Bismillah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim.
Dengan (atas) nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, marilah saling
bahu membahu,
saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
Saudaraku Shareef Hidayat, yang dirahmati Allah
dan Saudara se-islam yang dikasihi Allah.
Saya hanya ingin menggarisbawahi bahwa apa pun "aliran" yang kita ikuti, selama kita hanya
mempertuhankan Allah Hu, maka tiada alasan bagi kita untuk saling bermusuhan.
Jika VISI KITA SAMA, maka MISI KITA HARUSLAH SESUAI DENGAN BIDANG KITA MASING-MASING. Ini
artinya, akan sangat mungkin kita rasakan "sepertnya berbeda" di antara kita dalam melaksanakan
misi atau tugas kita masing-masing, padahal, masing-masing sudah berada di rel-nya masing-masing.
Apa yang dilakukan oleh Mas Shareef dengan yang dilakukan oleh
Nurhuda sepertinya berbeda. Begitu juga yang dilakukan oleh Mas Syaifuddin dengan Mas Agus akan
terlihat seperti bertolak belakang.
Ini bisa merupakan jebakan setan dalam memahaminya. Ya jelas saja berbeda dong :
() Yang satu bergerak di bidang Ahlakhul kariimah.
() Yang satunya lagi berkutat di bidang Fiqih Ibadah.
() Yang lainnya lagi berada di jalur Tauhid dan Aqidah.
() Yang lainnya lagi berjuang di jalur pemikiran.
() Yang ke lima bergerak di bidang Politik Praktis
() Yang ke enam bergerak di bidang Kehalusan Budi Pekerti
Coba kita perhatikan, dari enam jenis misi di atas, kalau kita bergerak semua, masing-masing harus
menggunakan peralatan, keahlian dan objek yang berbeda. Orang yang tidak pernah memahami hal ini
atau dia tetap bergerak di jalur "awam" atau umum, tentu saja akan sangat sulitmemahami watak dan
tugas (misi) masing-masing kategori "utusan" di atas.
Nah, mudah-mudahan menjadi jelas bagi kita semua, bahwa meskipun VISI kita sama, jika misi kita
berbeda, jangan paksakan harus sama yang lain dengan kita. Fahamilah, bahwa tugas yang kita emban
itu berbeda. Jangan mudah terprofokasi oleh setan bahwa si x itu sesat atau si y itu paling benar.
Banyak hal yang terjadi di hadapan kita ini, sesungguhnya tidak sama dengan apa yang kita
saksikan.
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang
laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang
ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula
sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi
yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela
dirimu sendiri [mencela antara sesama mu'min karana orang-orang
mu'min seperti satu tubuh] dan jangan memanggil dengan gelaran
yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan)
yang buruk sesudah iman [Panggilan yang buruk ialah gelar yang tidak
disukai oleh orang yang digelari, seperti panggilan kepada orang yang sudah
beriman, dengan panggilan seperti: hai fasik, hai kafir dan
sebagainya] dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka
itulah orang-orang yang zalim". (QS 49:11)
Jika Allah di dalam Al-Qur'an juga sudah mengatakannya, memang demikianlah keadaan yang
sesungguhnya. Jadi jangan terlalu percaya dengan "penglihatan mata" kita di tivi di depan kita dan
di mana saja. Jangan terlalu terpaku dengan logika, tetapi mintalah petunjuk Allah, bisa jadi
logika itu sangat menyesatkan. Kebanyak logika menggunakan fakta bukan data yang sesungguhnya.
"Sedangkan fakta itu sering menyesatkan !" Itu sangat berbahaya !
Ada di antara para Saudaraku yang bisa membedakan antara FAKTA dan DATA ? Mohon dishare untuk kita
semua.
Demikian, mohon maaf terlalu panjang wa As-Salaamun alaikum.
SM - Medan.
On Mon, 5 Nov 2007 21:58:05 +0700
"Syarif Hidayat" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
| Islam, sejak mulai wafatnya nabi besar Muhamad SAW hingga saat ini, para
pemeluknya telah
|mengalami masa-masa perubahan, dari awal perkembangan, pertumbuhan hingga
kejayaan, tetapi hari
|ini kita melihat di depan mata kita, saudara-saudara kita yang padahal mereka
satu iman tetapi
|dengan terang-terangan dan seolah tanpa penyesalan, mereka saling bunuh,
saling bantai, saling
|fitnah, saling bom.
| Mulai Suni VS Syiah hinga perang antar milisi di Palestina. Kita dengan mata
dan pandangan kita
|menyaksikan kebathilan, dan kezaliman sambut- menyambut. Apakah mereka bodoh?
Tidak! Mereka jelas
|adalah orang-orang pandai. Mereka adalah kita. Sama-sama mengerti apa itu iman
dan apa itu Islam.
|Tetapi mungkin mereka lupa, sedang kitapun lupa dan lemah untuk menegur dan
mengingatkan mereka.
| Seharusnya jika saudara-saudara kita yang Suni dan yang Syiah benar-benar
beriman kepada ALLAHU
|SWT, tentunya mereka tidak akan saling bunuh, karna seharusnya iman kepada
ALLAHU adalah penyatu
|dari segala perbedaan. Karna perbedaan adalah ciptaan ALLAHU sebagai
tanda-tanda kebesaranNYA
|bagi orang-orang yang berfikir.
| Amerika, israel, zionis, dan banyak lagi pihak yang ingin menghancurkan
tatanan masyrakat Islam,
|mereka tidak akan berhenti, dengan berbagai cara, mulai cara propaganda,
fitnah, hingga perang
|terang-terangan.
| Mulai adu domba Suni dan Syiah di Iraq. Perang saudara di palestina dan
Somalia dan banyak lagi.
|Kenapa?
| Kenapa saudara-saudara syiah membantai saudara-saudara suni? Untuk
kemerdekaankah? Atau untuk
|balas dendam? Padahal sebagai orang Islam seharusnya mereka saling memaafkan
dan menyayangi.
|Siapakah yang diuntungkan dengan perang saudara ini? Tentu saja Amerika.
Dengan kacau balaunya
|tatanan masyarakat dan perang abadi antar saudara sebangsa dan seagama,
Amerika akan selalu punya
|alasan untuk menguasai dengan perlahan minyak Iraq. Alasanya bisa jadi menjaga
keamanan,
|penengah, misi perdamaian, misi pembangunan dan lain-lain. Kenapa mereka
saudara-saudara suni dan
|syiah lupa akan hal ini. Bahwa jika mereka saling bunuh tanpa alasan yang
benar maka telah
|melakukan salah satu dosa terbesar.
| Amerika telah sukses di Afganistan dan Iraq. Mungkin selanjutnya Iran,
suriah, pakistan atau
|bisa jadi Indonesia.
| Ada beberapa skenario yang bisa di lontarkan oleh Amerika dalam menutupi
aksinya.
|
| 1. Isu terorisme
| Isu ini akan dibuat melalui jalan fitnah oleh amerika dengan membiayai dan
membentuk secara
|rahasia suatu organisasi Islam yang akan melancarkan teror terhadap
kepentingan Amerika sendiri
|atas nama kepentingan Islam. Ini bertujuan agar islam di suatu negara di
anggap extrim dan
|berbahaya. Maka Amerika atas nama perdamaian dunia akan menginvasi atau
menekan suatu bangsa atau
|negara atas nama memerangi terorisme. Padahal awalnya secara rahasia
Amerikalah justru yang
|secara rahasia melahirkan organisasi tersebut.
| 2. Isu senjata pemusnah masal
| Apabila cara-cara yang pertama gagal atau tidak bisa dilakukan maka akan
dibuat isu ini. Agar
|Amerika mendapatkan legitimasi international untuk melancarkan invasi dengan
atas nama melucuti
|senjata pemusnah masal demi keamanan global.
| 3. Penegakan HAM dan mendamaikan pihak yang bertikai
| isu ini akan dipergunakan setelah Amerika berhasil mengadu domba pihak-pihak
yang berpotensi
|tinggi perang saudara baik antar sesama Islam maupun antar Islam dan agama
lain. Maka dengan
|menggunakan isu ini Amerika akan menginvasi suatu negara atau bangsa.
|
| Misi Amerika:
| 1. Menghancurkan tatanan perekonomian bangsa-bangsa Islam.
| Karna bangsa yang miskin lebih mudah dihancurkan
| 2. Menghapus tatanan hukum Islam dari muka bumi.
| Karna tanpa adanya penegakan hukum Islam maka Amerika akan lebih leluasa
dalam mengembangkan
|pengaruh dan ideologi liberal. Selama ini Amerika menganggap bahwa Islam,
Alquran, hukum Islam,
|agama Islam, pemeluk Islam adalah ancaman dan penghalang terhadap kepentingan
Amerika terkait
|kebutuhan penguasaan sumber-sumber kekayaan alam di Negara-negara berpenduduk
Islam.
| 3. Penguasaan sumber daya alam strategis
| Termasuk minyak, Uranium, Emas dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar Amerika
tetap mendapat
|supply energi dan tidak tergantung kepada Arab Saudi. Karna Amerika menganggap
ketergantungan
|adalah awal keruntuhan adi daya.
| 4. Mendukung kepentingan Israel untuk menguasai jazirah Arab.
| Karna para pendiri dan pemimpin Amerika terutama yang ada di balik layar
adalah orang Israel
|(keturunan yahudi)
|
| Visi Amerika:
| 1. Islam adalah ancaman
| 2. Islam adalah penghalang kepentingan.
| 3. Masyarakat Islam adalah kuno, tirani dan berbahaya.
| Dan anti Amerika.
|
| Demikian sedikit analisa yang saya yakin saudara-saudara juga memahami dan mengetahui sejak
|lama. Tidak ada maksud saya untuk memprovokasi atau mempengaruhi bahwa kita
umat Islam harus anti
|Amerika. Tetapi maksud posting ini adalah mari kita pererat tali persaudaraan
sesama muslim dan
|mukmin. Dan jangan mudah terprovokasi walaupun oleh saudara-saudara kita yang
seagama sekalipun.
|Bila perlu mari kita jadikan negeri ini sebagai contoh terbaik yang walaupun
belum menjalankan
|syariat islam tetapi kita berprilaku syariat Islam yang penuh kedamaian dan
cinta kasih. Jangan
|sampai perang saudara seperti di Iraq terjadi di negeri ini.
| Kita tidak perlu memusuhi Amerika dan Yahudi selama mereka tidak mengganggu
kita. Cukuplah
|ALLAHU SWT yang akan Memerangi apabila mereka melakukan kerusakan di muka
bumi. Kita juga tidak
|perlu dan tidak ada gunanya menghindari atau menutup diri terhadap Amerika dan
Yahudi.
| Yang harus kita lakukan adalah tawakal dalam kemiskinan bangsa kita, berusaha
agar bangsa ini
|mampu menjadi bangsa yang pintar dan tidak bisa dibodoh-bodohi.
| Dan mari kita bangun negeri dengan penduduk Islam terbesar ini dengan
landasan keimanan dan
|ketaqwaan.
| Semoga ALLAHU SWT senantiasa memberkahi negeri ini..
|
----------------------------------------------------------------
Mobile : +628126431657 / +628527567 0043
Ingin Pengunjung Website Anda meningkat ? Atau Ingin Pasang Iklan Gratis ? Sekarang juga Klik :
http://www.xeznet.uni.cc
========================================================================================
"Sambil berpuasa, ikuti Netkuis Ramadhan 1428 H. Menangkan Laptop, Ipod dan HP Nokia
di akhir periode netkuis dan dapatkan Flash disk di tiap minggunya dengan mengikuti
Netkuis di http://netkuis.telkom.net/"
========================================================================================
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam