Assalamu'alaikum wr wb,

Setiap tahun antara tanggal 8-12 Dzulhijjah sekitar 3
juta jemaah haji dari berbagai dunia menunaikan ibadah
haji. Meski ibadah haji dapat diselesaikan dalam waktu
5 hari, namun umumnya jemaah haji tinggal di Arab
Saudi (kota Jeddah, Mekkah, dan Madinah) dalam waktu
antara 14 hari (ONH Plus) hingga 40 hari menunggu
antrian keberangkatan dan kepulangan.

Setelah tanggal 13 Dzulhijjah umumnya para jemaah haji
tinggal di Madinah untuk menunaikan sholat arba’in (40
waktu) selama 8 hari. Jadi antara tanggal 14-22
Dzulhijjah mereka tinggal di Madinah. Setiap masuk
waktu sholat, mereka sholat berjama’ah di masjid
Nabawi.

Sesungguhnya dalam ibadah haji itu tentu ada hikmah
yang terkandung di dalamnya. Allah mempersatukan
jutaan ummat Islam di satu tempat pada waktu yang sama
tentu bukan hanya untuk bertemu, tapi juga
bersilaturrahim. Membentuk ukhuwah Islamiyah.
Persaudaraan Muslim.

Ini tentu bukan sekedar saudara saja, tapi juga saling
bekerjasama demi kejayaan Islam dengan mengutamakan
akhlak yang Islami seperti Jujur, Amanah, Benar, dan
Cerdas.

Sebaiknya pada Musim Haji tanggal 14-16 Dzulhijjah
ketika jemaah haji mengerjakan sholat arba’in di
masjid Nabawi mereka bisa mengadakan
pertemuan/konferensi. Para pejabat negara Muslim bisa
saling bertemu membahas perkembangan politik dunia.
Para jurnalis Muslim bertemu untuk saling berbagi
berita. Para pengusaha Muslim bisa bertemu untuk
bekerjasama di bidang bisnis.

Toh tidak ada dosa bagi kita untuk berbisnis pada
musim haji:

“Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki
hasil perniagaan) dari Tuhanmu” [Al Baqarah:198]

Bagaimana cara agar ummat Islam bisa mengadakan
konferensi haji?

Paling tidak di visa Haji/Paspor haji bisa ditulis
waktu dan tempat konferensi haji. Seandainya dari 50
negara ada 2-5 peserta dari tiap negara untuk setiap
bidang (pejabat, jurnalis, pengusaha, dsb) maka paling
tidak ada 100-250 peserta untuk tiap kategori.

Tempat yang praktis di masjid Nabawi sambil menunggu
waktu sholat berikutnya. Namun kemungkinan sulit
mendapat izin dari pemerintah Arab Saudi. Bisa juga
disewa aula hotel atau tempat pertemuan di sekitar
masjid Nabawi. Tapi ini butuh biaya.

Siapa yang bisa menyelenggarakan Konferensi Haji (Hajj
Conference)? Idealnya pemerintah Arab Saudi. Jika
tidak bisa, ormas Islam seperti Rabithah Alam Islami.
Ada pun di negara Indonesia bisa Depag atau MUI.

Apa keuntungan dari Konferensi Haji ini? Banyak.
Sebagai contoh, jika para pengusaha bisa bertemu dan
menjalin hubungan bisnis sehingga terjadi perdagangan
antar negara-negara Islam, ini nilainya bisa ratusan
trilyun rupiah lebih setiap tahun dan bisa membuat
makmur ummat Islam.

Kira-kira bisa tidak kita menyelenggarakan Konferensi
Haji? Sebab bagaimana pun itu merupakan momen untuk
menyatukan ummat Islam, melakukan kordinasi, dan
kerjasama antar ummat Islam di berbagai bidang.

Itulah sekedar usulan saya. Jika berminat, jangan ragu
untuk terus menghubungi saya minimal kita bisa
bertukar pikiran.

Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai
pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia” [Al
Maa’idah:97]
http://syiarislam.wordpress.com



===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
_______________________________________________
is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke