http://www.gatra.com/nusantara-1/maluku-papua/30158-apkasi-yakin-99,9-rakyat-papua-cinta-ri.html


Apkasi Yakin 99,9% Rakyat Papua Cinta RI 
  Created on Friday, 10 May 2013 10:07 


 
Ketua Umum APKASI, Isran Noor (ANTARA/Ismar Patrizki)
Sangatta, GATRAnews - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh 
Indonesia (Apkasi), Isran Noor, yakin bahwa 99,9 persen rakyat Papua mencintai 
Indonesia, dan tetap mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 
Menurut Isran Noor, keyakinan bahwa 99,9 persen masyarakat Papua tetap mengakui 
NKRI dan mencintai Indonesia, berdasarkan pengalamannya melakukan kunjungan ke 
berbagai daerah didaerah itu, berbicara langsung dengan para bupati dan anggota 
DPRD serta tokoh adat, tokoh masyarakat serta masyarakat berbagai lapisan dalam 
kapasitasnya sebagai Ketua Umum Apkasi.

"Hanya 0,1 persen persen saja yang menjadi anggota Organisasi Papua Merdeka 
(OPM), ibarat anak nakal dalam sebuah keluarga," kata Isran Noor, sebagaimana 
dilaporkan Antara, di Sangatta, Kaltim, Kamis (9/5).

Isran Noor mengemukakan hal itu, saat dimintai komentar terkait pembukaan 
kantor resmi gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Oxford, 
Inggris.

Isran Noor, yang menjabat bupati Kutai Timur Kaltim ini mengatakan, mereka yang 
mengaku sebagai OPM itu sangat kecil, jadi tidak perlu itu dialog, katanya 
menambahkan. 

Isran mengatakan, tidak ada urusan dengan OPM, karena hanya segelintir orang, 
namun Apkasi juga menyayangkan sikap Pemerintah Inggris yang memberikan ruang 
bagi OPM membuka kantor resmi di sana.

Perilaku Pemerintah Inggris ini tentu bisa menggangu hubungan Indonesia- 
Inggris yang selama ini sangat baik. Hal ini sangat melukai banga indonesia, 
sebab, seolah-olah bangsa Indonesia bisa dipermainkan.

Tidak perlu memutus hubungan diplomatik dengan Inggris, namun pemerintah 
Inggris harus mau dan saling menghormati kerjasama yang baik selama ini dan 
saling menjaga perdamaian dunia.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Khusnan, yang berada di Sangatta, Kamis, 
menegaskan, pembukaan kantor resmi OPM di Oxford berpotensi memperburuk 
hubungan Indonesia dengan Inggris.

Menurut Khusnan, sikap Parlemen Indonesia khususnya Komisi I cukup tegas, yakni 
meminta dan mendesak Pemerintah Indonesia mengambil langkah cerdas dengan 
memutuskan hubungan diplomatik dengan Pemerintah Inggris. (TMA) 

Berita Lainnya :
  a.. Dua Menteri Lapor Presiden soal Kecelakaan di Freeport 
  b.. Hari ke-6, Masih 17 Pekerja Terkubur di Freeport 
  c.. Hari Ketiga Masih 23 Pekerja Freeport Yang Terperangkap 
  d.. Satu Jenazah Pekerja Freeport Ditemukan di Reruntuhan 
  e.. 25 Pekerja Freeport Masih Terjebak Longsoran 
  f.. Empat Pekerja Freeport Tewas Tertimbun Reruntuhan 
  g.. 32 Pekerja Freeport Terjebak di Terowongan Bawah Tanah 
  h.. NAPAS: Papua Alami Titik Nadir Demokrasi 
  i.. Pembubaran Paksa Aksi SPP HAM, Bungkaman Demokrasi 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke