang demokrasi sejati tak akan berhenti bersuara. Suara kami akan terus menjadi hantu untuk mengingatkan Bapak kembali ke jalan yang benar. Simaklah baik-baik Sajak Suara (Wiji Thukul, satu dari 13 aktivis yang belum kembali). Bapak tak akan pernah bisa tenang. Perasaan dihantui akan terus memekakkan telinga, membuat mulut tercekat, membuat lidah kelu dan membuat lumpuh semua syaraf-syaraf kewarasan. SAJAK SUARA sesungguhnya suara itu tak bisa diredam mulut bisa dibungkam namun siapa mampu menghentikan nyanyian bimbang dan pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku suara-suara itu tak bisa dipenjarakan di sana bersemayam kemerdekaan apabila engkau memaksa diam aku siapkan untukmu : pemberontakan! sesungguhnya suara itu bukan perampok yang merayakan hartamu ia ingin bicara mengapa kaukokang senjata dan gemetar ketika suara-suara itu menuntut keadilan? sesungguhnya suara itu akan menjadi kata ia yang mengajari aku untuk bertanya dan pada akhirnya tidak bisa tidak engkau harus menjawabnya apabila engkau tetap bertahan aku akan memburumu seperti kutukan Bapak tak usah takut jika kasus ini bapak buka seterbuka-terbukanya akan meruntuhkan negeri ini, karena terlalu banyak pejabat dan jenderal dan tentara yang terlibat. Jika negeri ini runtuh, aku dan bapak dan kaum pejuang demokrasi sejati yang akan menegakkannya kembali. Aku menawarkan investasi kemanusiaan yang maha besar, melebihi sebuah capaian kursi kepresidenan. Dan jika semua usulku itu dilaksanakan, rakyat Indonesia akan mengenang "seorang ksatria sejati telah lahir": mengakui kesalahan di masa lalu lalu hendak menukarnya dengan mewakafkan seluruh hidup, harta benda, jaringan untuk kejayaan negeri ini di masa depan. Rakyat Indonesia akan mengenang kstaria sejati itu. Rakyat Indonesia akan menempatkan bapak sebagai pemimpin yg berluhur budi dan bernurani mulia. Aku akan bantu semampuku untuk lahirnya soerang kstaria sejati itu. Aku bersenang hati jika memiliki kesempatan berdiskusi dan bertukar pikiran tentang kasus orang hilang. Besar pengharapanku bapak berkehendak memenuhi permohonan tulus ini. Salam, Rahayu Ulin Yusron [Non-text portions of this message have been removed]
