Mungkin berita tentang Boeing 737-900ER dibawah ini bisa memberikan juga pencerahan:
<http://finance.ninemsn.com.au/newsbusiness/aap/8642559/us-authority-orders- boeing-inspection> http://finance.ninemsn.com.au/newsbusiness/aap/8642559/us-authority-orders-b oeing-inspection From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of bimagroup Sent: Monday, 15 April, 2013 11:25 To: [email protected] Subject: [inti-net] Pramugari Bicara Mesin Lion Air Rusak di Bali JIKA Berita ini benar, dan dibuktikan saat pembukaan blackbox - maka perlu diambil tindakan tegas dari pihak pemerintah. TEMPO.CO, Jakarta -Arthur Imanuel, seorang penumpang pesawat Lion Air yang jatuh di Bali, mengaku mendengar pramugrai membicarakan kerusakan mesin pesawat. "Ini nih kalau dipaksakan, mesinnya emang sudah rusak," kata Arthur menirukan perkataan pramugari. Arthur mengatakan, seluruh penumpang tak sempat memakai pelampung. Padahal, pelampung sudah disediakan bagi semua penumpang. Pesawat Lion Air dengan rute penerbangan Bandung-Denpasar mengalami kecelakaan di sisi landasan pacu (runway) Bandara Ngurah Rai, Bali. "Pesawat tersebut crash, patah di bagian ekor, dan posisi ada di air," ujar Humas PT Angkasa Pura I cabang Bandara Ngurah Rai, Alfazah, saat dihubungi Tempo, Sabtu, 13 April 2013. Pesawat jenis Boeing 737-800 itu dijadwalkan tiba di Bandara Ngurah Rai pukul 15.16 WITA. Namun pesawat mengalami kecelakaan pada 15.10 WITA. Saat ini, pesawat yang mengalami kecelakaan di ujung runway bandara itu masih menjalani proses evakuasi. Seorang penumpang Lion Air yang jatuh di laut Bali, Andi Prasetyo, menyatakan terakhir kali mendengar pesawat sudah siap mendarat di Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, 13 April 2013. "Saya sudah melihat laut, tapi tiba-tiba brakkk, dan kami panik," kata Andis. KETUT EFRATA [Non-text portions of this message have been removed]
