Itu teori di atas kertas. AS sendiri di tahun 50 an telah mendeklarasikan bahwa tidak ada hubungan sama sekali antara uang Dollar yang dicetak dengan cadangan emas yang mereka miliki. Jika saat itu dollar dicetak sesuai cadangan emas yang dimiliki maka amerika bisa bangkrut. Di jaman Alan Greenspan menjadi gubernur bank sentral ia menyarankan presiden saat itu Reagen untuk kembali ke teori dasar ngekonomi dengan mengaitkan jumlah dollar yang dicetak dengan cadangan emas yang dimiliki. saran itu ditolak. Jika mencoba menukarkan uang kertas yang kita pegang dengan deposit emas asli tersebut dijamin bakal ditolak bahkan mungkin dianggap gila. ----- Original Message ----- From: Ngatimin Tj. To: Milis is-lam Sent: Monday, November 26, 2007 5:38 PM Subject: Re: [is-lam] Mata Uang Dinar dan Dirham yang Stabil dari SeranganSpekulan Valas
Bismillaah, AR-Rahmaan, Ar-Rahiim. Soal jatuh bangunnya mata uang suatu negara, bukan karena uang kertas atau tidaknya, tetapi karena jumlah deposit emas yang membackup setiap uang yang dikeluarkan oleh negara itulah penyebab utamanya. Jika kita mengeluarkan uang kertas se nilai Rp.100.000,- jika mau aman, kita harus punya deposit emas (emas asli, bukan account) menimal senilai itu di bank sentral kita atau bank di mana ya yang mengendalikan lalu lintas uang dunia, di Amrika sana kali ya. Kalau nggak salah, begitulah ngelmu ngekonominya. As-Salaamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. ----------------------------------------------------------- Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah dan Cepat: Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc ----- Original Message ---- From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> To: is-lam <[email protected]> Sent: Monday, November 26, 2007 2:28:39 PM Subject: [is-lam] Mata Uang Dinar dan Dirham yang Stabil dari Serangan Spekulan Valas http://www.media-islam.or.id Salah satu sumber krisis moneter utama yang dialami oleh negara kita adalah penggunaan mata uang kertas yang tidak ada harganya, sehingga mudah dijatuhkan. Sebagai contoh, pada tahun 1998 spekulan valuta asing George Soros yang merupakan turunan Yahudi dengan lembaga Quantum Fund-nya berhasil menjatuhkan berbagai mata uang kertas seperti Ringgit Malaysia, Won Korea, Thailand, Indonesia, dan sebagainya. Mata uang rupiah jatuh dari Rp 2.200 per 1 US Dollar menjadi Rp 16.700 per 1 US Dollar hanya dalam tempo beberapa bulan saja. Selama memakai mata uang kertas, maka Indonesia dan negara-negara lainnya dapat dengan mudah dimainkan nilai mata uangnya oleh para spekulan valas. Dinar yang terbuat dari emas dan Dirham dari perak adalah solusi dari masalah ketidak-stabilan mata uang kertas yang bisa mengakibatkan krisis ekonomi dan kemelaratan. Sekilas Dinar Dirham Sauqi. Dinar adalah koin emas 22 karat (91.7%) dengan berat 4,25gram berdiameter 23mm. Dirham adalah koin perak murni dengan berat 2.975 gram. Dinar/dirham adalah salah satu alternatif mata uang yang tahan inflasi, tidak seperti mata uang kertas lainnya seperti rupiah. Dinar dapat digunakan sebagai alat tukar untuk melakukan transaksi bisnis, sebagai tabungan/investasi, pembayaran zakat, dan dapat digunakan sebagai mahar/mas kawin untuk menikah. Pada awalnya, dinar merupakan mata uang Romawi, dirham merupakan mata uang Persia. Penggunaan dinar/dirham diadaptasi oleh kaum muslim di zaman Rasulullah SAW. Kemudian, standar dinar/dirham ditetapkan oleh Khalifah Umar bin Khattab sehingga menjadi standar sampai saat ini. Dinar/dirham merupakan mata uang yang tahan terhadap inflasi. Sebagai bukti, pada zaman Rasulullah SAW, harga 1 ekor kambing adalah 1 dinar, sekarang, satu ekor kambing juga berharga sekitar 1 dinar. Harga 1 ekor ayam dahulu 1 dirham, sekarang juga sekitar 1 dirham. Tidak ada perubahan nilai tukar yg cukup berarti pada dinar/dirham. Berbeda apabila kita bandingkan dengan uang kertas misalnya Rupiah. Daya beli rupiah 10 tahun lalu dan sekarang merosot dengan tajam akibat inflasi. Dinar/dirham dapat digunakan oleh siapa saja. Tidak hanya kaum muslim, non-muslim pun dapat memanfaatkan mata uang ini. Posted by Sauqi at 2:06 PM Silahkan baca informasi lebih jauh tentang Dinar dan Dirham di: http://wakalasauqi.blogspot.com === Saat ini ada kelompok yang ingin menghapus hukuman mati bagi pembunuh sadis. Padahal hukuman mati (qishash) diwajibkan dalam Islam. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (hukum mati) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh..[Al Baqarah:178] Bagi yang ingin menegakkan ajaran Islam (hukum Qishash) luangkan 1 menit waktu anda untuk mengklik: http://www.petitiononline.com/promati Dan klik tombol "Sign the Pro dan Setuju Hukuman Mati" ____________________________________________________________________________________ Never miss a thing. Make Yahoo your home page. http://www.yahoo.com/r/hs _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam ------------------------------------------------------------------------------ Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage. ------------------------------------------------------------------------------ _______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
