Hiswana Migas Jatim Tuding Instansi Pengukur (Metrologi) sebagai sumber 
permasalahan dugaan Manipulasi Bea Tera 

SURYA Online, SURABAYA - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana 
Migas) Jatim memberikan keterangan, terkait adanya dugaan manipulasi bea tera 
metrologi puluhan SPBU di Jatim.

Ketua Hiswana Migas Jatim, Rachmad Muhammadiyah, mengakui adanya pemanggilan 
dari kejati ke sejumlah pemilik SPBU. Menurut dia, Kejati mengirim undangan 
kepada pemilik SPBU, untuk menyerahkan bukti tera dan bukti pembayaran tera 
tersebut. “Yang harus dibawa bukti dari uji tera tahun 2007-2012. Jadi kami 
hanya diminta untuk membawa bukti tersebut, dan dimintai keterangan,” ujar 
Rachmad, Selasa (2/9/2014) malam

Rachmad meluruskan, kalaupun ada masalah sebenarnya yang dikejar bukan para 
pemilik SPBU, tapi pelaku uji tera meteorologi. Karena dugaan adanya kesalahan 
ini tidak terjadi di satu-dua SPBU, melainkan hampir semua SPBU di Jatim.

"Saya tidak bisa berkomentar banyak. Tapi sepertinya ada kesalahan di pihak 
sana (instansi pengukur uji tera). Apa mungkin uang yang disetorkan tidak 
sesuai dengan yang kami bayar atau apa, kami tidak tahu,” ungkap Rachmad.

baca juga :

Diduga Manipulasi Tera, Kejaksaan Jatim Periksa 125 Pengusaha SPBU 
==>http://permalink.gmane.org/gmane.culture.region.indonesia.ppi-india/118856

Kirim email ke