Prihatin juga melihat berita Pemuda Ansor yang katanya di bawah NU siap 
memerangi FPI yang baru2 ini memukuli kelompok yang membela aliran sesat 
Ahmadiyah?

Mengapa aliran sesat dibela dan sesama Muslim justru akan diperangi? Itukah 
akhlak seorang muslim?

Padahal Allah melarang ummat Islam berpecah belah dalam menghadapi kelompok 
sesat:

Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan dalam menghadapi orang-orang 
munafik, padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan 
usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada 
orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barangsiapa yang disesatkan Allah, 
sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya." 
[An Nisaa':88]
 
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata: 
Nabi saw. bersabda: Barang siapa menghunus pedang kepada kami, maka ia bukanlah 
dari golongan kami. (Shahih Muslim No.143) 

Hadis riwayat Abu Musa ra.: 
Bahwa Nabi saw. bersabda: Barang siapa menghunus pedang kepada kami, maka ia 
bukanlah dari golongan kami. (Shahih Muslim No.145) 


Saya khawatir jika AS dan Israel mendanai sekelompok Islam hanya untuk 
memecah-belah dan membunuh Muslim lainnya.

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=6953&Itemid=65
 FPI Tak Gentar, Ansor Siap “Perang”, Siapa untung?       Cetak halaman ini     
  Kirim halaman ini melalui E-mail
Senin, 02 Juni 2008
Pemuda Ansor siap “perang”. Front Pembela Islam (FPI) tak gentar menghadapinya. 
Siapa yang menang? Yang menang adalah "para pecundang"!

Hidayatullah.com--Gerakan Pemuda Ansor, sayap pemuda Nahdlatul Ulama (NU), siap 
“perang” dengan FPI.  Pernyataan ini disampaikan Sekjen GP Ansor Abdul Malik 
Haramain di Jakarta, Senin siang.

Menurut Abdul Malik, Ansor siap membubarkan paksa Front Pembela Islam (FPI) 
jika pemerintah enggan membubarkan organisasi pimpinan Habib Rizieq Shihab itu.

"Kalau pemerintah tidak tegas maka GP Ansor bersama elemen lain akan 
merencanakan langkah pembubaran paksa FPI," kata Sekjen GP Ansor Abdul Malik 
Haramain.

"Pelaku kekerasan, FPI, harus dibubarkan karena telah berperilaku barbar di 
negara demokratis," tandasnya.

Sementara itu, pihak FPI mengaku hal sama.  Ketua Front Pembela Islam (FPI), 
Habib Rizieq Shihab menyatakan dirinya tidak gentar dengan berbagai ancaman 
terhadap organisasinya. Dan ancaman kelompok tertentu untuk membubarkan FPI.

Rizieq bahkan menyerukan setiap Laskar Islam di seluruh Indonesia untuk siap 
berperang melawan Ahmadiyah dan para pendukungnya. Rizieq juga mengatakan, 
tidak akan rela jika ada anggotanya ditangkap, sebelum SKB tiga menteri tentang 
pelarangan Ahmadiyah dikeluarkan.

Pernyataan Habib Rizieq disambut sahutan takbir pengunjung acara jumpa pers di 
Markas FPI, Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, 12.30 WIB, (2/6), Senin siang.

Jika “perang” dua sayap organisasi Islam ini terjadi, siapa kira-kira yang 
untung dan menang?  

Menurut pengamat komunikasi dari Universitas Hasanuddin  (Unhas), Aswar Hasan, 
yang menang adalah yang berharap mereka "berperang".

“Yang menang adalah mereka yang telah berharap bentrokan ini terjadi. Dan 
itulah yang diharapkan,” katanya.

Lebih jauh, Aswar menilai, seharusnya kedua belah pihak melihat akar persoalan 
yang terjadi. Bukan melihat kejadian di permukaannya. Andaikata salah satu yang 
menang, mereka tetap tak akan dianggap pahlawan. 
[surya/cha/www.hidayatullah.com]


===
Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS

Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252

Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel 
Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau 
http://syiarislam.wordpress.com


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server01.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke