Title: RE: [is-lam] Masalah Pernikahan ( Pola Misyar di Saudi Arabia)

Assalamu 'alaikum wr.wb.

Membaca berita ini jadi kepingin nanya nih, dulu di zaman Rasulullah SAW orang nikah itu gimana sih caranya ? Apa ada catatan seperti zaman sekarang atau enggak sih ? En ada yang tauk nggak gimana cara Rasulullah SAW menikahkan anaknya Fatimah RA kepada Ali RA, Umi Qulsum dan Ruqoyah kepada Uthman RA. Gimana cara Rasul menikahi istri-istrinya (Aisyah, Zainab, Maria, dll) ? Mungkin ada yang bisa memberikan informasi atau pencerahan ?

Wasssalam,

Zainal

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]] On Behalf Of A_Dharmawan
Sent: Sunday, August 28, 2005 2:57 AM
To: Milis is-lam
Subject: RE: [is-lam] Masalah Pernikahan ( Pola Misyar di Saudi Arabia)


Islam sebenarnya sudah mengajarkan untuk mempermudah prosesi Nikah.
Tapi..lagi-lagi adat istiadat lokal kadang-kadang lebih kuat dan akhirnya
"Menutup habis"  keindah islam itu sendiri walaupun itu terjadi di Jazirah
nabi.

Untuk Umat Islam di Luar tanah Arab....harus bisa melihat  mana-mana yang
Islam dan mana-mana yang budaya Lokal Arab, agar tidak latah !

/ad

========================================================
Nikah 'Misyar' Meningkat di Bagian Timur Saudi

SANA'A--MIOL: Nikah misyar alias nikah siri di wilayah bagian timur Arab
Saudi seperti dilaporkan situs Al-Watan, Jum`at (26/8), meningkat karena
sejumlah fatwa ulama membolehkan jenis pernikahan itu selama memenuhi syarat
sah.
Syarat sah pernikahan, menurut sebagai ulama, adalah ijab dan qabul
(persetujuan kedua mempelai) dan saksi. Sebagian lainnya adalah mewajibkan
wali sebagai syarat sah apalagi yang menikah adalah gadis. Sementara bagi
para janda tidak disyaratkan wali.

Kalau lewat pernikahan biasa, seorang pemuda selain harus membayar mas kawin
mahal, juga menyediakan rumah dan menanggung biaya pesta yang tergolong
besar untuk ukuran kebanyakan.
Karena itu, banyak pria lebih memilih menikah dengan cara diam-diam yang
penting halal alias ada saksi tanpa harus melakukan pesta dengan tamu
undangan seperti lumrahnya pernikahan biasa.
``Salah satu sebab utamanya adalah faktor ekonomi, sebab sebagian pemuda
tidak mampu menanggung biaya pesta, menyiapkan rumah milik dan harta gono
gini, maka mereka memilih menikah dengan cara misyar yang penting halal,``
ujar Ummu Adil, salah seorang Khatibah (semacam mak comblang).

Sebagain pemuda secara terus terang mengaku lebih memilih cara perkawinan
demikian karena alasan ekonomi. ``Nikah misyar adalah cara terbaik bagi saya
untuk menikah agar tidak terperosok dalam perbuatan haram (zina red.),``
ujar Khalid Ghanem, seorang pemuda yang sedang mencari jodoh lewat misyar.

``Meskipun tradisi tidak membenarkan cara pernikahan seperti ini, tapi
kondisi ekonomi sebagian pemuda mendorong untuk mengakhiri masa lajang
mereka dengan cara ini selama hal itu halal,`` ujar Ahmed Moussa, pemuda
lainnya.
Sebagian khatibah telah berhasil mengawinkan 40 pasangan dalam musim panas
tahun ini dengan cara misyar. Sebagaimana diketahui, musim panas merupakan
musim pernikahan bagi pasangan muda-mudi umumnya di Arab.

Di antara ulama terkemuka yang membolehkan pernikahan dengan cara siri itu
adalah Dr. Yusuf Qardawi, salah seorang pakar Muslim kontemporer terkemuka
di dunia Islam. Ia berpendapat bahwa nikah ini adalah nikah syar`i (sah)
selama ada ijab-qabul dan saksi.

Daripada `jatuh` dalam perbuatan haram, maka zawaj misyar, demikian nama
populernya, adalah pilihan sebagian pemuda salah satu negeri kaya minyak
itu. Yang penting bukan mut`ah alias kawin kontrak yang diharamkan oleh
ijma` (konsensus) ulama Islam Sunni. (Ant/OL-1)




---
Outgoing mail is certified Virus Free.
Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
Version: 6.0.859 / Virus Database: 585 - Release Date: 2/14/2005


_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke