Assalammu'alaikum wr wb, Para netters yang budiman, peristiwa kekerasan yang dilancarkan terhadap kelompok "Achmadiyah", ditinjau dari firman-firman Allah swt maupun sunnah rasulullah Muhammad saw (baca al-Quranu al-Karim secara runtun dan sabar, teliti sunnah rasulullah Muhammad saw atas dasar fakta-fakta sejarah), akan TETAP tidak membenarkan TINDAK KEKERASAN dan TINDAK MEMAKSAKAN KEBENARAN SENDIRI kepada yang lain. Apapun alasan demi membela kemurnian, membela kebenaran, membela keutuhan al-Dinu al-Islam (agar mendapat pahala surga) maka MEMAKSAKAN al-Dinu al-Islam sebagai SATU-SATUNYA panutan manusia adalah BERTENTANGAN dengan KEHENDAK DAN HUKUM YANG DITETAPKAN oleh Allah swt terhadap manausia dan masyarakatnya serta terhadap alam semesta.
Para UTUSAN dan NABI yang dikirimkan oleh Allah swt kepada setiap kelompok manusia TIDAK SEORANGPUN TELAH BERHASIL mengajak manusia untuk menerima al-Dinu al-Islam sebagai satu-satunya panutan hidup bagi manusia. REALITAS hidup ini harus kita terima dengan IHLAS!!!!!!!!!!! Apalagi manusia biasa yang awam akan dapat melaksanakannya!!!!!!!!! Bahwa dewasa ini al-Dinu al-Islam semakin menjadi bahan diskusi, bahan pembicaraan, bahan pemberitaan dan perjuangan antara pro dan kontra adalah suatu HIKMAH AKBAR bagi manusia untuk mengenal dan mempelajari al-Dinu al-Islam dari tangan pertama: AL-QURANU AL-KARIIM dan AL-KAUNIYAH (alam semesta dan masyarakat manusia sebagai model firman Allah swt dalam wujud yang langsung dapat diindera). Dengan tingkat penguasaan ilmu dan teknologi zaman superstring teori dan zaman informatika maka akan faham dan mengerti manusia terhadap al-Dinu al-Islam sebagai suatu ROHMATAN LIL' ALAMIIN. Dan manusia Muslim yang benar-benar beriman dan taqwa kepada Allah swt TIDAK AKAN GAMPANG-GAMPANGAN DAPAT MENERIMA kelompok "Ahmadiyah" sebagai saudara seiman!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Hanya kaum munafik dan musyrik yang lahiriah menyatakan Muslim tetapi di dalam praktek hidup keseharian bertindak bertentangan dengan PETUNJUK al-Quranu al-Kariim yang menerima kehadiran nabi baru sesudah rasulullah Muhammad saw. Dan bagi mereka ini berlaku firman Allah swt dalamm Surah Al-Kafirun: "LAKUM DINUKUM WA LIYADIIN". Oleh sebab itu tidak dapat dibenarkan untuk menggunakan kekerasan memaksa mereka untuk tidak mengaku dirinya Muslim. Wassalam, A.M ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, July 29, 2005 7:00 PM Subject: is-lam Digest, Vol 8, Issue 34 > Send is-lam mailing list submissions to > [email protected] > > To subscribe or unsubscribe via the World Wide Web, visit > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > or, via email, send a message with subject or body 'help' to > [EMAIL PROTECTED] > > You can reach the person managing the list at > [EMAIL PROTECTED] > > When replying, please edit your Subject line so it is more specific > than "Re: Contents of is-lam digest..." > > > Today's Topics: > > 1. Re: THINK GLOBALLY ACT LOCALLY --x| (Raden Budiman) > 2. FW: [is-lam] THINK GLOBALLY ACT LOCALLY --x| (Riko) > 3. Gus Dur: .... Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah !! (A_Dharmawan) > > > ---------------------------------------------------------------------- > > Message: 1 > Date: Fri, 29 Jul 2005 14:04:41 +0700 > From: "Raden Budiman" <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: [is-lam] THINK GLOBALLY ACT LOCALLY --x| > To: [EMAIL PROTECTED] > Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]> > Content-Type: text/plain; charset="ISO-8859-1"; format="flowed" > > On Thu, 28 Jul 2005 18:02:30 -0700 (PDT) > AFR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > 1. nggak paham & nggak akan pegang adab pandangan org > > bisnis spt judul topik. ada ketidakkonsitenan antara > > tatanan berpikir & berbuat yg disebut sbg MUNAFIK. > > mahamkan sunnah berbasis bisnis modern saja sdh ngaco. > > gambaran org lbh mengedepankan aqli drpd naqli. > > | Coba deh ........ anda baca Al-Quran. > Betapa banyak pernyataan Alloh yang berbunyi AFALA > TA'QILUN. > Itu artinya harus pake aqal => dalilnya disebut dalil aqli > ! > > Tapi......tak apalah bila anda alergi dengan istilah > English. > > Berpikir itu harus luas....cik........'alamin. > Jangan macam katak dalam tempurung. > Berbuat itu mulai dari lingkaran terdekat. > > > > > 2. antum jelaskan pongkol ketauhidan itu Ibrahim as. > > apa tuntunan naqlinya? > > | Begini ya....... > Nabi Ibrohim itu disebut oleh para ahli agama sebagai > Bapak para nabi. > Para nabi itu.......misinya TAWHID. > Dari situ saya mengambil istilah BAPAK TAWHID. > Tak ada itu dalam definisi saya pongkol ketauhidan. > Ana tak faham maksud PONGKOL. > > > > > >apakah Adam as, Idris as, Nuh > > as & Hud as bukan ajaran tauhid? apa tuntunan jika > > tidak? > > | Apakah saya menyebutkan mereka bukan bertawhid ?! > > > > > 3. antum bilang, > > ".. yaitu Nabi Ibrohim as sudah membuat istilah > > BALDATAN AMINAN. Sang Bapak Tawhid ini sudah jauh-jauh > > hari memikirkan .." > > > > anda kira konsep ketauhidan itu rekayasa para nabi > > hingga ada istilah bldatan-X, -Y? anda pasti ingin > > coba yakinkan pd org seolah Ibrahim as aldh the VVVIP > > ttg tauhid. berpikirlah kalau ngomong & berujuklah pd > > Qur'an dan hadist. > > > > anda kira konsep ketauhidan itu rekayasa para nabi > > | Apakah saya menyatakan "ketauhidan itu rekayasa para > nabi" ? > > > > hingga ada istilah bldatan-X, -Y? > > | Buka Kamus AlQuran anda lalu cari kalimat BALDATAN > AMINAN, pasti anda dapatkan. > > > >anda pasti ingin > > coba yakinkan pd org seolah Ibrahim as aldh the VVVIP > > ttg tauhid. berpikirlah kalau ngomong & berujuklah pd > > Qur'an dan hadist. > > | Anda pasti ingin menghujah saya dengan Qur'an dan > hadist.........unjukkanlah ! > > > > > 3. Raden 'kurang' Budiman katakan: > > "Para ahli sejarah barat yang obyektif menyatakan > > bahwa ..." > > > > buat wanti-wanti saja pd jama'ah muslim yg mau > > diingatkan. sejauh saya membaca & pelajari pola pikir > > manusia-manusia, baik bertemu langsung/tidak, bila > > anda temui org yg ngaku Islam, yg mereka bershalat & > > bershaum & bernashet juga namun dlm nasehatnay byk > > mengutip kalimat org2 barat (orientalis), niscaya > > mereka itulah pengemban thaghut & bibit dajjal. > > > > peganglah ini kalau mau, > > org Islam boleh mengutip saran & kaum barat hanyalah > > dlm urusan duniawi, TIDAK ukhrawi! > > | Terima kasih anda telah mengajari saya bagaimana > membedakan urusan > duniawi dan ukhrawi. Mungkin disinilah kurangnya saya dan > kelebihannya itu > ada pada anda. Sudah selayaknya orang yang berlebih > memberi kepada yang kurang. > > > > > Raden 'kurang' Budiman, > > kalau antum ahmadiyah da'wahlah TANPA Qur'an & hadist. > > seluruh jama'ah muslim dr perangai lembut hingga > > keras, yg bbrp waktu merusak, tak akan pernah mengakui > > ahmadiyah hingga kelompok kalian mau dima'mumi dlm > > shalat. > > | SAYA BUKAN AHMADIYAH ! > > > > salam, > >Fahru > > Wassalam, > R. Budiman > > > > ============================================================================ ============ > Dapatkan kemudahan layanan Mobile Email dari VENTUS untuk Personal, VENTUS Easy. > > Klik http://easy.ventusmobile.com > ============================================================================ ============ > > > ------------------------------ > > Message: 2 > Date: Fri, 29 Jul 2005 16:31:17 +0700 > From: "Riko" <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: FW: [is-lam] THINK GLOBALLY ACT LOCALLY --x| > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Message-ID: > <[EMAIL PROTECTED]> > Content-Type: text/plain; charset="iso-8859-1" > > Assalamu'alaikum wr.wb > Sebelumnya saya minta maaf kepada semua saudara saya - > di milis ini . menurut saya ada baiknya adu argumentasi ini - > di sudahi saja karena tentunya saudaraku semua sudah jauh - > lebih banyak tahu dari saya bahwa islam itu bukan agama yang - > harus di pertentangan . lagi pula buat apa kita berdebat yang sudah - > terjadi toh kalaupun sebelum kejadian kita ada di sana belum tentu kita - > kita mampu untuk berbuat menhalangi mereka untuk melakukan tindakan tsb. > Terus terang semakin lama saya membaca perdebatan ini sudah bercampur dgn - > amarah yang dapat mengakibatkan kita berbicara lepas kontrol. > ( Maaf bila saya salah ) Tapi mari kita coba pikirkan bagaimana nasib - > agama kita , agama Islam bila keadaannya seperti ini . Mari kita pelajari - > bahwa karena banyaknya perbedaan pendapat yang di biarkan menjadikan Islam - > terbecah belah .Marilah yuk kita coba menyatukan pendapat, hilangkan perbedaan - > yang semua tentunya berdasarkan al'quran dan hadist .Terima kasih. > Wassalamu'alaikum wr.wb > > -----Original Message----- > From: Raden Budiman [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Friday, July 29, 2005 2:05 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: Re: [is-lam] THINK GLOBALLY ACT LOCALLY --x| > > > On Thu, 28 Jul 2005 18:02:30 -0700 (PDT) > AFR <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > 1. nggak paham & nggak akan pegang adab pandangan org > > bisnis spt judul topik. ada ketidakkonsitenan antara > > tatanan berpikir & berbuat yg disebut sbg MUNAFIK. > > mahamkan sunnah berbasis bisnis modern saja sdh ngaco. > > gambaran org lbh mengedepankan aqli drpd naqli. > > | Coba deh ........ anda baca Al-Quran. > Betapa banyak pernyataan Alloh yang berbunyi AFALA > TA'QILUN. > Itu artinya harus pake aqal => dalilnya disebut dalil aqli > ! > > Tapi......tak apalah bila anda alergi dengan istilah > English. > > Berpikir itu harus luas....cik........'alamin. > Jangan macam katak dalam tempurung. > Berbuat itu mulai dari lingkaran terdekat. > > > > > 2. antum jelaskan pongkol ketauhidan itu Ibrahim as. > > apa tuntunan naqlinya? > > | Begini ya....... > Nabi Ibrohim itu disebut oleh para ahli agama sebagai > Bapak para nabi. > Para nabi itu.......misinya TAWHID. > Dari situ saya mengambil istilah BAPAK TAWHID. > Tak ada itu dalam definisi saya pongkol ketauhidan. > Ana tak faham maksud PONGKOL. > > > > > >apakah Adam as, Idris as, Nuh > > as & Hud as bukan ajaran tauhid? apa tuntunan jika > > tidak? > > | Apakah saya menyebutkan mereka bukan bertawhid ?! > > > > > 3. antum bilang, > > ".. yaitu Nabi Ibrohim as sudah membuat istilah > > BALDATAN AMINAN. Sang Bapak Tawhid ini sudah jauh-jauh > > hari memikirkan .." > > > > anda kira konsep ketauhidan itu rekayasa para nabi > > hingga ada istilah bldatan-X, -Y? anda pasti ingin > > coba yakinkan pd org seolah Ibrahim as aldh the VVVIP > > ttg tauhid. berpikirlah kalau ngomong & berujuklah pd > > Qur'an dan hadist. > > > > anda kira konsep ketauhidan itu rekayasa para nabi > > | Apakah saya menyatakan "ketauhidan itu rekayasa para > nabi" ? > > > > hingga ada istilah bldatan-X, -Y? > > | Buka Kamus AlQuran anda lalu cari kalimat BALDATAN > AMINAN, pasti anda dapatkan. > > > >anda pasti ingin > > coba yakinkan pd org seolah Ibrahim as aldh the VVVIP > > ttg tauhid. berpikirlah kalau ngomong & berujuklah pd > > Qur'an dan hadist. > > | Anda pasti ingin menghujah saya dengan Qur'an dan > hadist.........unjukkanlah ! > > > > > 3. Raden 'kurang' Budiman katakan: > > "Para ahli sejarah barat yang obyektif menyatakan > > bahwa ..." > > > > buat wanti-wanti saja pd jama'ah muslim yg mau > > diingatkan. sejauh saya membaca & pelajari pola pikir > > manusia-manusia, baik bertemu langsung/tidak, bila > > anda temui org yg ngaku Islam, yg mereka bershalat & > > bershaum & bernashet juga namun dlm nasehatnay byk > > mengutip kalimat org2 barat (orientalis), niscaya > > mereka itulah pengemban thaghut & bibit dajjal. > > > > peganglah ini kalau mau, > > org Islam boleh mengutip saran & kaum barat hanyalah > > dlm urusan duniawi, TIDAK ukhrawi! > > | Terima kasih anda telah mengajari saya bagaimana > membedakan urusan > duniawi dan ukhrawi. Mungkin disinilah kurangnya saya dan > kelebihannya itu > ada pada anda. Sudah selayaknya orang yang berlebih > memberi kepada yang kurang. > > > > > Raden 'kurang' Budiman, > > kalau antum ahmadiyah da'wahlah TANPA Qur'an & hadist. > > seluruh jama'ah muslim dr perangai lembut hingga > > keras, yg bbrp waktu merusak, tak akan pernah mengakui > > ahmadiyah hingga kelompok kalian mau dima'mumi dlm > > shalat. > > | SAYA BUKAN AHMADIYAH ! > > > > salam, > >Fahru > > Wassalam, > R. Budiman > > > > ============================================================================ ============ > Dapatkan kemudahan layanan Mobile Email dari VENTUS untuk Personal, VENTUS Easy. > > Klik http://easy.ventusmobile.com > ============================================================================ ============ > _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > ------------------------------ > > Message: 3 > Date: Fri, 29 Jul 2005 14:55:12 +0400 > From: A_Dharmawan <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [is-lam] Gus Dur: .... Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah !! > To: Milis is-lam <[email protected]> > Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]> > Content-Type: text/plain; charset=iso-8859-1 > > He..he.. Gus Dur koq di lawaaan...!! > > /ad > -------------------------------------------------------------- > > Gus Dur Imbau Masyarakat Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah > Iqbal Fadil - detikcom > > Jakarta - Bukan Gus Dur namanya kalau tidak kontroversial. Gus Dur mengimbau > masyarakat tidak menghiraukan fatwa haram MUI soal aliran Ahmadiyah. > > "Saya minta masyarakat menunggu pendapat Mahkamah Agung," kata Gus Dur dalam > jumpa pers di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2005). > > Pemilik nama lengkap Abdurrahman Wahid ini meminta MA segera menggelar > sidang mengenai Ahmadiyah. Permintaan itu dituangkan dalam surat yang > dilayangkan ke Ketua MA Bagir Manan. "Suratnya sudah dikirim karena sudah > jelas kita negara nasional bukan Islam," tegas mantan presiden ini. > > Gus Dur bersama sejumlah pemuka agama lain membentuk Aliansi Masyarakat > Madani untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan. Tampak turut serta dalam > forum ini Dawam Rahardjo, Djohan Effendy, Ulil Abshar Abdala, Anand Khrisna, > Jati Kusuma (kepercayaan), Pendeta Wenata Sahidin (PGI), Romo Edi (KWI), YH > Lamardi (Jamaah Ahmadiyah Indonesia). > > Jati Kusuma menambahkan, berkeyakinan adalah hak dasar manusia. "Lembaga itu > adalah buatan manusia. Jadi bisa sering terjebak kepentingan pribadi, > kelompok dan politik," tandasnya. > > Sementara, anggota jemaah Ahmadiyah, YH Lmardi mengaku tidak bisa berbuat > apa-apa lagi. "Kami dalam keadaan limbung. Kami hanya bisa diam sekarang," > keluhnya. > > Aliansi ini menuntut MUI segera mencabut fatwa mengenai Ahmadiyah. "Kami > menuntut MUI mengeluarkan fatwa haram terhadap kelompok yang menggunakan > kekerasan atas nama agama," kata koordinator aliansi, Ulil Abshar. > > Selain itu, negara dituntut untuk menjamin kebebasan dan keamanan dalam > melaksanakan agama. "Kita menuntut pemerintah memberi perhatian pada > kelompok Islam yang kerap kali menggunakan kekerasan dalam menangani > perbedaan," desak tokoh Jaringan Islam Liberat (JIL) ini. > > Pihaknya juga menuntut Departemen Agama menggelar dialog terbuka untuk > mengatasi masalah ini. Forum itu diusulkan untuk dihadiri perwakilan dari > Muhammadiyah, NU, MUI dan Jemaah Ahmadiyah Indonesia serta kelompok lain > seperti pembela HAM. (ton) > > > > > > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of AFR > Sent: Friday, July 29, 2005 10:49 AM > To: Milis is-lam > Subject: Re: [is-lam] Ahmadiyah : Meluruskan Maksud --c| > > kekerasan itu jalan yg paling tidak disukai SEMUA ORG > ketika hendak perbaiki diri/lingkungan walau itu tlh > berjalan sesuai 'prosedur' alaminya (kalau nggak mau > dibilang sdh ngikut sunatullah). > > sblm kekerasan sdhlah ada ingatan-ingatan dulu > berbagai cara lembut, tembusan pd aparat apkh itu MUI, > kepolisian atw warga setempat. sbgmana org nyumet > petasan 'nggak seni' kalau ujug-ujug diledakkan dari > dekat kecuali mau celaka sendiri. sundut sumbunya > dulu, lalu bbrp saat meledak & org dengar gelegarnya > dgn riang. > > itulah ayat kejadian. pasti ada sebab-sebabnya shg > menarik disimak & bisa dimaklumi kenapanya. jgn temans > muslim itu asbun nggak suka kekerasan sementara > dirinya kurang info apa terjadi sblm kekerasan. > --- > > bagi temans yg nge-fans Gymnastyar, ulama yg dikenal > lembut bahasanya, saya ingin tanya (brgkali tahu) > > 1. apa sikapnya ttg ahmadiyah? [dugaan -> dia pantang] > 2. dgn kelembutan bhsnya, apa pernah kasih nasehat dlm > ceramahnya? > > itulah tanggung jawab ulama di masanya. tak seharusnya > memilih topik 'enak telinga' saja. ada resiko salah & > disalahkan bila tahu kemunkaran tapi diam saja. > > mari temans, > kita beljar bersama berpikir realistis hadapi. suasana > keras itu buruk, tapi tak selamanya buruk kalau utk > hadapi kemunkaran. maaf saya keras tanggapi sikap > temans yg mungkin blm tahu sesuatu. > > > salam, > Fahru > > > --- > Outgoing mail is certified Virus Free. > Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com). > Version: 6.0.859 / Virus Database: 585 - Release Date: 2/14/2005 > > > > > > ------------------------------ > > _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > End of is-lam Digest, Vol 8, Issue 34 > ************************************* _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
