Berita ini nge trend di headlines harian ibukota pagi ini.
Gimana gak ditunda, karena alasan takut bocor, dibuat 20set soal yang berbeda 
utk tiap sekolah.
Jadi, pencetakan soal otomatis ikut jadi 20x cetak utk 20set soal yang berbeda.

Pasti ribet ngepak, nyusun supaya tdk salah kirim. belom lagi ngatur 
ekspedisinya.
Kenapa pas nyusun kurikulum, tidak dibuat 20 kurikulum yang berbeda utk satu 
sekolah ?
Supaya hasilnya sama, bisa siap pas Unas.
Sebenarnya sekolah itu untuk mencetak dan mendidik murid jadi pintar atau
cuma untuk digagalkan pas Ujian nasional aja ya ?




Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh (kedua dari kanan) saat 
memberikan keterangan terkait penundaan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di 
kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Minggu (14/4). M. Nuh 
mengumumkan penundaan jadwal UN di 11 provinsi karena adanya kendala teknis 
dalam proses pengepakan naskah soal di percetakan.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke