res : Kalau Anas buka semua berarti harus telanjang bulat, siapa yang akan malu?

http://www.suarapembaruan.com/nasional/akbar-minta-anas-buka-semuanya/47872



Akbar Minta Anas Buka Semuanya
Selasa, 14 Januari 2014 | 8:17


[MAKASSAR] Dewan Penasihat Partai Golkar, Akbar Tanjung mengimbau kepada Anas 
Urbaningrum yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan 
Korupsi (KPK) agar tidak ragu dengan lembaga anti rasuah itu.

"Ini adalah proses yang harus dihadapi oleh Anas ketika sudah ditetapkan 
menjadi tersangka dan Anas harusnya tidak ragu dengan KPK agar mengungkap semua 
permasalahan yang dihadapinya," ujarnya di Makassar, Senin )13/1).

Akbar Tanjung yang berada di Makassar menghadiri pernikahan putri dari Pimpinan 
DPRD Muh Roem itu mengaku jika persoalan yang menimpanya merupakan musibah.

Dirinya berpesan kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu agar menyampaikan 
semua keterangan yang diketahuinya kepada penyidik KPK dan menyerahkan semuanya 
untuk diproses.

"Penyelesaian proses hukum itu adalah pembuktian. Mungkin Ada orang lain yang 
terlibat. Kita ingin menyelesaikan persoalan itu secara tuntas olehnya kalau 
ada bukti hukum atau keterangan yang dibutuhkan untuk publik tidak perlu ragu 
mengungkapkannya," katanya.

Dia mengungkapkan jika KPK sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk menerima 
dan memproses semua keterangan yang akan dibeberkan oleh Ketua Presidium 
Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.

Dengan adanya pengakuan dari Anas Urbaningrum dihadapan penyidik KPK, tentunya 
akan membuka tabir kebenaran dari permasalahan yang melilitnya itu dan ini 
dianggap penting untuk memperbaiki citra dan moralnya itu.

"Silahkan sebut saja, siapa saja yang terlibat dalam kasus proyek Wisma 
Hambalang itu karena akan menjadi bahan penelusuran oleh penyidik KPK sendiri," 
imbuhnya.

Menurutnya, Anas harus membeberkan semua fakta yang melilitnya itu supaya 
publik mengetahui sampai dimana saja proyek Wisma Atlet Hambalang itu. [Ant/L-8]

+++++

http://www.suarapembaruan.com/home/yusril-kalau-tak-cukup-bukti-jangan-ragu-bebaskan-anas/47800



KPK Diingatkan Profesional Dan Adil

Yusril: Kalau Tak Cukup Bukti Jangan Ragu Bebaskan Anas
Minggu, 12 Januari 2014 | 6:37

 Yusril Ihza Mahendra [google] 


Berita Terkait

  a.. Akbar Minta Anas Buka Semuanya 
  b.. KPK: Ketakutan Anas Diracun Berlebihan 
  c.. Polisi Tunggu Laporan Anas Terkait Pelemparan Telur 
  d.. KPK Tagih Janji Anas Untuk Buka-Bukaan 
  e.. PPI Harap KPK Kerja Cepat Sesuai Prinsip KUHAP 
[MANADO] Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, penanganan 
kasus hukum mantan Ketua Umum Partai Demokrat,  Anas Urbaningrum agar dilakukan 
secara profesional dan adil.

"Kita mengharapkan agar penegakan hukum itu tetap adil terhadap Anas,  yang 
sudah sejak lama dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” 
katanya usai menjadi narasumber pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apkasi di 
Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/1).

Menurut Yusril, Anas sudah cukup lama menjadi tersangka, kemudian ditahan 
ketika diperiksa KPK pada 10 Januari 2014.

"Oleh karena itu, saya berharap supaya penegakan hukum yang adil dan 
professional, dalam artian kalau cukup bukti silakan dipidana, tetapi kalau 
tidak cukup bukti jangan ragu-ragu untuk membebaskan," katanya.

Ia mengatakan, jangan pengadilan itu menjadi tempat untuk menghukum orang, tapi 
tempat untuk menegakkan keadilan. Jadi saya tetap berharap agar proses 
peradilan itu diproses secara berkeadilan dan objektif.

Sebelumnya, saat memaparkan materinya di depan ratusan kepala daerah, Yusril 
membahas materi tentang penegakan hukum dan keadilan.

"Ke depan konsep kita adalah keadilan dan penegakan hukum harus diterapkan 
dengan baik. Ini penting supaya tidak terjadi kekacauan dalam mengelola negara 
dan menegakkan hukum," katanya.

Agenda ke depan, menurut Yusril, adalah keadilan dituangkan kedalam norma 
hukum. Dan pemerintah pusat harus mempunyai kebijakan penegakan hukum yang 
jelas, ini harus diluruskan dari sekarang.

"Kalau tidak maka selamanya kita akan begini. Semua orang hidup dalam 
ketidakpastian dan semua orang takut. seperti seperti itulah yang terjadi 
didaerah-daerah,” ujarnya. [Ant/L-8]


http://www.suarapembaruan.com/nasional/akbar-minta-anas-buka-semuanya/47872


Akbar Minta Anas Buka Semuanya
Selasa, 14 Januari 2014 | 8:17


[MAKASSAR] Dewan Penasihat Partai Golkar, Akbar Tanjung mengimbau kepada Anas 
Urbaningrum yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan 
Korupsi (KPK) agar tidak ragu dengan lembaga anti rasuah itu.

"Ini adalah proses yang harus dihadapi oleh Anas ketika sudah ditetapkan 
menjadi tersangka dan Anas harusnya tidak ragu dengan KPK agar mengungkap semua 
permasalahan yang dihadapinya," ujarnya di Makassar, Senin )13/1).

Akbar Tanjung yang berada di Makassar menghadiri pernikahan putri dari Pimpinan 
DPRD Muh Roem itu mengaku jika persoalan yang menimpanya merupakan musibah.

Dirinya berpesan kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu agar menyampaikan 
semua keterangan yang diketahuinya kepada penyidik KPK dan menyerahkan semuanya 
untuk diproses.

"Penyelesaian proses hukum itu adalah pembuktian. Mungkin Ada orang lain yang 
terlibat. Kita ingin menyelesaikan persoalan itu secara tuntas olehnya kalau 
ada bukti hukum atau keterangan yang dibutuhkan untuk publik tidak perlu ragu 
mengungkapkannya," katanya.

Dia mengungkapkan jika KPK sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk menerima 
dan memproses semua keterangan yang akan dibeberkan oleh Ketua Presidium 
Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.

Dengan adanya pengakuan dari Anas Urbaningrum dihadapan penyidik KPK, tentunya 
akan membuka tabir kebenaran dari permasalahan yang melilitnya itu dan ini 
dianggap penting untuk memperbaiki citra dan moralnya itu.

"Silahkan sebut saja, siapa saja yang terlibat dalam kasus proyek Wisma 
Hambalang itu karena akan menjadi bahan penelusuran oleh penyidik KPK sendiri," 
imbuhnya.

Menurutnya, Anas harus membeberkan semua fakta yang melilitnya itu supaya 
publik mengetahui sampai dimana saja proyek Wisma Atlet Hambalang itu. [Ant/L-8]

+++++

http://www.suarapembaruan.com/home/yusril-kalau-tak-cukup-bukti-jangan-ragu-bebaskan-anas/47800

KPK Diingatkan Profesional Dan Adil

Yusril: Kalau Tak Cukup Bukti Jangan Ragu Bebaskan Anas
Minggu, 12 Januari 2014 | 6:37

 Yusril Ihza Mahendra [google] 


Berita Terkait

  a.. Akbar Minta Anas Buka Semuanya 
  b.. KPK: Ketakutan Anas Diracun Berlebihan 
  c.. Polisi Tunggu Laporan Anas Terkait Pelemparan Telur 
  d.. KPK Tagih Janji Anas Untuk Buka-Bukaan 
  e.. PPI Harap KPK Kerja Cepat Sesuai Prinsip KUHAP 
[MANADO] Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, penanganan 
kasus hukum mantan Ketua Umum Partai Demokrat,  Anas Urbaningrum agar dilakukan 
secara profesional dan adil.

"Kita mengharapkan agar penegakan hukum itu tetap adil terhadap Anas,  yang 
sudah sejak lama dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” 
katanya usai menjadi narasumber pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apkasi di 
Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/1).

Menurut Yusril, Anas sudah cukup lama menjadi tersangka, kemudian ditahan 
ketika diperiksa KPK pada 10 Januari 2014.

"Oleh karena itu, saya berharap supaya penegakan hukum yang adil dan 
professional, dalam artian kalau cukup bukti silakan dipidana, tetapi kalau 
tidak cukup bukti jangan ragu-ragu untuk membebaskan," katanya.

Ia mengatakan, jangan pengadilan itu menjadi tempat untuk menghukum orang, tapi 
tempat untuk menegakkan keadilan. Jadi saya tetap berharap agar proses 
peradilan itu diproses secara berkeadilan dan objektif.

Sebelumnya, saat memaparkan materinya di depan ratusan kepala daerah, Yusril 
membahas materi tentang penegakan hukum dan keadilan.

"Ke depan konsep kita adalah keadilan dan penegakan hukum harus diterapkan 
dengan baik. Ini penting supaya tidak terjadi kekacauan dalam mengelola negara 
dan menegakkan hukum," katanya.

Agenda ke depan, menurut Yusril, adalah keadilan dituangkan kedalam norma 
hukum. Dan pemerintah pusat harus mempunyai kebijakan penegakan hukum yang 
jelas, ini harus diluruskan dari sekarang.

"Kalau tidak maka selamanya kita akan begini. Semua orang hidup dalam 
ketidakpastian dan semua orang takut. seperti seperti itulah yang terjadi 
didaerah-daerah,” ujarnya. [Ant/L-8]


http://www.suarapembaruan.com/nasional/akbar-minta-anas-buka-semuanya/47872


Akbar Minta Anas Buka Semuanya
Selasa, 14 Januari 2014 | 8:17


[MAKASSAR] Dewan Penasihat Partai Golkar, Akbar Tanjung mengimbau kepada Anas 
Urbaningrum yang sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan 
Korupsi (KPK) agar tidak ragu dengan lembaga anti rasuah itu.

"Ini adalah proses yang harus dihadapi oleh Anas ketika sudah ditetapkan 
menjadi tersangka dan Anas harusnya tidak ragu dengan KPK agar mengungkap semua 
permasalahan yang dihadapinya," ujarnya di Makassar, Senin )13/1).

Akbar Tanjung yang berada di Makassar menghadiri pernikahan putri dari Pimpinan 
DPRD Muh Roem itu mengaku jika persoalan yang menimpanya merupakan musibah.

Dirinya berpesan kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu agar menyampaikan 
semua keterangan yang diketahuinya kepada penyidik KPK dan menyerahkan semuanya 
untuk diproses.

"Penyelesaian proses hukum itu adalah pembuktian. Mungkin Ada orang lain yang 
terlibat. Kita ingin menyelesaikan persoalan itu secara tuntas olehnya kalau 
ada bukti hukum atau keterangan yang dibutuhkan untuk publik tidak perlu ragu 
mengungkapkannya," katanya.

Dia mengungkapkan jika KPK sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk menerima 
dan memproses semua keterangan yang akan dibeberkan oleh Ketua Presidium 
Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) itu.

Dengan adanya pengakuan dari Anas Urbaningrum dihadapan penyidik KPK, tentunya 
akan membuka tabir kebenaran dari permasalahan yang melilitnya itu dan ini 
dianggap penting untuk memperbaiki citra dan moralnya itu.

"Silahkan sebut saja, siapa saja yang terlibat dalam kasus proyek Wisma 
Hambalang itu karena akan menjadi bahan penelusuran oleh penyidik KPK sendiri," 
imbuhnya.

Menurutnya, Anas harus membeberkan semua fakta yang melilitnya itu supaya 
publik mengetahui sampai dimana saja proyek Wisma Atlet Hambalang itu. [Ant/L-8]

+++++

http://www.suarapembaruan.com/home/yusril-kalau-tak-cukup-bukti-jangan-ragu-bebaskan-anas/47800

KPK Diingatkan Profesional Dan Adil

Yusril: Kalau Tak Cukup Bukti Jangan Ragu Bebaskan Anas
Minggu, 12 Januari 2014 | 6:37

 Yusril Ihza Mahendra [google] 


Berita Terkait

  a.. Akbar Minta Anas Buka Semuanya 
  b.. KPK: Ketakutan Anas Diracun Berlebihan 
  c.. Polisi Tunggu Laporan Anas Terkait Pelemparan Telur 
  d.. KPK Tagih Janji Anas Untuk Buka-Bukaan 
  e.. PPI Harap KPK Kerja Cepat Sesuai Prinsip KUHAP 
[MANADO] Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, penanganan 
kasus hukum mantan Ketua Umum Partai Demokrat,  Anas Urbaningrum agar dilakukan 
secara profesional dan adil.

"Kita mengharapkan agar penegakan hukum itu tetap adil terhadap Anas,  yang 
sudah sejak lama dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” 
katanya usai menjadi narasumber pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apkasi di 
Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (11/1).

Menurut Yusril, Anas sudah cukup lama menjadi tersangka, kemudian ditahan 
ketika diperiksa KPK pada 10 Januari 2014.

"Oleh karena itu, saya berharap supaya penegakan hukum yang adil dan 
professional, dalam artian kalau cukup bukti silakan dipidana, tetapi kalau 
tidak cukup bukti jangan ragu-ragu untuk membebaskan," katanya.

Ia mengatakan, jangan pengadilan itu menjadi tempat untuk menghukum orang, tapi 
tempat untuk menegakkan keadilan. Jadi saya tetap berharap agar proses 
peradilan itu diproses secara berkeadilan dan objektif.

Sebelumnya, saat memaparkan materinya di depan ratusan kepala daerah, Yusril 
membahas materi tentang penegakan hukum dan keadilan.

"Ke depan konsep kita adalah keadilan dan penegakan hukum harus diterapkan 
dengan baik. Ini penting supaya tidak terjadi kekacauan dalam mengelola negara 
dan menegakkan hukum," katanya.

Agenda ke depan, menurut Yusril, adalah keadilan dituangkan kedalam norma 
hukum. Dan pemerintah pusat harus mempunyai kebijakan penegakan hukum yang 
jelas, ini harus diluruskan dari sekarang.

"Kalau tidak maka selamanya kita akan begini. Semua orang hidup dalam 
ketidakpastian dan semua orang takut. seperti seperti itulah yang terjadi 
didaerah-daerah,” ujarnya. [Ant/L-8]

Kirim email ke