http://www.suarapembaruan.com/politikdanhukum/inilah-45-perempuan-penerima-duit-fathanah/35957

 Selamat datang Tamu   |   Jumat, 24 Mei 2013 
  Pencarian Arsip a..    HOME    
  b..    POLITIK & HUKUM    
  c..    METROPOLITAN    
  d..    NASIONAL    
  e..    EKONOMI & BISNIS    
  f..    INTERNASIONAL    
  g..    OLAHRAGA    
  h..    HIBURAN    
  i..    KIPRAH    
  j..    GAYA HIDUP    
  k..    INOVASI   
Harian Umum Sore. Redaksi: (021) 57851555. Sirkulasi:(021) 8280000 ext 108, 
140. Iklan: (021) 71688268. Tahun XXIII 8.311. 24 Halaman. Rp 2.800. Langganan 
Rp 68.000 
  a..  
  b..    
  c.. Kunjungi kami di:   a..    KLASIFIKASI   | 
  b..    GALERI FOTO   | 
  c..    E-PAPER   |
KPK Tak Sebarkan Data 

Inilah 45 Perempuan Penerima Duit Fathanah
Kamis, 23 Mei 2013 | 13:15

 Wanita-wanita cantik di pusaran kasus daging sapi. [koranmadura.com] 


Berita Terkait

  a.. KPK Periksa Linda, Penerima Aliran Dana Fathanah 
[JAKARTA] Data yang berisi aliran dana tersangka kasus korupsi dan pencucian 
uang Ahmad Fathanah ke 45 perempuan beredar. 

Ketika dikonfirmasi perihal kebenaran data tersebut, Juru Bicara Komisi 
Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku bahwa tidak pernah menyebarkan Laporan 
Hasil Analisis (LHA) dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan 
(PPATK).

"Saya tidak tahu data yang diberikan PPATK itu seperti apa. Data yang beredar 
itu belum tentu benar," kata Johan Budi ketika dikonfirmasi, Kamis (23/5) pagi.

Oleh karena itu, lanjut Johan, pemeriksaan terhadap perempuan yang ada dalam 
daftar tersebut tidak dapat dilakukan. Sebab, data yang beredar tersebut belum 
tentu benar.

Lebih lanjut Johan hanya mengatakan bahwa berkas perkara milik tersangka Ahmad 
Fathanah kemungkinan akan lengkap (P21) pada Jumat (23/5) besok.

"Berkas perkara mungkin Jumat (23/5) besok akan dilimpahkan ke penuntutan," 
ujar Johan.

Seperti diketahui, dari data yang beredar, ada 45 perempuan yang diduga 
menerima aliran dana dari orang dekat eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera 
(PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Beberapa di antaranya, adalah:

Ada pun 45 wanita yang diduga menerima aliran dana Fathanah sebagai berikut: 

1. Dewi Kirana: Rp156 juta lewat BCA sebanyak 30 kali, per 16 Maret 2004-14 
Oktober2005. Rp 6,75 juta lewat BCA, empat kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 
2005. Rp265 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 2011-1 
Februari 2013. 

2. Yulia Puspitasari: Rp 110 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

3. Evi Anggraini: Rp 525 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013, PT Swakarya Adi Indah. Dan Rp600 juta lewat Bank Mandiri, 
12 kali. 

4. Ade Raechani: Rp 6 juta lewat BCA, tiga kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 
2005. 

5. Amelia Oktrivina: Rp 30 juta lewat BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

6. Andi Marniaty: Rp 47,5 juta lewat BCA, tujuh kali, per 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

7. Fatimah Samsi: Rp16,5 juta lewat BCA, delapan kali, per 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

8. G Irena Wiradiputri: Rp11,7 juta lewat BCA, satu kali, per 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

9. Elly: Rp64,5 juta lewat BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. 

10. Mimin Mintarsih: Rp 7,25 juta lewat BCA, per 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. 
Rp14,875 juta lewat BCA, satu kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005. 

11. Nurmala Sari Dewi: Rp 1,1 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

12. Hanny Surawati: Rp 3,5 juta lewat BCA, dua kali, per 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

13. Kiki Rizki Amalia: Rp 7,5 juta lewat Bank BCA, dua kali, per 16 Maret 
2004-14 Oktober 2005. 

14. Eveline J: Rp 4,25 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 
2005. 

15. Rina Remilya: Rp 120 juta lewat BCA, sembilan kali, 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

16. Novia Ardhanariswa: Rp 128,5 juta lewat BCA, delapan kali, per 16 Maret 
2004-14 Oktober 2005. 

17. Rika Setiati: Rp5 juta lewat BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. 

18. Siti Asmala, Staf PT Winara Sabena, Konsultan Penilai: Rp 496 juta lewat 
BCA, 47 kali, 16 Maret 2004 -14 oktober 2005. Dan Rp 28,5 juta lewat BCA, dua 
kali, per 9 Februari 2004-15 Juni 2005. 

19. Soleha: Rp 13,7 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. 

20. Virdavid Chandra: Rp 725 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004 -14 
Oktober 2005. 

21. Yuandi Tjandra: Rp 9,4 juta lewat BCA, dua kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 
2005. 

22. Sukesi: Rp 52 juta lewat BCA, tiga kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 2005. 

23. Yulaikha S Bany: Rp 3,15 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

24. Yulia Rivani Yusuf: Rp10 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

25. Wiwik Ermanto: Rp 500 juta lewat (data error), satu kali, 16 Maret 2004-14 
Oktober 2005. 

26. Shela Aprilliana: Rp 3 juta lewat BCA, satu kali, 16 Maret 2004-14 Oktober 
2005. 

27. Amel Fadly, wiraswasta, CV Dana, diduga adik Fathanah: Rp 1,271 miliar 
lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013. 

28. Vivi Rosita Polandi: Rp 100 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 
Januari 2011-1 Februari 2013. Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 
Januari 2011-1 Februari 2013. 

29. Amalia Malik: Rp 372 juta lewat Bank Mandiri, delapan kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

30. Putri Devani Kusumasari: Rp 150 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 
Januari 2011-1 Februari 2013. 

31. Fitri: Rp 90 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 
Februari 2013. 

32. Dian Cendayani: Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 33. Etti Sukaeti: Rp 45 juta lewat Bank Mandiri, satu 
kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013. 

34. Linda Silviana, profesional/dokter di RSUD Sabang, Istri Ahmad Zaky kader 
PKS: satu kali, Rp 1,025 miliar. 

35. Dewi Akmalia: Rp 150 juta lewat Bank Mandiri, tiga kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

36. Maryano: Rp 24,9 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 
Februari 2013. 

37. Ruliana Rebecca: Rp 46 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

38. Sefti Sanustika: Rp 269 juta lewat Bank Mandiri, sembilan kali, per 1 
Januari 2011-1 Februari 2013. 

39. Srikandi Rohani: Rp 50 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

40. Tri Kurnia Rahayu: Rp 35 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

41. Surtini Gulyanti: Rp 17 juta lewat Bank Mandiri, enam kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

42. Yulia Puspitasari R Sose: Rp 170 juta lewat Bank Mandiri, empat kali, per 1 
Januari 2011-1 Februari 2013. 

43. Elsya Putri Adiyanti, 20 tahun, wiraswasta: Mandiri overbooking Rp 2 miliar 
lewat Bank Mandiri, dua kali, per 1 Januari 2011-1 Februari 2013. 

44. Erna Komalaningrum: Rp 25 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 
2011-1 Februari 2013. 

45. Erna: Rp 53 juta lewat Bank Mandiri, satu kali, per 1 Januari 2011-1 
Februari 2013. [N-8]



3 


Kirim Komentar Anda 
Silahkan login untuk memberi komentar

 
Hanya teks dan link yang diperbolehkan.



Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!




 VIDEO 
  a.. KPK Kembali Periksa Dedy Kusdinar
  a.. Golkar Prihatin dengan Permasalahan yang Membelit PKS
  a.. Partai Demokrat Tak Masalahkan PKS Tinggalkan Koalisi
  a.. KPK Kembali Sita Mobil LHI 
  a.. TERPOPULER 
  b.. TERKOMENTARI
Hatta Rajasa Terima “Reformasi Award” Dari Prodem

Demokrat: Silakan Saja PKS Keluar Dari Koalisi

Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor

Ustad Telepon Desak Penambahan Kuota Impor Daging

Tiga Bakal Capres Capai Peringkat Terbaik

Tak Hanya Ke 45 Perempuan Cantik, Dana Fathanah Mengalir Ke Politikus

KPK Periksa Linda, Penerima Aliran Dana Fathanah

Gus Ipul Kebagian Dana Fathanah, PKS Bilang Itu Fitnah

Panglima TNI Pimpin Upacara Sertijab KASAD

Dirjen Peternakan Benarkan Terima Dokumen Maria Liman

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN 

Copyright ©2011 Suara Pembaruan, All Rights ReservedTentang Kami | Privasi | 
Peta Situs 
Citra Graha Building 11th Floor, Suite 1102 | Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 
35-36 | Jakarta 12950 | Indonesia 

Telepon: +6221-29957555 | Fax: +6221-5200072 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke