Soal keyakinan memang gak bisa untuk dipaksakan, tapi yang perlu dikhawatirkan adalah orang seperti gus dur itu, dibilang ulama tapi koq seperti itu gak pernah menentramkan hati umat, dibilang teknokrat udah terbukti ngurus negara gak becus!!!!. Untuk permasalahan seperti ahmadiyah ini saya kira kita perlu meluruskan, kalau mereka mengakui adanya rasul setelah Nabi Muhammad dan aqidahnya tidak sesuai dengan ajaran Al Quran dan Sunah berarti mereka bukan islam.
----- Original Message ----- From: "Riko" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, August 03, 2005 1:44 PM Subject: FW: [is-lam] Gus Dur: .... Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah !! Papa Choky saya rasa anda mencoba untuk bijaksana - cuma enggak tahu arahnya. Maaf bila saya salah , pembicaraan - Anda menurut saya sangat kritis dan sangat berbahaya, jadi saran - saya cobalah berfikir sebelum berucap apalagi menulis yang di saampaikan ke orang lain. -----Original Message----- From: Hermanto [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, August 03, 2005 1:38 PM To: Milis is-lam Subject: RE: [is-lam] Gus Dur: .... Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah !! Papa Choky wrote: Jadi menurut saya, yah sama saja Ahmadiyah dengan agama selain Islam. manto: Setuju. Papa Choky wrote: jadi mengapa kita malah mendiskreditkan Ahmadiyah manto: lho...*#&[EMAIL PROTECTED]&#% tulisan sampean koq nggak nyambung dengan tulisan diatasnya *&[EMAIL PROTECTED] Bingun ech.. bingung aku.... wong, Ahmadiyah mengaku Islam koq.... Jadi yach harus dikasih tahu bahwa dia adalah sesat.... kalo laennya (Katholik, Budha, etc) itu namanya Kafir (bukan Islam). Papa Choky wrote: Masalah Ahmadiyah mengakui keberadaan Nabi Muhammad SAW dan keberadaan nabi sesudahnya itu (seperti juga Agama Bahai di Iran) biarkan saja, karena setiap agama punya sejarah sendiri-sendiri. Seperti kita mengakui ada Nabi Isa dan ada nabi sesudahnya, yaitu Muhammad SAW, sementara Kristen dan Katholik tidak mengakui keberadaan Nabi Muhammad dalam ajaran realita sekarang ini. Nah kita mendingan ngasih mereka pencerahan, bila mereka gak mau yah biarkan sajah, setidaknya kita sudah mengingatkan, Khan sudah bukan rahasia lagi kalau yang namanya hidayah hanya dari Allah SWT semata. Manto: Sebaiknya antum harus membedakan antara Kafir dan Sesat. Itu akan membedakan kita dalam menanganinya. Kalau kafir udah bukan urusan kita lagi. Tetapi sesat itu adalah duri didalam daging. Harus diluruskan atau bahkan dibuang. Kecuali kalo mereka mengatakan bahwa mereka bukan Islam (kafir). gimana Mas Choky???? -----Original Message----- From: Papa Choky [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, August 03, 2005 1:11 PM To: 'Milis is-lam' Subject: RE: [is-lam] Gus Dur: .... Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah !! Hem,,,, Buat saya,,,, Mengapa Katholik, Kristen, Budha, Hindu, Bahkan Kong Hu Chu tidak terlalu dipermasalahkan,,, Lalu mengapa Ahmadiyah dipermasalahkan,,, Adalah wajar bila MUI megeluarkan Fatwa bahwa Ahmadiyah haram, sebagaimana agama yang lain tentu juga haram untuk umat muslim. Jadi menurut saya, yah sama saja Ahmadiyah dengan agama selain Islam, jadi kita sebagai umat Islam tetap harus menjadi rahmat bagi lingkungannya termasuk untuk Ahmadiyah, jadi jangan hanya baik sama Katholik ajah, Kristen ajah, Budha ajah, Hindu Ajah, atau Kong Hu Chu ajah kita jadi mengapa kita malah mendiskreditkan Ahmadiyah,,, Masalah Ahmadiyah mengakui keberadaan Nabi Muhammad SAW dan keberadaan nabi sesudahnya itu (seperti juga Agama Bahai di Iran) biarkan saja, karena setiap agama punya sejarah sendiri-sendiri. Seperti kita mengakui ada Nabi Isa dan ada nabi sesudahnya, yaitu Muhammad SAW, sementara Kristen dan Katholik tidak mengakui keberadaan Nabi Muhammad dalam ajaran realita sekarang ini. Nah kita mendingan ngasih mereka pencerahan, bila mereka gak mau yah biarkan sajah, setidaknya kita sudah mengingatkan, Khan sudah bukan rahasia lagi kalau yang namanya hidayah hanya dari Allah SWT semata. Iman Sudjudi -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of A_Dharmawan Sent: 29 Juli 2005 17:55 To: Milis is-lam Subject: [is-lam] Gus Dur: .... Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah !! He..he.. Gus Dur koq di lawaaan...!! /ad -------------------------------------------------------------- Gus Dur Imbau Masyarakat Abaikan Fatwa Haram Ahmadiyah Iqbal Fadil - detikcom Jakarta - Bukan Gus Dur namanya kalau tidak kontroversial. Gus Dur mengimbau masyarakat tidak menghiraukan fatwa haram MUI soal aliran Ahmadiyah. "Saya minta masyarakat menunggu pendapat Mahkamah Agung," kata Gus Dur dalam jumpa pers di Kantor PBNU, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2005). Pemilik nama lengkap Abdurrahman Wahid ini meminta MA segera menggelar sidang mengenai Ahmadiyah. Permintaan itu dituangkan dalam surat yang dilayangkan ke Ketua MA Bagir Manan. "Suratnya sudah dikirim karena sudah jelas kita negara nasional bukan Islam," tegas mantan presiden ini. Gus Dur bersama sejumlah pemuka agama lain membentuk Aliansi Masyarakat Madani untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan. Tampak turut serta dalam forum ini Dawam Rahardjo, Djohan Effendy, Ulil Abshar Abdala, Anand Khrisna, Jati Kusuma (kepercayaan), Pendeta Wenata Sahidin (PGI), Romo Edi (KWI), YH Lamardi (Jamaah Ahmadiyah Indonesia). Jati Kusuma menambahkan, berkeyakinan adalah hak dasar manusia. "Lembaga itu adalah buatan manusia. Jadi bisa sering terjebak kepentingan pribadi, kelompok dan politik," tandasnya. Sementara, anggota jemaah Ahmadiyah, YH Lmardi mengaku tidak bisa berbuat apa-apa lagi. "Kami dalam keadaan limbung. Kami hanya bisa diam sekarang," keluhnya. Aliansi ini menuntut MUI segera mencabut fatwa mengenai Ahmadiyah. "Kami menuntut MUI mengeluarkan fatwa haram terhadap kelompok yang menggunakan kekerasan atas nama agama," kata koordinator aliansi, Ulil Abshar. Selain itu, negara dituntut untuk menjamin kebebasan dan keamanan dalam melaksanakan agama. "Kita menuntut pemerintah memberi perhatian pada kelompok Islam yang kerap kali menggunakan kekerasan dalam menangani perbedaan," desak tokoh Jaringan Islam Liberat (JIL) ini. Pihaknya juga menuntut Departemen Agama menggelar dialog terbuka untuk mengatasi masalah ini. Forum itu diusulkan untuk dihadiri perwakilan dari Muhammadiyah, NU, MUI dan Jemaah Ahmadiyah Indonesia serta kelompok lain seperti pembela HAM. (ton) -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of AFR Sent: Friday, July 29, 2005 10:49 AM To: Milis is-lam Subject: Re: [is-lam] Ahmadiyah : Meluruskan Maksud --c| kekerasan itu jalan yg paling tidak disukai SEMUA ORG ketika hendak perbaiki diri/lingkungan walau itu tlh berjalan sesuai 'prosedur' alaminya (kalau nggak mau dibilang sdh ngikut sunatullah). sblm kekerasan sdhlah ada ingatan-ingatan dulu berbagai cara lembut, tembusan pd aparat apkh itu MUI, kepolisian atw warga setempat. sbgmana org nyumet petasan 'nggak seni' kalau ujug-ujug diledakkan dari dekat kecuali mau celaka sendiri. sundut sumbunya dulu, lalu bbrp saat meledak & org dengar gelegarnya dgn riang. itulah ayat kejadian. pasti ada sebab-sebabnya shg menarik disimak & bisa dimaklumi kenapanya. jgn temans muslim itu asbun nggak suka kekerasan sementara dirinya kurang info apa terjadi sblm kekerasan. --- bagi temans yg nge-fans Gymnastyar, ulama yg dikenal lembut bahasanya, saya ingin tanya (brgkali tahu) 1. apa sikapnya ttg ahmadiyah? [dugaan -> dia pantang] 2. dgn kelembutan bhsnya, apa pernah kasih nasehat dlm ceramahnya? itulah tanggung jawab ulama di masanya. tak seharusnya memilih topik 'enak telinga' saja. ada resiko salah & disalahkan bila tahu kemunkaran tapi diam saja. mari temans, kita beljar bersama berpikir realistis hadapi. suasana keras itu buruk, tapi tak selamanya buruk kalau utk hadapi kemunkaran. maaf saya keras tanggapi sikap temans yg mungkin blm tahu sesuatu. salam, Fahru --- Outgoing mail is certified Virus Free. Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com). Version: 6.0.859 / Virus Database: 585 - Release Date: 2/14/2005 _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
