http://www.indopos.co.id/index.php/berita-jakarta-raya/3946-ahok-serang-komnas-ham

Ahok Serang Komnas HAM 

Saturday, 11 May 2013 09:49 
Written by Bowo 

 




Sikap tidak bersahabat ditunjukkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja 
Purnama terhadap Komisi Nasional Hak Asasi Manusi (Komnas HAM). Ahok, sapaan 
akrab Basuki, mengungkapkan ketidaksenangannya pada lembaga negara yang telah 
memanggil Gubernur DKI Joko Widodo terkait rencana penggusuran warga di 
bantaran Waduk Pluit, Jakarta Utara. 

’’Komnas HAM tak seharusnya memanggil Jokowi karena masalah ini. Kalau gitu 
tolong dudukin Monas sekalian. Iya dong, jadi nanti kalau saya 
kirim orang dari Belitung dudukin Monas nih, kalau diusir saya lapor Komnas 
HAM, melanggar HAM. Boleh gak? Terus minta ganti rugi dan bagi hasil tanah. 
Gimana?’’ Ujar Ahok, di Balai Kota Jakarta, kemarin (10/5). 

Mantan anggota Komisi II DPR ini mengaku tidak peduli seandainya Jokowi disebut 
melanggar HAM oleh warga bantaran Waduk Pluit. Menurutnya normalisasi Waduk 
Pluit harus dilakukan karena dapat mengantisipasi terjadinya bencana banjir. 
Kalau Komnas HAM menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran HAM, Ahok 
menyatakan sekalian saja warga kuasai Monas.  

’’Kami tidak peduli, lagipula sejak Februari lalu pihak Pemprov DKI telah 
meletakkan alat berat di sekitaran Waduk Pluit,’’ tegasnya. 

Sebelumnya Komisioner Komnas HAM Siane Indriani mengatakan sekitar 30-an warga 
bantaran Waduk Pluit, Muara Baru, Jakarta Utara, mendatangi Komnas HAM untuk 
mengadukan penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI. 

Menurut warga, selama ini belum ada pembicaraan mengenai rencana penggusuran 
tersebut sebelumnya. Pada Rabu (8/5) lalu Jokowi pun dipanggil oleh Komnas HAM 
untuk menyelesaikan kasus warga Muara Baru. Namun, Jokowi mangkir dari 
panggilan dengan alasan belum menerima surat panggilan dari Komnas HAM. 
Padahal, pihak Komnas HAM sejak 2 Mei lalu sudah melayangkan surat tersebut 
kepada mantan wali kota Solo tersebut. 

Menanggapi hal ini, anggota DPRD DKI Jakarta Rudin Akbar Lubis, menyayangkan 
sikap Wagub Ahok yang tidak menghormati Komnas HAM. Ia juga menyayangkan 
ketidak hadiran Jokowi memenuhi panggilam Komnas HAM. 

Menurutnya, sebagai pemimpin yang dikenal taat hukum, harusnya mereka 
menghormati lembaga Komnas HAM. "Lagipula dengan memenuhi 
panggilan Komnas HAM, bukan berarti mereka melanggar HAM. Justru seharusnya 
mereka datang dan menjelaskan duduk persoalan penggusuran tersebut pada Komnas 
HAM," tandasnya. (wok)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke