Assalamu'alaikum Wr. Wb
Salam kenal, Saya Inu Febiana (laki-laki). Sudah sejak lama bergabung
di milis ini namun sejauh ini jarang yang saya baca sampai tuntas.
Semua edisi hanya saya baca sepintas dalam folder tersendiri yang
telah saya buat sebelumnya untuk dibaca bila berkesempatan.

Saudaraku, terus terang saya kaget membaca tulisan dan reply antar
saudara kita yang satu dan lainnya.
Sebagian berpendapat keudian mendapat balasa dengan vonis langsung
tanpa basa basi.
Khususnya mengenai tulisan mengenai "Hukum mengucapkan Selamat Natal".

Ada saudara TS yang secara langsung mem-vonis saudara ade Armando
sebagai "perpanjangan antek non muslim" yang sempit hatinya.
Wahai saudara ku, sedemikian parahkah pemahaman kita akan rahasia alam
semesta? Dalam internal Islam sendiri masih terdapat Ego yang demikian
besar yang merasa "bagian saya jauh lebih baik dari anda"...
Saya yakin, tema dialog apapun tidak akan pernah mampu mencapai sebuah
kesimpulan yang baik selama diantara individu masih terdapat ego
"merasa paling".
Satu hal lagi, Vonis mengenai kadar keimanan, tata nilai kemanusiaan,
baik salah, saya yakin murni hak Allah. Kita hanya mahluk tanpa daya
yang hanya mampu menganalisa dengan keterbatasan logika.

Sadarkah kita..kita tidak pernah bisa dilahirkan sebagai apa dan siapa...

Sungguh, saya tidak menemukan wajah Islam yang penuh kedamaian,
demokratis, tapi cenderung kepada Ego manusia.
Sebagian besar hanya berisi ancaman, hukuman, vonis sepihak, kadang
cercaan,..Subhanallah

Wassalamu'alaikum Wr Wb,


Inu Febiana






-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, January 05, 2006 1:00 AM
To: [email protected]
Subject: is-lam Digest, Vol 14, Issue 3

Send is-lam mailing list submissions to
        [email protected]

To subscribe or unsubscribe via the World Wide Web, visit
        http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
or, via email, send a message with subject or body 'help' to
        [EMAIL PROTECTED]

You can reach the person managing the list at
        [EMAIL PROTECTED]

When replying, please edit your Subject line so it is more specific
than "Re: Contents of is-lam digest..."


Today's Topics:

   1. Re: Hukum Mengucapkan Selamat Natal (Teddy Setiady)


----------------------------------------------------------------------

Message: 1
Date: Wed, 4 Jan 2006 17:38:19 +0700
From: Teddy Setiady <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [is-lam] Hukum Mengucapkan Selamat Natal
To: Milis is-lam <[email protected]>
Message-ID:
        <[EMAIL PROTECTED]>
Content-Type: text/plain; charset="iso-8859-1"

Salaam Alaikum,

Saya baru tau kalo ade armando antek2nya JIL dan perpanjang tanganya non
muslim yg sempit hatinya utk mengkampanyekan selamat natal ini, padahal
sebelumya saya suka baca tulisan2nya beliau, ibarat musang berbulu domba.
Saya bisa ambil kesimpulan ini karena saya sdh nyatakan lsg ke ade armando
tidak ada bantahan, artinya benar.

spy-nya Non-Muslim yg tidak cinta damai, utk menghancurkan Islam dari dalam
makin banyak, dan makin berani menonjolkan diri sekarang, dengan
mengeluarkan statement2 yg menyelewengkan akidah Islam.
sudah siapkah kita untuk bersatu?


Wassalam,
-ts-



On 12/22/05, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum wr wb,
>
> Berikut perdebatan saya dengan pak Arief Wiryanto
> tentang ucapan Selamat Natal. Sebagai tambahan, Buya
> Hamka ketika menjabat jadi ketua MUI sempat dimusuhi
> Soeharto karena berfatwa haram mengucapkan selamat
> Natal dan menghadiri perayaan Natal
>
> Di bawahnya ada pula tulisan Ade Armando yang
> disinyalir Islib menentang fatwa haram mengucapkan
> selamat Natal dengan alasan agar saling menyayangi.
> Padahal dalam Islam kepercayaan/aqidah bukanlah hal
> yang ditawar2. Oleh karena itu pada takbir kita
> mengucapkan "Mukhlisiina lahud diin walaw karihal
> kaafiruun" (Ikhlas dalam agama Allah meski orang kafir
> membencinya).
>
> Wassalam
> From: "A Nizami" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Mon Jun 13, 2005 6:47 pm
> Subject: RE: Ucapan Selamat Natal - RE:
> [mifta-perjuangan] PERBEDAAN SUNNATULLAH & FENOMENA
> ALAM
> Wa'alaikum salam wr wb,
> Pak Arief, di Al Qur'an mau pun di hadits tidak
> sekalipun disebutkan bahwa Nabi Muhammad mengucapkan
> selamat Natal pada ummat Nasrani setiap tanggal 25
> Desember. Apalagi selain Nabi Isa bukan lahir pada
> tanggal 25 Desember (yang sebetulnya Solstice Day atau
> Hari Perayaan Dewa Matahari bagi kaum Romawi),
> penanggalan ummat Nasrani yang memakai sistem kalendar
> matahari beda dengan sistem kita yang pakai sistem
> bulan. Di Al Qur'an juga disebut ketika Nabi Isa lahir
> pohon kurma sedang berbuah dan Siti Maryam duduk di
> bawahnya. Itu tidak mungkin terjadi pada musim salju.
>
> Justru Nabi mengajak bermubahalah dengan mereka:
> "Siapa yang membantahmu tentang kisah Isa sesudah
> datang ilmu (yang meyakinkan kamu), maka katakanlah
> (kepadanya): "Marilah kita memanggil anak-anak kami
> dan anak-anak kamu, isteri-isteri kami dan
> isteri-isteri kamu, diri kami dan diri kamu; kemudian
> marilah kita bermubahalah kepada Allah dan kita minta
> supaya la'nat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang
> dusta[197]." [Ali Imron:61]
>
> [197]. Mubahalah ialah masing-masing pihak diantara
> orang-orang yang berbeda pendapat mendoa kepada Allah
> dengan bersungguh-sungguh, agar Allah menjatuhkan
> la'nat kepada pihak yang berdusta. Nabi mengajak
> utusan Nasrani Najran bermubahalah tetapi mereka tidak
> berani dan ini menjadi bukti kebenaran Nabi Muhammad
> s.a.w.
>
> Nah, kalau mau mengikuti Al Qur'an, laksanakan itu.
> Jika ingin mengikuti perintah Al Qur'an, laksanakan
> ini:
> "Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas
> dalam agamamu[383], dan janganlah kamu mengatakan
> terhadap Allah kecuali yang benar.
> Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah
> utusan Allah dan (yang diciptakan dengan)
> kalimat-Nya[384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam,
> dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[385]. Maka berimanlah
> kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah
> kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari
> ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya
> Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari
> mempunyai anak, segala yang di
> langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah
> Allah menjadi
> Pemelihara." [An Nisaa:171]
>
> [383]. Maksudnya: janganlah kamu mengatakan Nabi Isa
> a.s. itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh
> orang-orang Nasrani.
>
> [384]. Lihat no. [193].
>
> [385]. Disebut tiupan dari Allah karena tiupan itu
> berasal dari
> perintah Allah.
>
> Ada pun ayat Al Qur'an yang anda kutip sebagai dalil
> untuk mengucapkan selamat Natal:
> "Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada
> hari aku
> dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku
> dibangkitkan hidup kembali."
> [Maryam:33]
>
> Itu bukan berarti kita harus mengucapkan selamat Natal
> kepada umat
> Nasrani setiap tanggal 25 Desember:)
>
> Itu adalah doa Nabi Isa yang artinya semoga
> kesejahteraan dilimpahkan kepadanya pada hari/saat dia
> DILAHIRKAN (bukan setiap tanggal 25 Desember sekarang,
> di mana dia sudah tidak lahir lagi), pada hari dia
> meninggal, dan pada hari dia dibangkitkan kembali.
>
> Jika itu adalah "perintah" mengucapkan selamat Natal,
> niscaya Nabi
> Muhammad SAW yang merupakan manusia terbaik akan
> melaksanakannya.
>
> Bayangkan, jika ummat Nasrani merayakan kelahiran
> Yesus yang mereka anggap anak Tuhan, kemudian ummat
> Islam memberi selamat kepada mereka, bukankah itu akan
> meyakinkan mereka bahwa perbuatan mereka benar?
> Padahal seharusnya kita berdakwah pada mereka
>
> Wassalam
>
>
> > -----Original Message-----
> > From: [EMAIL PROTECTED]
> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf
> Of Arief Hikmah
> > Sent: 11 Juni 2005 16:14
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: Ucapan Selamat Natal - RE: [SPAM] - Re:
> [mifta-
> perjuangan]
> > PERBEDAAN SUNNATULLAH & FENOMENA ALAM - Email found
> in subject
> >
> >
> > On 6/11/05, Arief Hikmah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > On 6/10/05, A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > > > Assalamu'alaikum wr wb,
> > >
> > > wa'alaikumussalam wr.wb,
> > >
> > > > Kedua, sebenarnya zaman Nabi ada Natal dan ummat
> Nasrani juga
> > kan? Pernahkah
> > > > Nabi Muhammad SAW mengucapkan selamat Natal
> kepada mereka?
> > >
> > > apa mas Nizami yakin nabi muhammad saw tidak
> mengucapkan selamat
> atas
> > > kelahiran Nabi ? Bukankah Akhlaq Nabi adalah Quran
> ? Sedangkan di
> >
> > ada ralat sedikit :
> > -----
> > > apa mas Nizami yakin nabi muhammad saw tidak
> mengucapkan selamat
> atas
> > > kelahiran Nabi Isa ? Bukankah Akhlaq Nabi adalah
> Quran ?
> Sedangkan di
> > -----
> >
> > > Quran ada ayat yang menerangkan bahwa Isa
> berkata "kesejahteraanlah
> > > bagiku atas kelahiranku" QS. Maryam ayat 34.
> Apakah nabi tidak
> > > berakhlaq spt ayat tersebut ?
> > >
> > >
> > >
> > > Bukankah Nabi sering mengikuti dan menghormati
> jejak2 Rasul
> sebelumnya
> > > ? Spt puasa Nabi Daud, ibadah haji semuanya adalah
> jejak dari Nabi
> > > Ibrahim, puasa Asy-Syura utk menghormati Nabi
> Musa.
> > >
> > > > Jika tidak, janganlah dalam hal agama, kita
> berpaling dari
> > sunnah Nabi.
> > >
> > > Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah,
> Dia memberiku Al
> Kitab
> > > (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan
> Dia menjadikan
> aku
> > > seorang yang diberkati di mana saja aku berada,
> dan Dia
> memerintahkan
> > > kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan)
> zakat selama aku
> hidup;
> > > dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak
> menjadikan aku seorang
> yang
> > > sombong lagi celaka, Dan kesejahteraan semoga
> dilimpahkan
> kepadaku,
> > > pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal
> dan pada hari
> aku
> > > dibangkitkan hidup kembali." . QS. Maryam (19)
> ayat 30-33.
> > >
> > > Mas Nizami dan mas agus, bukankah dalilnya cukup
> jelas bahwa Nabi
> Isa
> > > sendiri mengucapkan selamat atas kelahirannya.
> Jelas2 Quran yang
> > > menerangkan spt itu. Jadi kalau kita mengharamkan
> padahal dalilnya
> > > jelas ada, nash-nya Quran yang jauh lebih kuat
> dari Nabi, maka
> kita
> > > tidak bisa menghalangi mereka yang berpendapat
> boleh saja
> mengucapkan
> > > selamat natal.
> > >
> > > > Saya rasa, tidak mengucapkan selamat Natal bukan
> berarti jadi
> > tidak damai
> > > > atau tidak rukun. Jika ummat Nasrani mau
> menghargai keyakinan
> > kita, tentu
> > > > kita juga akan menghargai mereka.
> > >
> > > Apakah mas Nizami pernah mempraktekkan dan
> mengalami kondisi spt
> itu
> > > ? lalu bagaimana reaksi mereka sebenarnya ? Mana
> yang terbaik :
> > > 1. Tidak mengucapkan selamat Natal kepada mereka
> > > 2. Mengucapkan selamat natal kepada mereka dengan
> ucapan spt Quran
> > > misal spt ini : "Selamat atas kelahiran Isa
> Al-Masih. Kami sama2
> > > memuliakan Isa Al-Masih, walau kami yakin bahwa
> Isa bukanlah anak
> > > Tuhan tapi sebagai utusanNya yang mulia sbgmana
> nabi kami,
> Muhammad
> > > saw".
> > >
> > > Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah,
> Dia memberiku Al
> Kitab
> > > (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi, dan
> Dia menjadikan
> aku
> > > seorang yang diberkati di mana saja aku berada,
> dan Dia
> memerintahkan
> > > kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan)
> zakat selama aku
> hidup;
> > > dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak
> menjadikan aku seorang
> yang
> > > sombong lagi celaka, Dan kesejahteraan semoga
> dilimpahkan
> kepadaku,
> > > pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal
> dan pada hari
> aku
> > > dibangkitkan hidup kembali." . QS. Maryam (19)
> ayat 30-33.
> > >
> > > > Selain Nabi, bukan maksum (lepas dari dosa).
> Kita harus
> > bersikap kritis.
> > > > Jika sesuai dgn Al Qur'an dan Hadits kita ikuti.
> Jika tidak,
> > tidak perlu.
> > >
> > > Itu jelas ada di Quran nashnya. Mana yang lebih
> kuat Quran atau
> nash
> > > yang lain ? Bisa ga menghormati pendapat yang
> membolehkan ucapan
> > > Selamat Natal krn nash-nya sangat jelas ?
> > >
> > > --
> > > Wassalamualaikum wr.wb,
> > >
> > > Arief Wiryanto
> > > http://ariefhikmah.blogdrive.com
> > >
> > > Kajian2 Hikmah, Taqdir, Pernikahan, Perceraian,
> Pemimpin, Musibah
> dll
> > >
> >
> >
> > --
> > Wassalamualaikum wr.wb,
> >
> > Arief Wiryanto
> > http://ariefhikmah.blogdrive.com
> >
> > Kajian2 Hikmah, Taqdir, Pernikahan, Perceraian,
> Pemimpin, Musibah
> dll
> >
> >
> http://groups.yahoo.com/group/mifta-perjuangan/message/4553
> --- In [EMAIL PROTECTED], Agung Wibowo
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >
> >
> > Dari Ade Armando,
> >
> > Silakan di komentari.
> >
> > Agung Wibowo
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> > http://mail.yahoo.com
> > Teman-teman.
> > Umat Kristen/Katolik beberapa hari lagi akan
> merayakan Natal.
> > Saya beragama Islam dan saya ingin mengajak
> teman-teman yang
> beragama Islam untuk pada 25 Desember nanti memberikan
> dan
> mengucapkan Selamat Natal pada rekan-rekan
> Kristen/Katolik.
> > Ini adalah tindakan sederhana yang mudah-mudahan
> akan bermakna bagi
> pembangunan Indonesia yang beradab.
> > Selama ini memang ada kampanye untuk tidak
> mengucapkan Selamat
> Natal, di kalangan umat Islam.
> > Setelah saya pelajari, larangan itu tidak
> berdasarkan AlQuran,
> Hadits maupun kesepakatan ulama.
> > Di Indonesia pun, TIDAK PERNAH ADA FATWA MAJELIS
> ULAMA INDONESIA
> YANG MELARANG UMAT ISLAM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL!
> > Selama ini, ada kesalahan persepsi bahwa mengucapkan
> Selamat Natal
> adalah haram, yang sangat mungkin terjadi akibat upaya
> sengaja dari
> kalangan berpikiran sempit untuk merenggangkan
> hubungan antara umat
> Islam dan Kristen/Katolik, atau mungkin juga karena
> sekadar
> kecerobohan logika.
> > Pengharaman selamat Natal hanya keluar dari
> ulama-ulama Arab Saudi
> yang memang konservatif -- sebuah negara milik
> kerajaan Saud yang
> mengharamkan pendirian gereja dan melarang wanita
> menyetir mobil!
> > Karena Indonesia bukan Arab Saudi, fatwa itu tidak
> ada artinya di
> sini!
> >
> > Ajakan ini saya sampaikan agar hubungan antar umat
> yang secara
> bertahap sudah menjadi semakin buruk, bisa
> bersama-sama kita perbaiki.
> > Bila kita ingin memeproleh sebuah Indonesia yang
> damai, sejahtera,
> beradab, setiap dari kita harus memberikan kontribusi.
> > Sebuah ucapan Selamat Natal akan membantu mengikis
> kecurigaan, akan
> membuat orang berbahagia, akan mendorong orang untuk
> saling menerima,
> akan membuat kita saling menyayangi.
> >
> > Salam
> >
> > ade armando
>
> Tertarik masalah Ekonomi? Mari bergabung ke milis Ekonomi Nasional
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
> _______________________________________________
> is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
-------------- next part --------------
An HTML attachment was scrubbed...
URL: 
http://abangadek.com/pipermail/is-lam/attachments/20060104/f24c97db/attachment-0001.htm

------------------------------

_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


End of is-lam Digest, Vol 14, Issue 3
*************************************
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke