Wa'alaikum salam wr wb,
Meski Allah SWT tetap berkomunikasi dengan hambanya dan mengilhamkan hambanya 
melalui ilham/mimpi yang baik, tapi memang kita harus mengimani ayat bahwa Nabi 
Muhammad adalah Nabi yang terakhir sekaligus rasul yang terakhir. Ini merupakan 
bentuk dari syahadat kita "Muhammadar rasulullah" Muhammad Rasul Allah. Tidak 
mengikuti ajaran rasul lain baik yang telah menyimpang seperti ajaran rasul 
terdahulu mau pun orang yang mengaku rasul setelah Nabi Muhammad.

Jadi kalau ada orang lain mengaku Nabi atau Rasul kemudian membawa ajaran baru, 
misalnya sholat wajib cukup sekali, tidak perlu puasa ramadhan, dsb. Niscaya 
itu adalah Nabi/Rasul gadungan yang tidak lain dari setan berwujud manusia 
karena ajaran Islam sudah sempurna dan tidak boleh dirubah oleh orang yang 
mengaku sebagai rasul baru:




“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan
telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama
bagimu.” [Al Maa-idah:3]


 


Kita sendiri tetap berkomunikasi dengan Allah melalui sholat 5 waktu. 
Seandainya kita dapat ilham/mimpi baik dari Allah itu untuk diri kita pribadi 
selama tidak bertentangan dengan Al Qur'an dan Hadits.

Orang2 saleh setelah Nabi biasa disebut sebagai ulama, wali, dsb. Tapi bukan 
Rasul/Nabi.
Tidak semua ilham/mimpi yang kita dapatkan berasal dari Allah. Bisa juga dari 
setan.



“Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang
membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia” [An Naas:4-5]


 


Setan bisa saja membisikkan ke seseorang, "Aku adalah Allah dan Aku tunjuk kamu 
jadi rasul. Cukup percaya pada Al Qur'an saja dan jangan mempercayai hadits 
Nabi". Kemudian orang itu percaya bahwa bisikan setan itu adalah wahyu Allah 
dan dia menyebarkan aliran ingkar hadits seperti Al Qur'an Suci.

Karena itu Nabi memperingatkan bahwa jika seseorang mimpi bertemu Nabi, maka 
itu betul. Tapi kalau dia mimpi bertemu Allah, sesungguhnya itu adalah setan 
karena Allah tidak terlihat dan tidak terbayangkan oleh pikiran manusia.

Wassalam
http://syiarislam.wordpress.com

        
                        Dalil Nabi Muhammad Nabi Terakhir
                        
                         
                        September 27, 2007   
                        · Filed under Aliran Sesat,  Iman Kepada Rasul          
                                 · Edit                 

                
                        
                        Di
bawah adalah dalil Nabi Muhammad Nabi terakhir dan tidak ada Nabi
sesudahnya. Ini adalah dalil-dalil dari Al Qur’an dan Hadits yang
mematahkan argumen kelompok Ahmadiyah yang menyatakan Mirza Ghulam
Ahmad sebagai Nabi.



Date: Fri, 13 Dec 1996 15:36:34 MET

From: M. Nurhuda <[EMAIL PROTECTED]>

To: [EMAIL PROTECTED]

 

Assalamu’ alaikum Wr. Wb,

 

Inilah 17 dalil tak ada Nabi baru setelah Muhammad.

 

TAK ADA NABI BARU LAGI SETELAH RASULULLAH

—————————————–

 

1.  QS AL AHZAB 40: ” Bukanlah Muhammad itu bapak salah

    seorang laki-laki di antara kamu tetapi dia adalah

    Rasulullah dan penutup Nabi-nabi”

 

2.  Imam Muslim dan yang lainnya meriwayatkan dari Abu

    Hurairah r.a. bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

 

    “Perumpamaan saya dan para Nabi sebelum saya seperti orang

    yang membangun satu bangunan lalu dia membaguskan dan

    membuat indah bangunan itu kecuali tempat batu yang ada di

    salah satu sudut. Kemudian orang-orang mengelilinginya dan

    mereka ta’juk lalu berkata: ‘kenapa kamu tidak taruh batu

    ini.?’ Nabi menjawab : Sayalah batu itu dan saya penutup

    Nabi-nabi”

 

3.  Imam Muslim juga meriwayatkan dari Jubair bin Mut’im RA

    bahwa Nabi SAW bersabda:

 

    “Sesungguhnya saya mempunyai nama-nama, saya Muhammad, saya

    Ahmad, saya Al-Mahi, yang mana Allah menghapuskan kekafiran

    karena saya, saya Al-Hasyir yang mana manusia berkumpul di

    kaki saya, saya Al-Aqib yang tidak ada Nabi setelahnya”

    

4.  Abu Daud dan yang lain dalam hadist Thauban Al-Thawil,

    bersabda Nabi Muhammad SAW:

    

    “Akan ada pada umatku 30 pendusta semuanya mengaku nabi, dan

    saya penutup para Nabi dan tidak ada nabi setelahku”

 

5.  Khutbah terakhir Rasulullah …

 

    ” …Wahai manusia, tidak ada nabi atau rasul yang akan

    datang sesudahku dan tidak ada agama baru yang akan lahir.

    Karena itu, wahai manusia, berpikirlah dengan baik dan

    pahamilah kata-kata yang kusampaikan kepadamu. Aku

    tinggalkan dua hal: Al Quran dan Sunnah, contoh-contoh

    dariku; dan jika kamu ikuti keduanya kamu tidak akan pernah

    tersesat …”

 

6.  Rasulullah SAW menjelaskan: “Suku Israel dipimpim oleh

    Nabi-nabi. Jika seorang Nabi meninggal dunia, seorang nabi

    lain meneruskannya. Tetapi tidak ada nabi yang akan datang

    sesudahku; hanya para kalifah yang akan menjadi penerusku

    (Bukhari, Kitab-ul-Manaqib).

    

7.  Rasulullah SAW menegaskan: “Posisiku dalam hubungan

    dengan nabi-nabi yang datang sebelumku dapat dijelaskan

    dengan contoh berikut: Seorang laki-laki mendirikan sebuah

    bangunan dan menghiasinya dengan keindahan yang agung,

    tetapi dia menyisakan sebuah lubang di sudut untuk tempat

    sebuah batu yang belum dipasang. Orang-orang melihat

    sekeliling bangunan tersebut dan mengagumi keindahannya,

    tetapi bertanya-tanya, kenapa ada sebuah batu yang hilang

    dari lubang tersebut? Aku seperti batu yang hilang itu dan

    aku adalah yang terakhir dalam jajaran Nabi-nabi”. (Bukhari,

    Kitab-ul-Manaqib).

    

8.  Rasulullah SAW menyatakan: “Allah telah memberkati aku

    dengan enam macam kebaikan yang tidak dinikmati Nabi-nabi

    terdahulu: - Aku dikaruniai keahlian berbicara yang efektif

    dan sempurna. - Aku diberi kemenangan kare musuh gentar

    menghadapiku - Harta rampasan perang dihalalkan bagiku. -

    Seluruh bumi telah dijadikan tempatku beribadah dan juga

    telah menjadi alat pensuci bagiku. Dengan kata lain, dalam

    agamaku, melakukan shalat tidak  harus di suatu tempat

    ibadah tertentu. Shalat dapat dilakukan di manapun di  atas

    bumi. Dan jika air tidak tersedia, ummatku diizinkan untuk

    berwudhu dengan tanah (Tayammum) dan membersihkan dirinya

    dengan tanah jika air untuk mandi langka. - Aku diutus Allah

    untuk menyampaikan pesan suciNYA bagi seluruh dunia. - Dan

    jajaran Kenabian telah mencapai akhirnya padaku (Riwayat

    Muslim, Tirmidhi, Ibnu Majah)

    

9.  Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian

    telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan

    nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab

    Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik).

    

10. Rasulullah SAW menjelaskan: ‘Saya Muhammad, Saya Ahmad,

    Saya Pembersih dan kekafiran harus dihapuskan melalui aku;

    Saya Pengumpul, Manusia harus berkumpul pada hari kiamat

    yang datang sesudahku. (Dengan kata lain, Kiamat adalah

    satu-satunya yang akan datang sesudahku); dan saya adalah

    Yang Terakhir dalam arti tidak ada nabi yang datang

    sesudahku”. (Bukhari dan Muslim, Kitab-ul-Fada’il, Bab

    Asmaun-Nabi; Tirmidhi, Kitab-ul-Adab, Bab Asma-un-Nabi;

    Muatta’, Kitab-u-Asma-in-Nabi; Al-Mustadrak Hakim,

    Kitab-ut-Tarikh, Bab Asma-un-Nabi).

    

11. Rasulullah SAW menjelaskan: “Allah yang Maha Kuasa tidak

    mengirim seorang Nabi pun ke dunia ini yang tidak

    memperingatkan ummatnya tentang kemunculan Dajjal

    (Anti-Kristus, tetapi Dajjal tidak muncul dalam masa

    mereka). Aku yang terakhir dalam jajaran Nabi-Nabi dan

    kalian ummat terakhir yang beriman. Tidak diragukan, suatu

    saat, Dajjal akan datang dari antara kamu”. (Ibnu Majah,

    Kitabul Fitan, Bab Dajjal).

    

12. Abdur Rahman bin Jubair melaporkan: “Saya mendengar

    Abdullah bin ‘Amr ibn-’As menceritakan bahwa suatu hari

    Rasulullah SAW keluar dari rumahnya dan bergabung dengan

    mereka. Tindak-tanduknya memberi kesan seolah-olah beliau

    akan meninggalkan kita. Beliau berkata: “Aku Muhammad, Nabi

    Allah yang buta huruf”, dan mengulangi pernyataan itu tiga

    kali. Lalu beliau menegaskan: “Tidak ada lagi Nabi

    sesudahku”. (Musnad Ahmad, Marwiyat ‘Abdullah bin ‘Amr

    ibn-’As).

    

13. Rasulullah SAW berkata: ” Allah tidak akan mengutus Nabi

    sesudahku, tetapi hanya Mubashirat”. Dikatakan, apa yang

    dimaksud dengan al-Mubashirat. Beliau berkata: Visi yang

    baik atau visi yang suci”. (Musnad Ahmad, marwiyat Abu

    Tufail, Nasa’i, Abu Dawud). (Dengan kata lain tidak ada

    kemungkinan turunnya wahyu Allah di masa yang akan datang.

    Paling tinggi, jika seseorang mendapat inspirasi dari Allah,

    dia akan menerimanya dalam bentuk mimpi yang suci).

    

14. Rasulullah SAW berkata: “Jika benar seorang Nabi akan

    datang sesudahku, orang itu tentunya Umar bin Khattab”.

    (Tirmidhi, Kitab-ul-Manaqib).

    

15. Rasulullah SAW berkata kepada ‘Ali, “Hubunganmu denganku

    ialah seperti hubungan Harun dengan Musa. Tetapi tidak ada

    Nabi yang akan datang sesudahku”. (Bukhari dan Muslim, Kitab

    Fada’il as-Sahaba).

    

16. Rasulullah SAW menjelaskan: “Di antara suku Israel

    sebelum kamu, benar-benar ada orang-orang yang berkomunikasi

    dengan Tuhan, meskipun mereka bukanlah NabiNYA. Jika ada

    satu orang di antara ummatku yang akan berkomunikasi dengan

    Allah, orangnya tidak lain daripada Umar. (Bukhari,

    Kitab-ul-Manaqib)

    

17. Rasulullah SAW berkata: “Tidak ada Nabi yang akan datang

    sesudahku dan karena itu, tidak akan ada ummat lain pengikut

    nabi baru apapun”. (Baihaqi, Kitab-ul-Rouya; Tabrani)

 

Wassalam

M. Nurhuda

http://media.isnet.org/islam/Ahmadiyyah/Dalil17.html


                                                

                        
                



 
===
Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]

----- Original Message ----
From: H. Syaifuddin Ma'rifatullah - MEDAN <[EMAIL PROTECTED]>
To: Milis is-lam <[email protected]>
Sent: Saturday, October 20, 2007 7:45:48 AM
Subject: Re: [is-lam] Khataman Nabiyyin dan Khataman Rasulan


Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.

Mas Agus yang baik, terima kasih.

Pengertiannya, apakah berarti "Allah tidak akan pernah mengirim
 utusan-Nya" kepada manusia ?

Sepertinya ada yang rancu lho Mas Agus. Masih belum masuk di akal saya,
 jika "Allah tidak akan 
pernah mengirim utusan-Nya" kepada manusia. Menurut saya, rasul itu
 pengertiannya lebih sangat 
luas, ya UTUSAN SECARA UMUM. Sedangkan Nabi adalah seorang RASUL
 PILIHAN. Artinya, tidak setiap 
RASUL adalah NABI, tetapi SETIAP NABI PASTILAH UTUSAN ALLAH.

Pengertian saya ini, konsekwensinya, sampai saat ini ALLAH TETAP
 MENGIRIM UTUSAN-NYA kepada 
manusia dengan berbagai cara dan dengan berbagai media dan subjek.
 Itulah yang saya tangkap dari 
berbagai ungkapan dan tafsiran Al-Qur'an.

Misalnya, tentang seekor BURUNG yang "dikirim" Allah kepada Qabil yang
 baru saja membunuh 
saudaranya Habil, adalah utusan Allah untuk memberi petunjuk dan
 bimbingan kepada Qabil dalam hal 
menguburkan orang mati. Hal semacam ini masih akan terjadi hingga
 berakhirnya kehidupan manusia 
kelak.

Contoh yang bisa kita temui pada saat ini, misalnya :
“Suatu saat kita berselisih pendapat dengan keluarga yang sangat
 hebat. Sehingga rasanya tidak ada 
jalan keluar lagi. Kemudian salah seorang di antara kita berdoa dan
 memohon petunjuk Allah agar 
diberi bimbingan dan petunjuk yang tepat. Eh, tidak sampai lima menit
 kemudian, datang seorang 
teman kita dari jauh entah dari mana saja bahkan katanya tadinya tidak
 berniat untuk datang ke 
rumah kita, namun akhirnya dia tanpa alasan yang jelas datang ke rumah
 kita. Apa yang dilakukannya 
? Eh lagi, ternyata dia menceritakan sesuatu yang terjadi pada teman
 kita lainnya, yang mirip 
dengan apa yang sedang kita alami dengan keluarga kita barusan. Dan si
 teman yang datangnya 
menjelaskan jalan keluar yang telah diambil teman kita yang lain tadi,
 sehingga bereslah 
masalahnya”.

Teman kita yang datang kepada kita itu adalah UTUSAN ALLAH khusus
 kepada kita untuk membawa solusi 
bagi problem kita. Hal semacam inilah yang saya sebut bahwa “petunjuk
 dan bimbingan Allah tidak 
akan pernah berhenti kepada manusia !”.

Bagaimana (How) Allah memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada
 manusia ?

Al-Qur’an juga menceritakannya :

“Dan tidak mungkin  bagi  seorang  manusiapun  bahwa  Allah
  berkata-kata dengan dia kecuali 
dengan perantaraan wahyu [yang diilhamkan langsung ke dalam hati] atau
 dibelakang tabir [misalnya 
Nabi Musa (as) dapat mendengarkan suara Allah tanpa diperlihatkan sosok
 yang berbicara] atau 
dengan mengutus seorang utusan (malaikat atau lainnya) lalu diwahyukan
 kepadanya dengan 
 seizin-Nya apa yang Dia kehendaki.  Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi
 Maha Bijaksana. Dan 
 demikianlah  Kami  wahyukan  kepadamu  wahyu  (Al  Qur'an)   dengan
perintah  Kami.   Sebelumnya   kamu tidaklah  mengetahui apakah Al
 Kitab (Al Qur'an) dan tidak 
pula  mengetahui  apakah  iman  itu,  tetapi  Kami menjadikan Al Qur'an
 itu cahaya, yang Kami 
tunjuki dengan dia siapa yang kami kehendaki di antara hamba-hamba
 Kami. Dan sesungguhnya kamu 
 benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus. Yaitu jalan
 Allah yang kepunyaan-Nya segala 
apa yang ada di langit dan apa yang ada  di bumi. Ingatlah, bahwa
 kepada Allah-lah kembali semua 
urusan”. (QS 42:51-53)

Mari kita simak ayat ini lagi:

“.. maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan
ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,
 dan sesungguhnya merugilah 
orang yang mengotorinya”. (QS 91:8-10)

Ayat ini menjelaskan bagaimana Allah menggunakan JIWA (QALB, HATI)
 manusia sebagai media untuk 
menyampaikan petunjuk-Nya. Orang yang beruntung mendapat petunjuk dan
 bimbingan Allah dengan 
menangkap sinyal pesan dari Allah adalah bagi mereka yang jiwa atau
 hatinya suci karena selalu 
disucikan. Yang hatinya tetap kotor, tidak akan dapat menangkap pesan
 Allah semacam ini. Allah itu 
Maha Bijaksana, maka Dia akan mencari jalan lain untuk menyampaikan
 petunjuk-Nya kepada 
makhluk-Nya. Ya tadi, melalui UTUSAN (Nabi, orang lain, burung, anjing,
 cacing dan lain 
sebagainya. Maaf kata2 burung s/d cacing ini bukan untuk melecehkan,
 tetapi untuk memberikan 
contoh yang seluas-luassnya).

Nah, saya mohon maaf, penjelasan orang yang masih bodoh ini,
 mudah-mudahan saja masih ada sedikit 
yang bisa diambil manfaatnya.

Terima kasih dan Salamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
Syaifuddin Ma’rifatullah

------------------------------------
PLEASE VISIT THE ISLAMIC BASE DIRECTORY  ( TRIAL
 )http://www.xeznet.uni.cc/ibd
On Fri, 19 Oct 2007 01:22:26 -0700 (PDT)
  A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
| Begini pak Syaifuddin,
| Nabi menurut bahasa artinya pembawa berita.
| Ada pun Rasul artinya utusan.
| 
| Menurut definisi ulama, Nabi menerima wahyu dari Allah, baik untuk
 dirinya sendiri (tidak
|diharuskan menyebarkan ke ummatnya contoh Nabi Khaidir) mau pun untuk
 disampaikan ke ummatnya
|(contoh Nabi Muhammad).
| 
| Ada pun Rasul, karena utusan maka dia harus menyampaikan wahyu Allah
 ke ummatnya.
| 
| Artinya setiap Rasul pasti adalah Nabi (contoh Nabi Muhammad yang
 juga disebut Rasul Allah).
|Tapi tidak setiap Nabi menjadi Rasul (contoh Nabi Khaidir)
| 
| Jadi kalau Nabi Muhammad disebut sebagai Khataman Nabiyyiin, maka
 berarti dia bukan hanya
|penutup Nabi, tapi juga penutup Rasul karena setiap Rasul itu pasti
 Nabi.
| 
| Untuk jelasnya silahkan lihat 17 Dalil Nabi Muhammad Nabi terakhir
 di:
| http://syiarislam.wordpress.com
| atau
| http://media-islam.or.id
| 
| "...Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah
| Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi
 agama bagimu..." [Al
|Maa-idah:3]
| 
| Ayat di atas dan juga syahadah Muhammad adalah rasul Allah sekaligus
 memerintahkan ummat Islam
|agar hanya mengikuti Muhammad sebagai rasul Allah. Bukan orang2 lain
 yang mengaku "Rasul" setelah
|wafatnya Nabi Muhammad.
| 
| Wassalamu'alaikum wr wb
| 
| ===
| Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
| Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
| 
| ----- Original Message ----
|From: H. Syaifuddin Ma'rifatullah - MEDAN <[EMAIL PROTECTED]>
| To: [email protected]
| Sent: Friday, October 19, 2007 2:58:12 PM
| Subject: [is-lam] Khataman Nabiyyin dan Khataman Rasulan
| 
| 
| Bismillaah, AR-Rahmaan, AR-Rahiim.
| Kita sering dibingungkan oleh para ilmuwan yang belum tuntas
| menjelaskan kepada kita apa itu beda
| atau apa itu sebenarnya yang disebut-sebut sebagai :
| 
| - Khataman Nabiyyin = katanya artinya Nabi yang terakhir
| ada juga
| - Rasul Muhammad itu adalah Rasul Terakhir.
| 
| Apakah sama makna antara Nabi dan Rasul.
| 
| Setahu saya yang bodoh ini, Nabi adalah Pembawa Berita Besar yang
 belum
| pernah disampaikan
| sebelumnya. Misalnya Nabi Muhammad (saw) adalah Pembawa Berita Besar
|  (An-Naba') terakhir kepada
| manusia. Nyatanya memang Nabi Muhammad ini adalah manusia terakhir
 yang
| disebut Nabi dengan Pesan
| Khusus berita besar, agama Islam yang terakhir, sebagai penyempurna
| agama Islam yang besarnya
| pernah dibawa oleh Nabi Isa (as) sebelumnya. Sampai saat ni, tidak
 ada
| berita besar sebesar yang
| disampaikan oleh Nabi Muhammad. Kalau pun ada berita, dia bukanlah
| berita besar, melainkan berita
| lama yang di-re-send ke bumi ini melalui orang-orang tertentu, kalau
| saya menyebutnya "Rasul
| Tertentu".
| 
| Apa pula itu Rasul ?
| 
| Pengertian yang sampai kepada saya, Rasul itu adalah Utusan Allah
| kepada manusia tertentu atau
| kepada segolongan manusia atau kepada satu negara tertentu atau yang
| semacamnya. Rasul adalah
| manusia pilihan Allah untuk menyampaikan sebuah pesan dari Allah,
| tetapi bukan berita besar,
| seperti yang dibawa oleh Nabi. Rasul sebagai penyampai berita atau
| pesan khusus, bisa berupa apa
| saja. Ya manusia, ya binatang, yang benda dan bermacam lainnya, yang
| penting bahwa pesan itu akan
| sampai kepada yang dituju.
| 
| Nah, itu dulu mungkin sebagai pembuka diskusi yang "agak sensitif"
 ini.
| Karena sensitifnya, kita
| harus sedikit ekstra hati-hati lho menyampaikan atau menanggapinya.
| 
| Mudah-mudahan kita akan memperoleh jalan keluar dari fenomena adaNYA
| "MANGAKU NABI" dan "MENGAKU
| RASUL". Ini salah satu harus bisa difahami sebagai sesuatu yang
 lumrah
| dan lainnya adalah sesuatu
| yang "tidak mungkin menurut pendapat ...".
| 
| Salamu alaikum
| Syaifuddin Ma'rifatullah
| 
| 
| ----------------------------------------------------------------
| Mobile : +628126431657 / +628527567 0043
| Ingin bergabung dengan Islamic Base Directory (Trial) ? Sekarang juga
| Klik :
| http://www.xeznet.uni.cc/ibd
|
 
========================================================================================
| "Sambil berpuasa, ikuti Netkuis Ramadhan 1428 H. Menangkan Laptop,
 Ipod
| dan HP Nokia di akhir periode netkuis dan dapatkan Flash disk di tiap
| minggunya dengan mengikuti Netkuis di http://netkuis.telkom.net/";
|
 
========================================================================================
| _______________________________________________
| is-lam mailing list
| [email protected]
| http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
| 
| 
| 
| 
| __________________________________________________
| Do You Yahoo!?
| Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
| http://mail.yahoo.com
| _______________________________________________
| is-lam mailing list
| [email protected]
| http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

----------------------------------------------------------------
Mobile : +628126431657 / +628527567 0043
Ingin Pengunjung Website Anda meningkat ? Atau Ingin Pasang Iklan
 Gratis ? Sekarang juga Klik : 
http://www.xeznet.uni.cc
========================================================================================
"Sambil berpuasa, ikuti Netkuis Ramadhan 1428 H. Menangkan Laptop, Ipod
 dan HP Nokia di akhir periode netkuis dan dapatkan Flash disk di tiap
 minggunya dengan mengikuti Netkuis di http://netkuis.telkom.net/";
========================================================================================
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke