Ref: Pesisir pantai kota Ambon tidak ada, karena kota Ambon letaknya dalam 
teluk. Seharusnya ditulis pantai selatan pulau Ambon dan bukan saja di 
tempat-tempat yang disebutkan, tetapi juga di beberapa pulau yang 
kampung-kampunya berhadapan dengan laut Banda. “Cacing” laut ini 
difermentasikan, warnanya hijau dan rasanya kurang lebih seperti apa yang 
disebut “bekasan” (?)yang terdapat di Thailand, daerah Patani.

http://www.ambonekspres.com/index.php?option=read&cat=65&id=41610

JUMAT, 12 April 2013 | 


Tradisi Timba Laor Akan Dijadikan Agenda Tahunan



TRADISI Timba Laor atau Cacing Polychaeta yang dilakukan warga pesisir pantai 
di Kota Ambon, akan dijadikan sebagai pesta rakyat dan agenda tahunan oleh 
Pemerintah Kota (pemkot) Ambon. 

Pelaksanaannya akan dipusatkan di pantai Negeri Rutong, Kecamatan Leitimur 
Selatan (Letisel) setiap tahun.

“Tradisi Laor rutin dilakukan di beberapa negeri di Kota Ambon. Diantaranya 
Rutong, Hukurila Kecamatan Leitimur Selatan, Pantai Air Low dan Latuhalat. 
Tradisi ini dilakukan setiap tahunnya dan harus kita jaga serta 
lestarikan,”ajak Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, di sela-sela pertemuan 
Coral Triangle Invitative (CTI) di Pantai Rutong, Rabu (10/4).

Walikota mengatakan, Letisel memiliki potensi pantai yang sangat cocok untuk 
aktivitas diving. Terumbu karang di wilayah ini sangat banyak dan terawat 
dengan baik. Maka itu, dipilihnya Rutong sebagai tempat pelaksanaan tradisi 
Timba Laor dinilai tepat. Alasannya, untuk memperkenalkan wilayah yang ada 
sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat agar manjaga dan melestarikan 
terumbu karang.

Dikatakan, pesta rakyat Timba Laor hanya berlangsung pada dua lokasi di 
Indonesia yaitu Mataram dan Kota Ambon. Hanya saja, di Kota Ambon, minim 
promosi. Padahal, sudah ratusan tahun tradisi Timba Laor ini dilakukan oleh 
masyarakat. “Tahun 2013 ini, kita mulai melakukan promosi dan tahun depan kita 
rencana paketkan dengan pagelaran seni dan budaya lainnya untuk memikat 
wisatawan datang ke Kota Ambon,”bebernya.

Yang diharapkan walikota, semoga tradisi Timba Laor menjadi atraksi wisata 
terkenal di Ambon. Laor ini biasanya dipengaruhi siklus bulan dan matahari. 
Munculnya dipermukaan laut pada Maret atau April di kawasan pantai yang terumbu 
karang masih baik. (CR3)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke