Lha, kalo cuman gurauan( becanda)  untuk apa dibikin serius(kayaknya ngak ada 
kerjaan). Antara perempuan dan perempuan, guyon itu kan biasa.Cuman memang 
harus dipikirin, kalo para dokter mogok, jangan ada pasien yang mati, kasian 
dong keluarganya. Nah, selamat mogok, biar Menkes yang ganti "dokter jaga".
ASAHAN
  ----- Original Message ----- 
  From: Salim Said 
  To: alumnas-oot ; [email protected] ; 'Djoko Suyanto ; A Dahana ; A. 
Rahman Tolleng ; A.H. Amparita ; Abdillah Toha II ; Abidin Abidin ; Abuprijadi 
Santoso (Tosi) ; achmad Mubarok ; Achmad Sujudi Dr. ; Agus Abubakar ; Agus 
Widjojo ; Ahmad W. Pratiknya ; Ahmad Yani Basuki ; Ahmad Zen Umar Purba ; alfan 
alfian ; Ali Mohamad Sungkar ; AM Hendropriyono ; amran nasution ; Amris F. 
Hassan ; Andi Wijayanto ; Anwar Nasution,Prof. ; ASAHAN ; Asahan Aidit ; Astrid 
Suryo ; August Parengkuan ; B. J Habibie ; Bahtiar Effendy ; Bambang Harimurty 
; Burhanuddin Abdullah ; Burhanuddin Muhtadi ; Chan ; chappy hakim ; 
Christianto Wibisono ; Daud Sinjal ; Dedy Jamaludin Malik ; Dewi Fortuna Anwar 
; Dharmawan Ronodipuro ; Didik Rachbini, Professor Dr. ; Dinna Wisnu ; Donny 
Gahral Adian Dr. ; Dr. Joe Sulaiman ; Dr. Saafroedin Bahar ; Dr. Taufik 
Abdullah ; Dr. Yuddi Chrisnandi ; Dr.Priyono Chpto Heriyono ; Endriartono 
Sutarto ; Erry Ryana Harjapamekas ; Fahmi Idris ; Fahrul Razi Jenderal ; Farid 
Prawiranegara ; Farouk Muhammad. ; ferry baldan ; Freddy Tulung ; Ganjar 
Pranowo ; halim perdanakusuma ; Handojo Priopranoto ; Hendri Saparini, Dr. ; HS 
Dillon ; Ibrahim Isa/Holland ; Ichsan Loulembah ; Ikrar Nusa Bhakti ; Indria 
Samego ; Ir. A.M. Luthfi ; ishaq iskandar ; Jayadi Hanan ; Joseph Daves ; 
Juwono Sudarsono ; Kiki Syahnakri ; Kusnadi Kardi ; Liddle, Bill ; Makmur Makka 
; Mangadang Napitupulu ; Mar. Norman ; Mohamad Sobari ; mohtar Mas'oed ; 
Mustafa Kamal ; Pro.Dr. Bungaran Saragih ; Prof. Dr. Djoko Rahardjo ; Prof. 
Hikmahanto Yuwono ; Prof.Dr. Amir Santoso ; Prof.Dr. Ryaas Rasyid. ; R.M.A.B 
Kusuma ; Rachmat Pambudy, Dr. Ir Ms ; Retno L Marsudi ; Rizal Sukma ; RODON 
PEDRASON ; Rusadi Kantaprawira ; sabam sirait ; Salahuddin Wahid ; Salim Said ; 
sayidiman suryohadiprojo ; Sinansari Ecip ; sjafrie sjamsoeddin ; Syamsul 
Maarif ; Teddy P. Rachmat ; teddy sunardi ; Usep Setiawan ; Zaenal Muttaqin 
  Sent: Monday, November 18, 2013 3:03 AM
  Subject: Fwd: Fw: [GELORA45] Ribka: Ancaman Menkes, Teror Dokter





  ---------- Forwarded message ----------
  From: Salim Said <[email protected]>
  Date: 2013/11/18
  Subject: Fw: [GELORA45] Ribka: Ancaman Menkes, Teror Dokter
  To: Salim Said <[email protected]>






  On Monday, November 18, 2013 6:04 AM, awind <[email protected]> wrote:

    
  
http://www.gatra.com/nusantara-1/nasional-1/42461-ribka-ancaman-menkes,-teror-dokter.html

  Ribka: Ancaman Menkes, Teror Dokter 
    a..  
    b..  
    Details 
    Created on Sunday, 17 November 2013 17:39 
    Published Date 
  Jakarta, GATRAnews - Ketua Komisi IX DPR RI, Ribka Tjiptaning, menilai 
pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi, yang mengancam akan 
'membunuh pelan-pelan' para dokter yang melakukan aski mogok nasional, 
merupakan teror bagi para dokter.


  "Pernyataan tersebut bersifat represif dan menakuti-nakuti aspirasi politik 
para dokter," kata Ribka, di Jakarta, Minggu (17/11).

  Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ini menegaskan, aksi 
demonstrasi dan mogok nasional adalah hak setiap warga negara Indonesia yang 
dijamin konstitusi, yakni UUD 1945, sehingga pernyataan Menkes Nafsiah tersebut 
merendahkan profesi dokter.

  "Rencana aksi dokter tidaklah berbeda dengan buruh atau mahasiswa melakukan 
aksi ketika memperjuangkan nasib mereka," ujar Ribka.

  Pemerintah tidak bisa sesukanya beranggapan, bahwa karier dan nasib profesi 
seorang dokter  hanya ditentukan oleh seorang Menkes. "Sungguh sebuah 
pernyataan yang bersifat arogan dari seorang Menkes. Saya memandang pernyataan 
Menkes Nafsiah Mboi telah menimbulkan keresahan di kalangan para dokter di 
Indonesia," tegasnya.

  Tanggapan tersebut dilontarkan Ribka menanggapi pernyataan Menkes Nafsiah 
Mboi yang mengancam dokter melalui ucapannya, "Kalau mogok, kalian akan saya 
bunuh pelan-pelan" dalam Acara Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49 
di Jakarta Internasional Expo, Jumat (15/11).

  Pernyataan orang nomor satu di Kemkes itu dilontarkan menanggapi rencama para 
dokter yang akan melakukan aksi mogok nasional sebagai bentuk solidaritas bagi 
dokter Ayu yang dinilai telah dikriminalisasi dengan tuduhan malpraktek.

  "Komisi IX akan memanggil Menkes Nafsiah dalam Raker minggu depan setelah DPR 
RI mengakhiri masa reses," pungkas Ribka.

  Menkes Nafsiah Mboi sendiri mengaku pernyataannya tersebut hanyalah gurauan 
semata dan disampaikan sambil tertawa. Menurutnya, candaan seperti itu kerap 
disampaikan dalam berbagai kesempatan, bahkan sebelum menjabat sebagai Menkes. 
(IS)
  




Kirim email ke