http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/01/2/134950/Impor-Migas-Sumbang-Defisit-Neraca-Perdagangan-Januari-2013


EKONOMI
Impor Migas Sumbang Defisit Neraca Perdagangan Januari 2013
Laporan: 
Jum'at, 01 Maret 2013 | 15:54 WIB
  

Metrotvnews.com: Hingga bulan pertama 2013, Badan Pusat Statistik mencatat 
adanya defisit neraca perdagangan.



Badan Pusat Statistik mencatat ekspor pada Januari 2013 sebesar US$15,38 
miliar. Sedangkan impor sebesar US$15,55 atau terjadi defisit US$171 juta.

Defisit disebabkan impor migas mengalami kenaikan sedangkan impor nonmigas 
justru mengalami penurunan. Impor migas pada Desember 2012 sebesar US$3,7 
miliar dan meningkat menjadi US$4,04 Miliar pada Januari 2013.



Sementara impor non migas turun dari US$11,8 miliar pada Desember 2012 menjadi 
US$11,5 miliar pada Januari 2013.

"Migas kita masih tinggi mengimpor, naik 9,04%," Kepala BPS Suryamin di 
Jakarta, Jumat (1/3).

Komposisi impor migas pada Januari 2013, untuk minyak mentah sebesar US$1,18 
miliar, hasil minyak sebesar US$2,56 miliar, dan gas sebesar US$287 juta.

Menanggapi defisit neraca perdagangan, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan 
mengatakan, harus ada penyikapan dari pemerintah untuk mengatasi impor migas, 
khususnya terkait bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab, ia memperkirakan 
masih akan ada peningkatan permintaan.

"Saya berasumsi akan terus besar kecuali ada penyikapan dengan subsidi," 
katanya.

Bila ada penerapan kebijakan yang tepat terkait subsidi BBM, Gita berkeyakinan 
akan bisa mengurangi defisit perdagangan migas. Ditambah, ia mengungkapkan, 
berdasarkan West Texas Intermediate (WTI) harga minyak dunia menunjukkan tren 
penurunan.

"Setelah melewati musimn dingin harga minyak sudah turun ke US$91-US$92 per 
barel yang tadinya US$97. Saya rasa trennya akan terus menurun kecuali ada 
shock eksternal yang mengubah supply dan demand.

Kedua hal tersebut, menurut Gita bisa menopang kepentingan pemerintah untuk 
menurunkan defisit neraca migas. Seperti dicatat BPS, impor migas pada Januari 
2013 sebesar US$4,04 miliar sedangkan ekspor migas sebesar US$2,61 miliar. 
(Anshar Dwi Wibowo/Noy)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke