Ref: Bukankah orang berdemonstrasi (parlemen jalanan) untuk diminta perhatian 
terhadap masalah yang perlu didiatasi, karena melalui jalur resmi tersumbat. 
Apakah menurut Ahok dilarang guru honorer berdemonstrasi? Ada dasar hukumnya?

http://www.shnews.co/detile-19135-ahok-guru-honorer-demo-gaji-tidak-dinaikkan.html

Ahok: Guru Honorer Demo, Gaji Tidak Dinaikkan 

Yuliana Lantipo | Rabu, 08 Mei 2013 - 14:00:50 WIB

: 52 




(dok/antara)

Rencanakan kenaikan gaji guru honorer setelah kenaikan gaji petugas medis.


JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memasukkan tuntutan guru 
honorer yang meminta kenaikan gaji. Namun, kenaikan gaji para guru honorer 
direncanakan baru terealisasi setelah kenaikan gaji petugas medis di tingkat 
puskesmas DKI Jakarta. 

"Kita mau naikkan, dan sedang didata sekarang. Kami bereskan puskesmas dulu, 
nanti baru ke arah guru," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja 
Purnama di Balai Kota DKI, Jakarta (7/5). 

Pria yang akrab dipanggil Ahok itu menegaskan, siapa saja bisa datang dan 
menemui Kepala Daerah DKI Jakarta, baik gubernur maupun wakil gubernur. 
Ditegaskan, semua pengaduan diterima, termasuk permitaan para guru honorer soal 
kenaikan gaji dan pengangkatan status dari guru honorer menjadi pewagai negeri 
sipil (PNS). 

Apabila demonstrasi tetap dilakukan, kata Ahok, pihaknya tidak merealisasikan 
kenaikan gaji dan status guru-guru honorer itu. Menurutnya, demo dilakukan 
karena tidak ada tanggapan dari pemerintah. 

Sementara itu, menurutnya, mereka sudah memberikan ruang dan sudah melakukan 
pembahasan terkait kenaikan gaji serta pengangkatan status guru honor menjadi 
PNS. Dikatakan, demonstrasi hanya akan mengganggu aktivitas warga di Jakarta. 

"Kasih tahu mereka, demo itu kalau kita tidak mau dengar aspirasi mereka. 
Jakarta sudah macet, kalau dia terus demo, kita juga bisa marah. Saya sudah 
ngomong kok, siapa saja bisa temui saya. Kenapa musti demo bikin macet lagi? 
Mau aksi-aksian atau supaya dilihat orang? Ya sudah, kita nggak mau naikkin 
kalau gitu caranya,'' kata Ahok. 

“Kalau demo, kami nggak mau naikkan gaji karena bikin macet. Kenapa? Itu karena 
mereka bisa temui kami dengan gampang. Tapi kalau mereka masih demo, berarti 
nggak mau diurus kan? Ya sudah demo saja terus," tutur mantan Bupati Belitung 
Timur itu. 

Ahok belum dapat memastikan waktu kenaikannya dan belum masuk dalam draf 
Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah Perubahan (APBD-P) DKI 2013. Untuk itu, 
Ahok mengatakan, ia akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak 
DPRD DKI. 

"Kami susun dulu. Bisa kita masukkan ke APBD-P, kita bicara di situlah. Kita 
juga perlu ke DPRD untuk ngomong dan lobi-lobi. Kita sampaikan ke rekan DPRD 
apa yang direncanakan supaya mereka nggak kaget lagi. Itu janji kita akan rutin 
ke DPRD," ujarnya. 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke