Assalammualaikum, WR, WB. Ahir-ahir ini ramai di Media orang-orang menghujat FPI. Mulai dari tukang becak, intelektual, tokoh politik hingga tokoh agama( semua agama) dan banyak sekali propagandanya.
Malah ada yang lebih ekstrim, saya lihat di tv ada yang menamakan dirinya bagian dari masyarakat pendukung kang Gusdur membentuk Pasukan Berani Mati yang siap untuk membubarkan paksa FPI jika pemerintah tidak mau membubarkan FPI. Astagfirullah, apa yang sedang terjadi dengan bangsa ini, inikah tanda-tanda ahir jaman? Kemana kang Gusdur yang biasa bicara ceplas-ceplos, kenapa tidak menenangkan umat, kemana kang Amin Rais,.. kenapa tidak memberikan wejangan bijak kepada umat agar tidak terjadi perang saudara. Dan masalah awal yang menimbulkan semua konflik ini tetap bisa berjalan lenggang kangkung, ya Dia lah sekte Ahmadiah, padahal semua ini berawal dari dengan bersikerasnya mereka ingin dinamakan muslim dan bagian masarakat Islam. Padahal orang Islam tidak keberatan kepada sekte Ahmadiah asalkan Ahmadiah tidak membawa-bawa Islam. Lantas kenapa begitu? Yang jelas yang paling inti adalah mereka telah keluar dari syariat Islam yang di ajarkan nabi Muhamad SAW. Dan ada sebenarnya ada efek lain yang lebih berbahaya daripada itu. Adalah jika mereka diterima sebagai masyarakat Islam maka doktrin dan Ideologi mereka akan mudah masuk ke pesantern-pesantren dan madrasah-madrasah karna sifat ukhuwah Islam di Indonesia cenderung begitu. Orang Islam gampang menjadi saudara bagi orang islam yang lainnya tampa memperdulikan detail bacaan zikirnya yang berbeda, atau karna yang satu Muhamadiah dan yang satunya lagi Ahlu Sunah. Nah lantas apa yang akan terjadi 10 tahun lagi,.. 100 tahun lagi jika Ahmadiah itu dikatakan Islam yang padahal syariatnya saja sudah berbeda? Sangat munkin sekali akan terjadinya pembauran syariat. Saya kira hal ini yang perlu diwaspadai dari sekarang apabila kita ingin generasi penerus kita adalah hamba-hamba ALLAH yang Konsisten terhadap agamanya. Ada sebagian dari saudara-saudara yang mengatakan, biarkanlah urusan Ahmadiah itu menjadi urusan ALLAH,... Itu memang benar, saya sekedar mengatakan,.. Apakah jika ada orang yang merusak Masjid di Kampung Anda, di depan mata anda, lantas anda tidak akan berbuat apa-apa dan sekedar mengatakan Biarkanlah toh ALLAH akan menghukum mereka.? Jangan kita mencapuri hal yang merupakan Hak-Hak dan Wewenang ALLAH. Saya kira itu adalah pemahaman yang kurang tepat,. Bukan kita ada Kalifah ALLAH di Bumi ini, Justru kita harus mengakan hukum-hukum ALLAH di muka bumi DENGAN ADIL. Dan hukum-hukum ALLAH itu terkadang memang berat untuk dilaksanakan kecuali bagi oarng-orang yang tawakal dan iklas yang mampu menegakan hukum-hukum ALLAH sebagaimana seharusnya. QS[4.58] Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. QS[5.49] dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. QS[24.51] Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Marilah saudara kita mulai lembaran baru, jika ada saudara-saudara FPI yang bersalah maka berlakulah sebagai insan tawakal, saya yakin saudara-saudara FPI sebagian besarnya adalah hamba-hamba iklas. Dan kepada saudara-saudara yang lain janganlah memperkeruh suasana, buat apa membentuk pasukan berani mati? Berani mati untuk apa? Berani untuk memerangi saudaramu sendiri? Dan kepada ulil amri,. bersikaplah sebagaimana seharusnya, karna kewajiban kalian adalah meluruskan umat, bukan mengadu domba karna berebut suara dan simpati masa unntuk kekuasaaan dan suara pemilu. Salam Persaudaraan SH
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
