Ref: Kalau ekspor diharapkan mendatangkan US$ 5,—miliar, berarti lebih rendah 
dari pendapatan  rata-rata TKI yang dikirim ke kas devisa NKRI tiap tahun. TKI 
mengirim kurang lebih US$ 7,—miliar.

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/04/2/135702/Tahun-Ini-Ekspor-Nonmigas-Diharapkan-Tembus-US5-Miliar

EKONOMI
Tahun Ini Ekspor Nonmigas Diharapkan Tembus US$5 Miliar

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi
mengharapkan ekspor non migas pada 2013 bisa mendekati angka US$5 miliar, meski 
total defisit neraca perdagangan pada 2012 masih US$1,7 miliar.

"Pada 2013 kita masih cukup optimistis, komoditas non migas diperkirakan masih 
akan surplus mendekati US$5 miliar, tetapi ekspor komoditas migas merupakan 
tekanan berat tahun ini," kata Bayu di Kementerian Perdagangan, Senin (4/3).

Menurut Bayu, pencapaian ekspor non migas pada 2012 yang mencapai surplus 
US$3,9 miliar merupakan capaian yang cukup memuaskan, terutama jika dilihat 
dari adanya ketidakpastian ekonomi global.

Sayangnya, ekspor migas yang masih mengalami defisit US$5,6 miliar 
tidak mampu menyeimbangkan neraca perdagangan sehingga secara total kinerja 
perdagangan masih minus US$1,7 miliar.

Bayu menuturkan defisit neraca perdagangan 2012 dipicu oleh tingginya
permintaan impor bahan bakar minyak (BBM) yang mencapai US$28,7 miliar.

"Akibat tingginya impor BBM ini, neraca perdagangan kita menjadi defisit US$1,7 
miliar dolar AS, karena itu perlu disikapi secara serius," ujarnya.

Bayu mengungkapkan neraca perdagangan di sektor migas masih akan cukup
berat. Meski prospektif dan bisa lebih baik dibandingkan tahun lalu, dia 
mengatakan masih banyak tekanan yang harus dihadapi sektor tersebut.

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan tekanan yang akan dihadapi sektor migas
antara lain asumsi harga migas yang terus merambat naik dari sekitar 
US$90-US$100 per barel menjadi US$110-US$115 per barel. Selain itu, nilai tukar 
rupiah yang terus melemah juga menjadi salah satu pendorong yang menekan impor 
migas tahun ini. 

"Juga dari konsumsi dimana jika tidak melakukan penghematan dalam konsumsi 
migas, diperkirakan alokasi 48 juta kiloliter bisa membengkak menjadi 50 juta 
kiloliter pada tahun ini," katanya.(Ant/Uut)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke