Ref: Tentu saja mayoritas mau kembali menduduki kursi empuk pemberi rejeki yang tidak sedikit. Bisa melancong sana sini dengan alasan studi banding ke luarnegeri dibiayai negara. Masuk kerja atau tidak, tidak bersuara dalam sidang pun tidak apa-apa, gaji dan berbagai tunjangan terus mengalir ditambah lagi uang kopi dan hadiah dari berbagai pihak, jadi pendapatan jauh sangat lebih besar dari lumyan dibandingkan jika tidak menjadi anggota Dewan Penipu Rakyat (DPR).
http://nasional.kompas.com/read/2013/04/28/16475755/90.5.Persen.Legislator.Kembali.Nyaleg 90,5 Persen Legislator Kembali Nyaleg Penulis : Dani Prabowo | Minggu, 28 April 2013 | 16:47 WIB KOMPAS/RADITYA HELABUMISejumlah kursi anggota dewan terlihat kosong saat Sidang Paripurna ke 19 Dewan Perwakilan Rakyat di di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/4/2013). Sidang paripurna membahas sejumlah agenda antara lain penyerahan hasil pemeriksaan BPK, penetapan gubernur Bank Indonesia 2013-2018 dan penetapan calon pengganti hakim konstitusi JAKARTA, KOMPAS.com - Dari 560 anggota Dewan yang saat ini duduk di Parlemen, sebanyak 507 orang atau sekitar 90,5 persen kembali maju pada pemilu legislatif 2014. Banyaknya anggota dewan yang kembali mencalonkan diri menandakan sistem reward and punishment di dalam partai tidak berjalan maksimal. Hal itu dikatakan pengamat pemilu dari Formappi, Sebastian Salang pada diskusi DCS Bermasalah di Kantor Formappi, Jakarta, Minggu (28/4/2013). Menurutnya, banyaknya bakal caleg petahana (incumbent) menunjukkan bahwa partai politik gagal melakukan kaderisasi dan proses perekrutan. Sebastian menambahkan, tidak terlihatnya proses seleksi terhadap bakal caleg petahana, sehingga yang rajin dan malas, bermasalah atau tidak, tetap dicalonkan kembali. "Partai politik cenderung memilih jalan pintas dalam merekrut caleg dengan membuka lowongan secara terbuka. Akibatnya, semua orang bernafsu ingin berkuasa," kata Salang. Dari data yang dirilis Formappi, Partai Demokrat menjadi penyumbang bakal caleg petahana terbesar yaitu 133 orang. Disusul Golkar (92 orang), PDI Perjuangan (84 orang), PKS (57 orang), PAN (42 orang), PPP (33 orang), PKB (26 orang), Gerindra (24 orang) dan Hanura (16 orang). Editor : Hindra TERKAIT: a.. Anggota Dewan Pelaku Cabul Kerap Bolos Rapat b.. Marzuki Ingin Pecat Anggota DPR Pembolos, tapi ... c.. Ke Eropa, Komisi III Mau Tanya soal Santet d.. "Buat Malu Anggota DPR Pembolos!" e.. Ibas Bolos Rapat Paripurna, Max: Itu Tak Perlu Dikritisi [Non-text portions of this message have been removed]
