Islam, sejak mulai wafatnya nabi besar Muhamad SAW hingga saat ini, para pemeluknya telah mengalami masa-masa perubahan, dari awal perkembangan, pertumbuhan hingga kejayaan, tetapi hari ini kita melihat di depan mata kita, saudara-saudara kita yang padahal mereka satu iman tetapi dengan terang-terangan dan seolah tanpa penyesalan, mereka saling bunuh, saling bantai, saling fitnah, saling bom. Mulai Suni VS Syiah hinga perang antar milisi di Palestina. Kita dengan mata dan pandangan kita menyaksikan kebathilan, dan kezaliman sambut- menyambut. Apakah mereka bodoh? Tidak! Mereka jelas adalah orang-orang pandai. Mereka adalah kita. Sama-sama mengerti apa itu iman dan apa itu Islam. Tetapi mungkin mereka lupa, sedang kitapun lupa dan lemah untuk menegur dan mengingatkan mereka. Seharusnya jika saudara-saudara kita yang Suni dan yang Syiah benar-benar beriman kepada ALLAHU SWT, tentunya mereka tidak akan saling bunuh, karna seharusnya iman kepada ALLAHU adalah penyatu dari segala perbedaan. Karna perbedaan adalah ciptaan ALLAHU sebagai tanda-tanda kebesaranNYA bagi orang-orang yang berfikir. Amerika, israel, zionis, dan banyak lagi pihak yang ingin menghancurkan tatanan masyrakat Islam, mereka tidak akan berhenti, dengan berbagai cara, mulai cara propaganda, fitnah, hingga perang terang-terangan. Mulai adu domba Suni dan Syiah di Iraq. Perang saudara di palestina dan Somalia dan banyak lagi. Kenapa? Kenapa saudara-saudara syiah membantai saudara-saudara suni? Untuk kemerdekaankah? Atau untuk balas dendam? Padahal sebagai orang Islam seharusnya mereka saling memaafkan dan menyayangi. Siapakah yang diuntungkan dengan perang saudara ini? Tentu saja Amerika. Dengan kacau balaunya tatanan masyarakat dan perang abadi antar saudara sebangsa dan seagama, Amerika akan selalu punya alasan untuk menguasai dengan perlahan minyak Iraq. Alasanya bisa jadi menjaga keamanan, penengah, misi perdamaian, misi pembangunan dan lain-lain. Kenapa mereka saudara-saudara suni dan syiah lupa akan hal ini. Bahwa jika mereka saling bunuh tanpa alasan yang benar maka telah melakukan salah satu dosa terbesar. Amerika telah sukses di Afganistan dan Iraq. Mungkin selanjutnya Iran, suriah, pakistan atau bisa jadi Indonesia. Ada beberapa skenario yang bisa di lontarkan oleh Amerika dalam menutupi aksinya.
1. Isu terorisme Isu ini akan dibuat melalui jalan fitnah oleh amerika dengan membiayai dan membentuk secara rahasia suatu organisasi Islam yang akan melancarkan teror terhadap kepentingan Amerika sendiri atas nama kepentingan Islam. Ini bertujuan agar islam di suatu negara di anggap extrim dan berbahaya. Maka Amerika atas nama perdamaian dunia akan menginvasi atau menekan suatu bangsa atau negara atas nama memerangi terorisme. Padahal awalnya secara rahasia Amerikalah justru yang secara rahasia melahirkan organisasi tersebut. 2. Isu senjata pemusnah masal Apabila cara-cara yang pertama gagal atau tidak bisa dilakukan maka akan dibuat isu ini. Agar Amerika mendapatkan legitimasi international untuk melancarkan invasi dengan atas nama melucuti senjata pemusnah masal demi keamanan global. 3. Penegakan HAM dan mendamaikan pihak yang bertikai isu ini akan dipergunakan setelah Amerika berhasil mengadu domba pihak-pihak yang berpotensi tinggi perang saudara baik antar sesama Islam maupun antar Islam dan agama lain. Maka dengan menggunakan isu ini Amerika akan menginvasi suatu negara atau bangsa. Misi Amerika: 1. Menghancurkan tatanan perekonomian bangsa-bangsa Islam. Karna bangsa yang miskin lebih mudah dihancurkan 2. Menghapus tatanan hukum Islam dari muka bumi. Karna tanpa adanya penegakan hukum Islam maka Amerika akan lebih leluasa dalam mengembangkan pengaruh dan ideologi liberal. Selama ini Amerika menganggap bahwa Islam, Alquran, hukum Islam, agama Islam, pemeluk Islam adalah ancaman dan penghalang terhadap kepentingan Amerika terkait kebutuhan penguasaan sumber-sumber kekayaan alam di Negara-negara berpenduduk Islam. 3. Penguasaan sumber daya alam strategis Termasuk minyak, Uranium, Emas dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar Amerika tetap mendapat supply energi dan tidak tergantung kepada Arab Saudi. Karna Amerika menganggap ketergantungan adalah awal keruntuhan adi daya. 4. Mendukung kepentingan Israel untuk menguasai jazirah Arab. Karna para pendiri dan pemimpin Amerika terutama yang ada di balik layar adalah orang Israel (keturunan yahudi) Visi Amerika: 1. Islam adalah ancaman 2. Islam adalah penghalang kepentingan. 3. Masyarakat Islam adalah kuno, tirani dan berbahaya. Dan anti Amerika. Demikian sedikit analisa yang saya yakin saudara-saudara juga memahami dan mengetahui sejak lama. Tidak ada maksud saya untuk memprovokasi atau mempengaruhi bahwa kita umat Islam harus anti Amerika. Tetapi maksud posting ini adalah mari kita pererat tali persaudaraan sesama muslim dan mukmin. Dan jangan mudah terprovokasi walaupun oleh saudara-saudara kita yang seagama sekalipun. Bila perlu mari kita jadikan negeri ini sebagai contoh terbaik yang walaupun belum menjalankan syariat islam tetapi kita berprilaku syariat Islam yang penuh kedamaian dan cinta kasih. Jangan sampai perang saudara seperti di Iraq terjadi di negeri ini. Kita tidak perlu memusuhi Amerika dan Yahudi selama mereka tidak mengganggu kita. Cukuplah ALLAHU SWT yang akan Memerangi apabila mereka melakukan kerusakan di muka bumi. Kita juga tidak perlu dan tidak ada gunanya menghindari atau menutup diri terhadap Amerika dan Yahudi. Yang harus kita lakukan adalah tawakal dalam kemiskinan bangsa kita, berusaha agar bangsa ini mampu menjadi bangsa yang pintar dan tidak bisa dibodoh-bodohi. Dan mari kita bangun negeri dengan penduduk Islam terbesar ini dengan landasan keimanan dan ketaqwaan. Semoga ALLAHU SWT senantiasa memberkahi negeri ini.. _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
