Sejak runtuhnya Brettons Woods System tahun 1971, AS
tidak memakai emas sebagai basis mata uangnya setelah
sebelumnya juga melepas perak sebagai basis mata
uangnya (sebelum itu AS memakai emas dan perak sebagai
basis mata uang kertasnya).

Namun Sistem Islam yang langsung menerapkan emas dan
perak sebagai mata uang dalam bentuk dinar dan dirham
menunjukkan transparansi dan sulit untuk dimanipulasi.
Penipuan bisa dihindarkan.

http://en.wikipedia.org/wiki/Gold_standard
Many economies used gold as the currency standard due
to its rarity, durability, easy divisibility, and the
general ease of identification,[1] often in
conjunction with silver. Silver was typically the main
circulating medium, with gold as the metal of monetary
reserve. Even after silver was no longer basis of
currency,[citation needed] gold remained a base global
currency until the collapse of the Bretton Woods
System in 1971.[2]

Under the gold standard, the function of paper
currency was to reduce the danger of transporting
gold, reduce the possibility of debasement of coins,
and avoid the reduction in circulating medium to
hoarding and losses, as well as to allow governments
to control or regulate the flow of commerce within
their dominion. Money backed by a specie, such as gold
or silver, is sometimes called representative money,
and the notes issued are often called certificates.

--- Teddie Harjadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Itu teori di atas kertas.
> AS sendiri di tahun 50 an telah mendeklarasikan
> bahwa tidak ada hubungan sama sekali antara uang
> Dollar yang dicetak dengan cadangan emas yang mereka
> miliki.
> Jika saat itu dollar dicetak sesuai cadangan emas
> yang dimiliki maka amerika bisa bangkrut.
> Di jaman Alan Greenspan menjadi gubernur bank
> sentral ia menyarankan presiden saat itu Reagen
> untuk kembali ke teori dasar ngekonomi dengan
> mengaitkan jumlah dollar yang dicetak dengan
> cadangan emas yang dimiliki. saran itu ditolak. 
> Jika mencoba menukarkan uang kertas yang kita pegang
> dengan deposit emas asli tersebut dijamin bakal
> ditolak bahkan mungkin dianggap gila.
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Ngatimin Tj. 
>   To: Milis is-lam 
>   Sent: Monday, November 26, 2007 5:38 PM
>   Subject: Re: [is-lam] Mata Uang Dinar dan Dirham
> yang Stabil dari SeranganSpekulan Valas
> 
> 
>   Bismillaah, AR-Rahmaan, Ar-Rahiim.
> 
>   Soal jatuh bangunnya mata uang suatu negara, bukan
> karena uang kertas atau tidaknya, tetapi karena
> jumlah deposit emas yang membackup setiap uang yang
> dikeluarkan oleh negara itulah penyebab utamanya.
> 
>   Jika kita mengeluarkan uang kertas se nilai
> Rp.100.000,- jika mau aman, kita harus punya deposit
> emas (emas asli, bukan account) menimal senilai itu
> di bank sentral kita atau bank di mana ya yang
> mengendalikan lalu lintas uang dunia, di Amrika sana
> kali ya. Kalau nggak salah, begitulah ngelmu
> ngekonominya.
> 
>   As-Salaamun alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.
> 
> 
> 
>  
>
-----------------------------------------------------------
>   Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri,
> Mudah dan Cepat: 
>   Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----
>   From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>
>   To: is-lam <[email protected]>
>   Sent: Monday, November 26, 2007 2:28:39 PM
>   Subject: [is-lam] Mata Uang Dinar dan Dirham yang
> Stabil dari Serangan Spekulan Valas
> 
>   http://www.media-islam.or.id
>   Salah satu sumber krisis moneter utama yang
> dialami
>   oleh negara kita adalah penggunaan mata uang
> kertas
>   yang tidak ada harganya, sehingga mudah
> dijatuhkan.
>   Sebagai contoh, pada tahun 1998 spekulan valuta
> asing
>   George Soros yang merupakan turunan Yahudi dengan
>   lembaga Quantum Fund-nya berhasil menjatuhkan
> berbagai
>   mata uang kertas seperti Ringgit Malaysia, Won
> Korea,
>   Thailand, Indonesia, dan sebagainya. Mata uang
> rupiah
>   jatuh dari Rp 2.200 per 1 US Dollar menjadi Rp
> 16.700
>   per 1 US Dollar hanya dalam tempo beberapa bulan
> saja.
> 
>   Selama memakai mata uang kertas, maka Indonesia
> dan
>   negara-negara lainnya dapat dengan mudah dimainkan
>   nilai mata uangnya oleh para spekulan valas. Dinar
>   yang terbuat dari emas dan Dirham dari perak
> adalah
>   solusi dari masalah ketidak-stabilan mata uang
> kertas
>   yang bisa mengakibatkan krisis ekonomi dan
>   kemelaratan.
>   Sekilas Dinar Dirham
> 
>   Sauqi. Dinar adalah koin emas 22 karat (91.7%)
> dengan
>   berat 4,25gram berdiameter 23mm. Dirham adalah
> koin
>   perak murni dengan berat 2.975 gram.
> 
>   Dinar/dirham adalah salah satu alternatif mata
> uang
>   yang tahan inflasi, tidak seperti mata uang kertas
>   lainnya seperti rupiah. Dinar dapat digunakan
> sebagai
>   alat tukar untuk melakukan transaksi bisnis,
> sebagai
>   tabungan/investasi, pembayaran zakat, dan dapat
>   digunakan sebagai mahar/mas kawin untuk menikah.
> 
>   Pada awalnya, dinar merupakan mata uang Romawi,
> dirham
>   merupakan mata uang Persia. Penggunaan
> dinar/dirham
>   diadaptasi oleh kaum muslim di zaman Rasulullah
> SAW.
>   Kemudian, standar dinar/dirham ditetapkan oleh
>   Khalifah Umar bin Khattab sehingga menjadi standar
>   sampai saat ini.
> 
>   Dinar/dirham merupakan mata uang yang tahan
> terhadap
>   inflasi. Sebagai bukti, pada zaman Rasulullah SAW,
>   harga 1 ekor kambing adalah 1 dinar, sekarang,
> satu
>   ekor kambing juga berharga sekitar 1 dinar. Harga
> 1
>   ekor ayam dahulu 1 dirham, sekarang juga sekitar 1
>   dirham. Tidak ada perubahan nilai tukar yg cukup
>   berarti pada dinar/dirham. Berbeda apabila kita
>   bandingkan dengan uang kertas misalnya Rupiah.
> Daya
>   beli rupiah 10 tahun lalu dan sekarang merosot
> dengan
>   tajam akibat inflasi.
> 
>   Dinar/dirham dapat digunakan oleh siapa saja.
> Tidak
>   hanya kaum muslim, non-muslim pun dapat
> memanfaatkan
>   mata uang ini.
> 
>   Posted by Sauqi at 2:06 PM
> 
>   Silahkan baca informasi lebih jauh tentang Dinar
> dan
>   Dirham di:
> 
>   http://wakalasauqi.blogspot.com
> 
> 
>   ===
>   Saat ini ada kelompok yang ingin menghapus hukuman
> mati bagi pembunuh sadis. Padahal hukuman mati
> (qishash) diwajibkan dalam Islam.
>   Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu
> qishaash (hukum mati) berkenaan dengan orang-orang
> yang dibunuh..[Al Baqarah:178] 
> 
>   Bagi yang ingin menegakkan ajaran Islam (hukum
> Qishash) luangkan 1 menit waktu anda untuk mengklik:
>   http://www.petitiononline.com/promati
> 
>   Dan klik tombol &quot;Sign the Pro dan Setuju
> Hukuman Mati&quot;
> 
> 
>        
>
____________________________________________________________________________________
>   Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
>   http://www.yahoo.com/r/hs
>   _______________________________________________
>   is-lam mailing list
>   [email protected]
>  
>
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 
> 
> 
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------------
>   Get easy, one-click access to your favorites. Make
> Yahoo! your homepage. 
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------------
> 
> 
>   _______________________________________________
>   is-lam mailing list
>   [email protected]
>  
>
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> > _______________________________________________
> is-lam mailing list
> [email protected]
>
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 


===
Saat ini ada kelompok yang ingin menghapus hukuman mati bagi pembunuh sadis. 
Padahal hukuman mati (qishash) diwajibkan dalam Islam.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (hukum mati) 
berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh..[Al Baqarah:178] 

Bagi yang ingin menegakkan ajaran Islam (hukum Qishash) luangkan 1 menit waktu 
anda untuk mengklik:
http://www.petitiononline.com/promati

Dan klik tombol &quot;Sign the Pro dan Setuju Hukuman Mati&quot;


      
____________________________________________________________________________________
Get easy, one-click access to your favorites. 
Make Yahoo! your homepage.
http://www.yahoo.com/r/hs 
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke