Dominasi Imperialisme, Penghisapan Feodalisme dan Penindasan kapitalisme 
Birokrat hanya mungkin dimenangkan oleh revolusi Rakyat dan bukan ditutuntut 
pada sebuah Pemerintahan yang manapun. Suatu Pemerintahan hanyalah melaksanakan 
program politik dari kekuatan politik tertentu atau pemenang Pemilu. Kalau 
ingin memenangkan tiga tuntutan tsb haruslah menyatukan diri dengan gerakan 
rakyat revolusioner dan turut dalam kancah revolusi itu sendir dan bukannya 
menuntut pada Pemerintah yang manapun. Dan Pemerintah Jokowi bukan rezim boneka 
tapi hasil dari pilihan rakyat dan yang sangat lihai dalam Pemilu yl. bukan 
Jokowi tapi justru Prabowo dan  orang-orang sejenisnya.Memutar balikkan 
kenyataan di atas hanya akan menyesatkan dan menjerumuskan rakyat sebagai 
korban buta politik dan pemutar balikan.Mendirikan Pemerintahan rakyat atau 
mendirikan negara sosialis di Indonesia sekarang ini adalah tidak mungkin karna 
untuk untuk itu dibutuhkan perjuangan dan revolusi serta persiapan yang rapi 
dan berjangka panjang dan jangan lupa,untuk semua itu memerlukan pengorbanan 
yang besar dan keberanian serta kecerdasan. Untuk mencapai semua ini dengan 
jalan revolusi mulut seperti di jaman bung Karno sudah tidak mungkin dan tidak 
pernah mungkin dan juga rakyat tidak mau terjebak untuk kesekian kalinya: 
rakyat dihasut berevolusi, tapi ketika revolusi baru mau digerakkan dan gagal 
lalu meyerah diri pada kontra revolusi yang ahirnya rakyat menjadi 
korban.Sekarang ini adalah persiapan jangka panjang dan bukan lagi melancarkan 
revolusi mulut,revolusi kobar semangat menuntut apa yang masih jadi 
impian.Rakyat menuntut realitas ,meski sekecil apapun dan bukan fantasi meski 
sebesar apapun  dalam melaksanakan usaha mensejahterkan mereka. Mereka perlu 
punya penghasilan dan kesempatan kerja untuk menopang hidup mereka dan bukan 
demonstrasi dan rapat-rapat untuk melahirkan seruan-seruan yang tak pernah 
membuahkan apa-apa bagi mereka, memerlukan kesejahteraan, jaminan sosial, 
jaminan kesehatan serta pendidikan dengan biaya terjengkau betapapun semua itu 
belum berkwalitas tinggi dan memuaskan untuk saat ini.Cita-cita agung harus 
dilaksanakan sendiri bersama gerakan rakyat revolusioner dan bukan mengandalkan 
pada tuntutan-tuntutan semata, pada seruan-seruan, pada pendirian 
organisasi-organisasi kecil  dan sektaris yang terpisah dari rakyat dan sekedar 
pengalihan hobby pribadi dalam ormas dan yang hanya mengharap perhatian dari 
penguasa, mengharapkan subsidi-subsidi, memungut sumbangan yang tidak jelas 
untuk apa akan digunakan dan pula tak terbuktikan untuk siapa penggunaannya.
  ASAHAN.


  ----- Original Message ----- 
  From: Tatiana Lukman [email protected] [sastra-pembebasan] 
  To: Sastra Pembebasan ; Temu Eropa ; DISKUSI FORUM HLD 
  Sent: Sunday, December 07, 2014 5:09 PM
  Subject: #sastra-pembebasan# 


    



  Roedy HaBida




  24 november om 4:59 · Jakarta · 






  Kata temen saya, Jokowi-JK sebagaimana Rezim boneka lainnya yang pernah 
berkuasa di Indonesia sangat lihai dan berpengalaman memenangkan Pemilhan Umum 
(PEMILU), akan tetapi tidak satu pun dari mereka yang memiliki kemauan, 
kemampuan dan lebih-lebih keberanian MEMENANGKAN masalah pokok rakyat Indonesia 
atas: “Dominasi Imperialisme, Penghisapan Feodalisme dan Penindasan Kapitalisme 
Birokrat”. 
  kalau kata anda bagaimana ??



  

Kirim email ke