Wa'alaikum salam wr wb, Jika di masjid2 rajin diadakan ta'lim terbuka yang mengkaji Al Qur'an dan Hadits tentu hal ini tak akan terjadi. Mereka akan tahu ajaran Islam sudah sempurna dan Nabi Muhammad adalah khataman nabiyyiin.
Kenapa justru para pemimpin aliran sesat tsb yang bisa menarik jama'ah? Meski tak banyak, tapi dari berita2 tsb jumlahnya sudah cukup mengkhawatirkan. Wassalam --- "A.Dharmawan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > MIMPI-1 > > MUI Madiun Panggil Wanita Penyebar Ajaran Baru > Rabu, 05 September 2007 | 20:57 WIB > > TEMPO Interaktif, Madiun: Majelis Ulama Indonesia > (MUI) Madiun memanggil > Rusmiyati (51 > tahun) karena mengaku sebagai penyampai ajaran baru > pada Rabu (5/9). > Pemanggilan ini terkait dengan permintaan Rusmiyati > untuk mendapatkan > legalitas dan ijin dari MUI terhadap ajaran baru > yang ia dapatkan dari > setiap mimpinya. > > "MUI ingin mengetahui dan mengajukan berbagai > pertanyaan > darimana ajarannya berasal," kata Ketua MUI Madiun > Sutoyo. Dari hasil > diskusi yang dilakukan, Sutoyo yakin jika Rusmiyati > mendapatkan bimbingan > dari pihak tertentu dalam menyusun ajaran baru > tersebut. > > "Kami meminta dia tidak menyebarkan ajaran baru > sebelum dikaji dan MUI > mengeluarkan fatwa tentang hal ini," ujarnya. > Apabila ajaran ini > disebarluaskan maka akan menyesatkan. > > Ajaran wanita berjilbab ini dikemas dalam enam jilid > naskah. Ajaran itu > berisi tentang falsafah Pancasila buat perdamaian > dunia, landasan dasar > mencegah kekerasan, mengatasi korupsi, menangani > generasi muda yang kurang > beruntung, mengatasi zina dan sumber hukum > undang-undang anti pornografi. > > Saat ditemui di MUI, Rusmiyati mengaku telah > diwisuda oleh Tuhan Yang Maha > Esa untuk menyebarkan ajaran-ajaran tersebut. > Menurutnya, ia diwisuda > menjadi ratu adil pada Selasa, 30 Mei 2006 setelah > Yogyakarta diguncang > gempa. Selani itu dia mengaku diwisuda sebagai juru > selamat pada peringatan > hari lahirnya Nabi Isa Almasih pada 25 Desember > 2006. > > Selain itu pada 20 Mei 2007, ia juga mengaku telah > diwisuda sebagai pemimpin > wanita yang mendapat petunjuk oleh Tuhan Yang Maha > Esa. "Saya tidak punya > kepentingan apa-apa. Namun, saya telah ditunjuk > menjadi panglima perang yang > melawan iblis," ujarnya. > > Dalam setiap peperangan, Rusmiyati melanjutkan, ia > dibekali dengan Pusaka > Trisula bermata tiga. Di ujung kanannya semua kitab > suci, ujung kirinya > adalah falsafah Pancasila dan puncaknya adalah Tuhan > Yang Maha Esa. "Agar > setiap kebahagian dan ketentraman yang saya rasakan > bisa dirasakan 80 persen > seluruh manusia penjuru dunia," tegasnya. > > Rusmiyati mendapat petunjuk ajaran baru melalui > mimpi-mimpinya sejak 1982. > Ia mengaku telah menyebarluaskan ajaran-ajaran yang > disusunnya dalam enam > jilid naskah ke beberapa orang dan kelompok. Ibu dua > anak ini memeluk agama > Islam pada 1965 setelah sebelumnya sempat memeluk > Katolik dan aliran > Kejawen. DINI MAWUNTYAS > > MIMPI-2 > > Al Qiyadah Tolak Fatwa Sesat dari MUI > Kamis, 18 Oktober 2007 | 18:38 WIB > > TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemimpin Al-Qiyadah > Al-Islamiyah, Ahmad Moshaddeq > menolak fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang > menyatakan ajaran > Al-Qiyadah sesat. > > Saya tidak membawa agama baru, saya hanya > menggenapkan nubuat Allah dalam > Al-Qur'an, seperti halnya Muhammad menggenapkan > ajaran Isa dan Musa, kata > Moshaddeq saat bertandang ke Kantor Majalah Tempo, > Kamis siang. > > Pada 4 Oktober lalu, MUI mengeluarkan fatwa sesat > terhadap Al-Qiyadah karena > tidak mewajibkan shalat lima waktu kecuali shalat > malam. Aliran ini > dianggap sesat dan menyesatkan, kata Ketua MUI KH > Ma'ruf Amin yang > didampingi Ketua Komisi Fatwa KH Anwar Ibrahim, > Ketua Komisi Pengkajian dan > Pengembangan MUI H. Utang Ranuwijaya. > > Menurut Moshaddeq, syahadat kepada Al Masih Al > Maw'ud (Ahmad Moshaddeq) > tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Seperti > halnya, ajaran Musa yang > dimurnikan kembali oleh Isa. Moshaddeq mengaku > dirinya mendapat perintah > dari Allah untuk menyatakan kerasulannya dan > memurnikan ajaran Musa, Isa dan > Muhammad atau Din Al-Islam melalui mimpi setelah > bertapa selama 40 hari 40 > malam di salah satu villanya di Gunung Bunder, Bogor > pada 23 Juli 2006. > > Moshaddeq adalah pensiunan Pegawai Negeri Sipil > (PNS) Pemerintah DKI Jakarta > yang dulunya membidangi Olahraga. Ia mengaku aktif > di Persatuan Bulutangkis > Seluruh Indonesia (PBSI). > > Sebelum membentuk Al-Qiyadah, Moshaddeq mengaku > turut membangun KW-9 Negara > Islam Indonesia (NII). Panji Gumilang itu nggak ada > apa-apanya, ujarnya. > Ia menganggap Kartosuwiryo adalah nabi dan mengagumi > disiplin para pengikut > KW-9. Namun, 10 tahun di NII tidak membuat dirinya > puas sehingga ia keluar. > Amandra Mustika Megarani > > MIMPI-3 > > Polisi Telusuri Korban Aliran Al-Quran Suci > Senin, 08 Oktober 2007 | 18:50 WIB > > TEMPO Interaktif, Bandung:Kepala Polwiltabes Kota > Bandung Kombes Polisi > Bambang Suparsono mengatakan, pihak kepolisian > tengah menyediliki hilangnya > dua mahasiswa putri yang diduga terlibat aliran > Al-Quran suci. Kita sedang > mengumpulkan informasi dan data-data, katanya > ketika dihubungi Tempo, Senin > (8/10). > > Menurutnya, penelusuran itu menindaklanjuti laporan > dari keluarga korban > atas hilangnya anggota keluarganya yang diduga > terlibat aliran Al-Quran suci > tersebut. Sebagai langkah awal, paparnya, pihak > kepolisian tengah menelusuri > informasi mengenai aliran Al-Quran suci itu dari > teman-teman korban. > > Foto korban juga sudah disebarkan ke seluruh Polsek > dan Polres di seluruh > wilayah Jawa Barat. Penyebaran foto korban tersebut, > paparnya, untuk > mengantisipasi kemungkinan bahwa korban berada di > luar Kota Bandung. > > Jumat (5/10) lalu, orang tua Fitriyanti, 19 tahun, > yakni Yana Mulyana, 45 > tahun, melaporkan menghilangnya anaknya itu yang > telah nyaris sebulan. Saya > melapor setelah melihat foto (Achri Yani) Yuvie di > koran, katanya. > > Pria yang bekerja sehari-hari sebagai pengemudi bus > Damri itu ingat persis > wajah Yuvie yang sempat beberapa kali ke rumahnya > mengunjungi anaknya. > Perkenalan dengan Yuvie membuat anaknya berubah. > Pipit, panggilan akrab > anaknya itu, mulai memakai kerudung dan sering > pulang malam. Puncaknya, > paparnya, anaknya itu merengek pada ibunya untuk > ikut pesantren kilat yang > ditawarkan oleh Yulfie. Yana yang awalnya tidak > mengijinkan akhirnya luruh, > Ajaran agama kan tidak ada yang tidak baik. > Anaknya pergi pada 7 September > lalu dan sempat meminta uang bekal sebesar Rp 100 > ribu. > > Yana akhirnya menyesal, meluluskan kepergian anaknya > itu, kendati anaknya > tidak memberikan alamat pesantren yang akan > didatanginya itu. Awalnya tidak > terpikir bahwa anaknya itu bakal menghilang. Setelah > hari ke lima, Yana baru > khawatir. Pasalnya, telepon anaknya sudah tidak bisa > dihubunginya lagi. Yana > juga baru sadar bahwa dirinya tidak tahu alamat > pesantren tempat anaknya > belajar itu. Ditambah lagi seminggu waktu belajar di > pesantren kilat sudah > lewat sementara anaknya tak kunjung datang. > > Yana pun mengaku sempat mencari putri tunggalnya itu > ke teman-temannya > hingga pesantren-pesantren yang ada di kawasan Dago. > "Ke Pesantren > Baabussalam, dan lain-lainnya di Dago, bahkan ke > Daarut Tauhid di daerah > Ledeng. Tapi dia (Fitri) tidak ditemukan,"katanya. > > Kapolwiltabes Kota Bandung mengaku, belum bisa > memastikan keberadaan aliran > Al-Quran suci itu. Saya masih belum jelas betul > apakah aliran Al-Quran Suci > itu ada atu tidak, itu yang masih akan kita selidiki > dulu, kata Bambang. > > Ketua MUI Jawa Barat KH Hafidz Utsman mengatakan, > pihaknya belum bisa > menyimpulkan bahwa aliran Al-Quran suci sesat. > Belum ngambil kesimpulan, > hanya kesimpulan sementara yang sudah (ada), > katanya ketika dihubungi > Tempo, Senin (8/10). > > Menurutnya, kesimpulan sementara, ajaran Al-Quran > suci diduga menyimpang. > Kesimpulan sementara itu, jelasnya, berasal dari > pemberitaan di berbagai > media massa mengenai korban aliran suci itu. > > Hafidz menuturkan, pihaknya masih mengumpulkan > informasi mengenai aliran > yang diduga menyimpang itu. Pihaknya, paparnya, > belum mengetahui pasti > ajaran yang dibawa oleh aliran tersebut. Kita belum > tahu. > > Ahmad Fikri | Erick Priberkah Hardi > > MIMPI-4 > > Polisi Tahan Petani Penyebar Ajaran Sesat > Sabtu, 28 Juli 2007 | 07:50 WIB > > TEMPO Interaktif, Situbondo: Polres Situbondo, Jawa > Timur menahan seorang > Mathal, petani asal Desa Rajekwesi Kendit, Situbondo > yang diduga mengajarkan > aliran sesat. Lelaki 32 tahun ini mengajak warga > menjalankan salat hanya > seminggu sekali. > > Selain salat sekali dalam sepekan, lelaki yang tidak > lulus sekolah dasar itu > juga mengajarkan pernikahan cukup dilakukan > berdasarkan suka sama suka. Azan > juga tidak diperlukan karena dinilai membisingkan > suasana saja. "Dia > mendatangi rumah-rumah warga untuk menyampaikan > ajarannya," kata Taufik > Luthfi, warga Radjekwesi kepada Tempo di Situbondo > pada Sabtu (28/7). > > Karena ajaran ini meresahkan warga, Luthfi yang > dikenal sebagai tokoh > masyarakat melapor ke polisi. Dia khawatir Mathal > dihakimi oleh warga. > > Menurut Kepala Polsek Kendit Ajun Komisaris Triyono, > Matahl mengaku > terinspirasi ajaran Syekh Siti Jenar. "Dia sering > membaca buku Pewaris > Ajaran Syech Siti Jenar," kata Triyono. Buku > karangan Ashad Kusumadjaya ini > diterbitkan oleh penerbit Kreasi Wacana, Yogyakarta. > > Mathal sendiri mengaku menyesal mengajarkan ajaran > yang sebenarnya tidak dia > pahami benar. Dia juga mengaku menelan mentah-mentah > isi buku tanpa tahu > substansi dan maknanya. "Saya sungguh menyesal," > kata bapak satu anak yang > baru bercerai ini. > > Triyono memastikan tidak akan menjerat Mathal secara > hukum karena tidak > melakukan penodaan terhadap agama. Untuk sementara > dia diamankan di Markas > Polsek guna menghindari kemarahan warga. "Kalau > nanti suasana sudah tenang, > kami akan lepaskan dia," katanya. mahbub djunaidy > > > > > > > No virus found in this outgoing message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.0/1076 - > Release Date: 10/17/2007 > 7:53 PM > > > _______________________________________________ > is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > === Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits? Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
