Jadi anda mengatakan ada Rasul setelah Nabi Muhammad SAW: Tulisan anda: == > Sedangkan perutusan atau kerasulan tetap berlangsung hingga > saat ini. Anda adalah Rasul Allah bagi saya. Dan saya adalah > utusan Allah bagi Anda. ===
Bagi saya tidak ada lagi Rasul setelah Nabi Muhammad SAW. 2 kalimat syahadat bahwa: Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasul Allah artinya Muhammad adalah Rasul Allah yang wajib diikuti ummat Islam. Bukan rasul lainnya termasuk anda, saya (saya bukan Rasul), dsb. Pengakuan ada Rasul lain yang diikuti selain Nabi Muhammad berarti pengingkaran thd syahadah. Coba baca hadits Nabi di bawah bahwa TAK ADA RASUL SETELAH NABI MUHAMMAD: == Rasulullah SAW menegaskan: “Rantai Kerasulan dan Kenabian telah sampai pada akhirnya. Tidak akan ada lagi rasul dan nabi sesudahku”. (Tirmidhi, Kitab-ur-Rouya, Bab Zahab-un-Nubuwwa; Musnad Ahmad; Marwiyat-Anas bin Malik). == Mengingkari hadits Nabi sama dengan ingkar hadits/sunnah/rasul. Semoga kita semua diberi hidayah oleh Allah SWT. === Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara hanya dari Telkomsel Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id atau http://syiarislam.wordpress.com --- On Wed, 6/4/08, Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > From: Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: Re: Pak Syaifuddin Ahmadiyah? Re: Perbedaan Antara Nabi dan Rasul > To: [EMAIL PROTECTED] > Date: Wednesday, June 4, 2008, 10:48 PM > Bismillahi, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim > > Masha Allah ... > Terima kasih, Saudara Agus Nizami dan Shareef Hidayat sudah > berusaha untuk menjadi hakim bagi saya. Semoga Allah > memudahkan Anda memahami petunjuk dan bimbingan-Nya dengan > benar dan lurus. > > Coba saudaraku semua kembali baca dan perhatikan apa yang > saya sampaikan. Dalam pandangan saya, tidak bisa disamakan > antara Rasul Allah dan Nabi Allah. > > Saya ulangi lagi, tak ada bedanya Anda dan saya dalam > memahami "LA NABIYAH BA'DA" tidak ada nabi > lagi setelah Nabi Muhammad (Semoga Allah melimpahkan > kebahagiaan dan keselamatan ke atasnya). > > Sedangkan perutusan atau kerasulan tetap berlangsung hingga > saat ini. Anda adalah Rasul Allah bagi saya. Dan saya adalah > utusan Allah bagi Anda. > > Ada kalanya seekor nyamuk datang kepada saya sebagai utusan > Allah kepada saya untuk memberitahukan bahwa rumah saya > kotor dan tak layak sebagai rumah manusia. Ini hanyalah > sebuah contoh. Kasus lain, "Allah mengunjungi > saya" masih sangat banyak. > > Satu contoh lainnya, misalnya, seseorang teman saya yang > tinggalnya jauh dari saya. Saya di Medan Selatan dan teman > saya itu tinggal di Medan utara, Suatu saat dia mampir ke > rumah dengan suatu alasan yang tidak jelas. Begitulah > penuturannya setelah saya tanya "saya tiba2 ingin > mampir ke sini", padahal pada saat itu saya sedang > bertengkar hebat dengan isteri saya. > > Teman saya datang setelah 5 menit saya selesai shalat > meminta petunjuk dan bimbingan Allah. Singkat cerita, teman > saya itu menceritakan tentang suatu kejadian yang dialami > temannya, yang pasti bukan secara kebetulan, sama persis > dengan penyebab pertengkaran saya dengan isteri. Setelah > teman saya itu pulang sekitar 10 menit kemudian, saya sadar > bahwa "Allah sedang mengirim utusan" atau dalam > istilah "Seorang Rasul Allah diutus kepada saya" > untuk memberikan bimbingan kepada saya,meski teman saya itu > tidak pernah menyadarinya. > > Dan ketika solusi yang terselubung yang diceritakan oleh > teman saya itu saya laksanakan karena saya yakin > "Allah sedang mengabulkan do'a saya pada shalat 5 > menit sebelumnya" demi Allah. Dan memang benar, itulah > solusi terbaik yang diberikan Allah kepada saya. > > Insha Allah, Saudara berdua dan suadaraku lainnya, bisa > memahaminya apa yang saya maksud "kerasulan dari Allah > untuk manusia tidak pernah berhenti hingga saat ini". > > Teman saya itu bukan nabi. > Semut itu pun bukan nabi. > Mereka adalah Rasul Allah bagi saya. > > Hanya kepada Allah aku berpasrah diri dan kepada-Nya juga > aku memohon pertolongan. > > As-Salaamu Alaikum > > > > > ----------------------------------------------------------- > Mau Langganan Pulsa Keluarga Murah, Isi Sendiri, Mudah dan > Cepat: > Klik http://www.xez-pulsa.uni.cc > > > > ----- Original Message ---- > From: A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> > To: Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah > <[EMAIL PROTECTED]>; is-lam > <[email protected]> > Sent: Thursday, June 5, 2008 11:01:54 AM > Subject: Pak Syaifuddin Ahmadiyah? Re: Perbedaan Antara > Nabi dan Rasul > > Maaf, > Jadi pak Syaifuddin mengakui ada Rasul setelah Nabi > Muhammad SAW? > Apakah pak Syaifuddin orang Ahmadiyah? > > === > Syiar Islam. Ayo belajar Islam melalui SMS > > Untuk berlangganan ketik: REG SI ke 3252 > > Untuk berhenti ketik: UNREG SI kirim ke 3252. Sementara > hanya dari Telkomsel > Informasi selengkapnya ada di http://www.media-islam.or.id > atau http://syiarislam.wordpress.com > > > --- On Wed, 6/4/08, Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > From: Haji .Syaifuddin Ma'rifatullah > <[EMAIL PROTECTED]> > > Subject: [is-lam] Perbedaan Antara Nabi dan Rasul > > To: [email protected] > > Date: Wednesday, June 4, 2008, 8:18 PM > > Bismillaah, Ar-Rahmaan, Ar-Rahiim > > > > Kenabian sudah ditutup - "la nabiyah > ba'da". > > Nabi > > adalah orang yang diberitugas oleh Allah untuk > menyampaikan > > "berita > > besar" yang disebut "an-naba'". > > An-Naba' bukan sembarang berita, > > melainkan berita besar yang tidak pernah diberitakan > > sebelumnya, > > sebagai tanda kasih dan sayang Allah kepada manusia. > > > > Beritabesar itu kemudian disebut sebagai "ajaran > > agama". Setiap kedatangan > > berita besar memberikan penyegaran baru terhadap agama > yang > > telah > > dikirimkan sebelumnya. Nabi Muhammaddipercaya adalah > > pembawa berita besar terakhir dari Allah subhana wa > > ta'ala kepada manusia. > > > > Bagaimana dengan "Rasul" ? > > > > Rasul artinya adalah "utusan". Rasul Allah > > artinya utusan Allah. Kita harus bisa membedakan > antara > > nabi dan rasul. > > > > Semua > > manusia dapat dijadikan sebagai "rasul" oleh > > Allah kepada siapa saja > > yang Allah kehendaki. Bahkan hewan pun dijadikan rasul > oleh > > Allah > > (dijadikan utusan oleh Allah). Contohnya adalah seekor > > burung yang > > diutus Allah untuk Qabil yang baru saja membunuh Habil > > saudaranya. Burungitu itu diberitugas untuk > menjelaskan > > bagaimana cara menguburkan orang > > yang sudah mati, yaitu dengan menggali lubang di tanah > dan > > memasukkan > > orang yang mati ke dalamnya dan menimbunnya hingga > rapat. > > > > Ini > > inline dengan fungsi "khalifah Allah di > bumi" > > kepada manusia - menjadi > > "wakil Allah" (yaitu orang yang bekerja atas > nama > > Allah) kepada siapa > > saja yang dikehendaki Allah. Perutusan Allah kepada > manusia > > sampai saat > > ini masih berlangsung dan akan tetap berlangsung > selamanya. > > Ini adalah > > bagian dari "dialog Allah dengan manusia" > yang > > berjalan secara tidak > > langsung sampai saat ini. > > > > Ref: > > > > ***42:51*** > > 51. > > Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa > Allah > > berkata-kata dengan dia kecuali dengan : > > > > * perantaraan wahyu atau > > > > * dibelakang tabir atau > > > > * dengan mengutus seorang utusan > > lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang > Dia > > kehendaki. > > Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. > > > > > > Jadi hanya ada "tiga kemungkinan" Allah > > berkomunikasi dengan manusia. > > > > (1). Dengan perantaraan wahyu : hal ini masih > dimungkinkan > > bila Al-Qur'an dikatakan sebagai wahyu, maka Allah > > berkomikasi melalui Al-Qur'an pada ayat2 yang > > digerakkan oleh Allah sehingga manusia membaca suatu > ayat > > Al-Qur'an sebagai "jawaban Allah" atau > > sebagai "perintah Allah". Setiap mulut yang > > membaca Al-Qur'an dan kemudian dapat didengar oleh > > manusia, maka itu adalah bentuk komunikasi Allah > dengan > > manusia yang mendengarkannya. > > > > (2). Di Belakang tabir, seperti yang terjadi pada Nabi > Musa > > (alaihi salam), ada mendengar suara tetapi tidak dapat > > melihat sosok yang mengucapkan suara itu. Adalah > rahasia > > Allah, bila hari ini ada orang yang diberikan > kemampuan > > seperti ini oleh Allah. > > > > (3). Dengan mengutus seorang utusan lalu kepada utusan > itu > > diingatkan oleh Allah untuk menyampaikan sesuatu > sehingga > > orang yang mendengarkannya mendapat suatu pengetahuan > atau > > kesadaran baru lalu melakukan sesuatu dengan izin > Allah > > sesuai yang dikehendaki-Nya. > > > > Utusan di sini,bisa jadi berupa hewan atau manusia > sesama > > kita - atau sesama khalifah Allah . "Kita juga > bisa > > jadi dipilih Allah untuk menjadi utusan-Nya" > kepada > > manusia lainnya pada suatu tertentu tentang masalah > > tertentu. > > > > Sedangkan nabi adalah orang yang > > dipilih khusus untuk mengemban tugas yang besar > > menyampaikan berita > > besar "agama". Jadi logis bagi kita untuk > > mempercayai bahwa "la nabiyah > > ba'da" - tidak ada nabi lagi sesudah nabi > > Muhammad. > > > > Maafkan > > saya, kajian ini "luar biasa" karena agak > > terbalik dari yang selama ini > > difahami olah sebagian besar kita. Saran saya, jangan > > cepat2 mengambil > > kesimpulan, baca berulang-ulang dan fahami dengan > > "hati yang hanya ada > > Allah di dalamnya" (kosong dari hal lain) - > hening. > > > > Demikian, > > semoga bermanfaat untuk memperkuat keimanan dan > > membangkitkan semangat > > pengabdian kepada Allah dengan keikhlasan yang tinggi. > > > > As-Salaamu Alaikum > > > > Catatan: > > Semoga dengan publikasi ini, semua fihak dapat > memahami apa > > yang fahami tentang Nabi dan Rasul. Pemahaman > ini,,merupakan > > dasar dari sikap saya sampai dengan saat ini. Semoga > Allah > > mengampuni saya, jika terjadi kesalahan dalam saya > memahami > > ilmu-Nya dan semoga Allah berkenan membimbing saya ke > jalan > > yang lurus dan > > > diridhoi-Nya._______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
