Ref: PNS harus mengerti bahwa  syarat utama untuk bisa naik pangkat ialah 
menjilat p.. boss. hehehe

http://finance.detik.com/read/2013/03/27/130945/2205094/4/icw-pns-ingin-naik-jabatan-harus-bantu-hajatan-bosnya

ICW: PNS Ingin Naik Jabatan Harus Bantu Hajatan Bosnya
Feby Dwi Sutianto - detikfinance 
Rabu, 27/03/2013 13:09 WIB
 
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengungkap praktik kongkalikong 
seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar bisa memiliki posisi atau jabatan di 
institusi pemerintah daerah hingga pusat. 

Diklaim ICW, masih banyak praktik tak pantas yang dilakukan PNS untuk bisa naik 
jabatan. Kenaikan jabatan PNS memang terkadang tidak dinilai berdasarkan 
prestasi. Misalnya, PNS harus menjalin hubungan kedekatan dengan pimpinan atau 
ada beberapa kasus, prestasi karyawan bisa dipengaruhi ketika ia terlibat 
membantu atau menjadi panitia resepsi pimpinannya. 

Hal ini diungkapkan Coordinator ICW Danang Widayoko kepada detikFinance usai 
peluncuran buku di Kantor Pusat PLN Jakarta, Rabu (27/3/2013).

"Saya melakukan penelitian menarik di instansi pemerintah. Bagaimana proses 
promosi dan mutasi disebut berprestasi karena baik pada atasan. Atasan punya 
hajat sunatan atau mantu. Panitia semua dari staf, dibentuk seksi. Panitia 
konsumsi cari duit untuk konsumsi. Jadi seperti itu. Korupsi jadi yang normal 
dan wajar," tutur Danang.

Modus lain lain adalah, PNS harus menyetorkan sejumlah uang agar bisa menduduki 
sebuah jabatan. Praktik seperti itu, saat ini masih sering ditemui. Menurut 
Danang, apa yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), 
yakni melakukan lelang jabatan adalah hal tepat mencegah praktik kongkalikong 
jabatan.

"Lelang jabatan, evaluasi dari luar itu nggak ada konflik kepertingan. Itu 
terobosan. Nggak ada satu jabatan diperoleh dari kedekatan. Itu seleksi 
obyektif dari pihak luar. Minimal memangkas kedekatan," tambahnya.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke