Ref: Apakah para penyerang LP Cebongan akan diberi Bintang Mahaputero sesuai 
usulan  mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono?

http://www.shnews.co/detile-17601-polisi-ungkap-identitas-penyerang-lp-cebongan-.html

Polisi Ungkap Identitas Penyerang LP Cebongan 
SU Herdjoko | Rabu, 10 April 2013 - 13:25:03 WIB

: 104 




Sepuluh sersan dan satu kopral terlibat penyerangan. Peradilan akan digelar 
terbuka. 


SEMARANG - Detasemen Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro, Selasa (9/4), di 
Semarang, membeberkan 11 inisial para penyerang LP Cebongan yang kemudian 
menembak hingga tewas empat tersangka pembunuh Sersan Satu Heru Santoso di 
Hugo's Cafe Yogyakarta. 

"Mereka adalah 11 anggota TNI yang menjadi tersangka. Mereka kini berada di 
Semarang untuk menjalani pemeriksaan," kata Kepala Penerangan Kodam 
IV/Diponegoro Kolonel Widodo Raharjo. 

Inisial para tersangka itu adalah Sersan Mayor R, Sersan Mayor MR, Sersan Dua 
US, Sersan Satu S, Sersan Satu TJ, Sersan Satu AR, Sersan Dua SS, Sersan Satu 
MRPB, Sersan Satu HS, Sersan Dua IS, dan Kopral Satu K. 

Widodo Raharjo menjelaskan para tersangka itu terus menjalani pemeriksaan 
terkait penyerangan LP Cebongan, Sleman, itu sejak Senin (8/4) sore di Denpom 
Semarang. Pemeriksaan dimulai dari administrasi dan kesehatan yang merupakan 
bagian dari prosedur penyidikan. 

Selain para tersangka anggota TNI itu, kata Widodo Raharjo, pemeriksaan juga 
telah dilakukan terhadap 11 petugas di LP Cebongan. Selain itu pemeriksaan 31 
narapidana penghuni LP Cebongan juga akan dilakukan. 

"Ada 38 penyidik yang bertugas memeriksa masalah ini. Mereka dari Detasemen 
Pusat Polisi Militer sebanyak tiga perwira dan 35 penyidik dari Detasemen Pusat 
Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro. Meski tidak ada target waktu dalam 
menyelesaikan penyidikan, petugas berusaha secepatnya menyelesaikan ini," kata 
Widodo. 

Setelah penyidikan selesai, berkas perkara kasus tersebut akan dilimpahkan ke 
Oditor Militer II-11 Yogyakarta. Peradilan akan digelar secara terbuka dan 
masyarakat bisa mengikutinya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, TNI AD menyebut bahwa 11 pelaku penyerangan LP 
Cebongan adalah anggota Grup II Komando Pasukan Khusus Kartasura, Jawa Tengah. 

Satu orang menjadi eksekutor yang menembak tewas pembunuh Serka Heru Santoso. 
Para penyerbu membawa enam pucuk senjata api, yaitu tiga senjata AK-47, dua 
pucuk AK-47 replika, dan satu pucuk pistol SIG Sauer replika. AK-47 dibawa dari 
markas pelatihan di Gunung Lawu. 

Empat pembunuh Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe ditembak hingga tewas di sel 
penjara itu. Mereka adalah Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra 
Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbai. Keberadaan 
Serka Heru Santoso di Hugo's Cafe adalah dalam rangka tugas intelijen. 

Sebelumnya di Jakarta, keluarga korban penembakan LP Cebongan yang diwakili 
oleh Victor Manbait meminta agar pemerintah dan pihak penegak hukum terkait 
supaya segera membentuk tim pencari fakta. 

"Saya hanya ingin supaya kasus ini bisa terungkap secara proporsional dan adil 
bagi semua pihak, termasuk korban di Hugo's Cafe, Heru Santoso," kata Victor 
pada jumpa pers di kantor Kontras Jakarta, Selasa. 

Victor adalah kakak dari Johanis Juan Manbait yang merupakan salah satu korban 
penembakan di LP Cebongan. Selain Victor, hadir pula Yani Rohi Riwu kerabat 
dari Gamaliel Y Rohi Riwu, Johanes Kadja kerabat dari Hendrik B Sahetapy Engez, 
dan Johanes Lado kerabat dari Adrianus Chandra Gajala. 

Victor juga memohon kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala 
negara dan panglima tertinggi, supaya keadilan di Indonesia bisa ditegakkan 
sebagaimana semestinya. (Ant)


Sumber : Sinar Harapan

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke