Bismillaah, AR-Rahmaan, Ar-Rahiim
Subhana Allah wa bihamdihi.

Saudaraku semua, kepribatinan ini tidak seharusnya kita biaarkan sampai di 
sini. Segala sesuatu yang terjadi tentu ada penyebabnya. Akan tetapi alam ini 
juga bekerja secara otomatis. Bila sesuatu telah mencapai qadar tertentu, maka 
hal itu akan menjadi trigger untuk terjadinya "event-event" tertentu.  

Peristiwa yang sedang kita prihatinkan ini pun, bisa jadi karena di dalam 
lingkungan masyarakat kita yang sedemikian rupa ini telah mengabaikan perintah 
dan larangan Allah. Jadi pengabaian perintah dan larangan Allah itu secara 
otomatis telah mentriger berbagai peristiwa semacam yang kita prihatinkan.

-----------------------------------
***22:38***  
38. Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman.
Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang
berkhianat lagi mengingkari ni'mat.

***22:39***  
39. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi,
karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya
Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu,

***22:40***  
40. (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman
mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka
berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah". Dan sekiranya Allah
tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian
yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani,
gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-
masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah.
Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong
(agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi
Maha Perkasa,
---------------------------------

Azab dari Allah tidak akan berhenti wa lau apa pun alasannya, selama 
pengingkaran terhadap perintah dan larangan Allah tetap berjalan. Ayat di atas 
telah mengisyaratkan hal ini. Akan tetapi, sebelum azab diturunkan, sistem alam 
yang sudah diciptakan Allah secara sempurna dan rumit ini akan menggerakkan 
"seseorang untuk memberitahukan hal itu berupa peringatan-peringatan". 

Terserah kita mau menyebut apa yang saya istilahkan "seseorang" itu. Mau 
disebut "Rasul Allah" (seperti pada ayat di atas) atau disebut "kehendak Allah" 
atau mau disebut dengan istilah lain, itu terserahlah.

Bahkan e-mail kita ini juga sesungguhnya adalah bahagian dari "seseorang" untuk 
kita di milis ini. Semoga hal ini tidak diabaikan juga.

Untungnya, KEGANASAN MANUSIA KEPADA MANUSIA LAIN selalu diperkecil kekuatannya 
oleh Allah. Jika tidak, maka kehancuran akan menjadi sangat cepat terjadinya.

Masha Allah la hawla wa la quwata ila billah.




----- Original Message ----
From: Syarif Hidayat <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, June 9, 2008 8:37:28 AM
Subject: [is-lam] Salam keprihatinan kepada FPI

 
Assalammualaikum, WR, WB.
Ahir-ahir ini ramai di Media orang-orang menghujat FPI. Mulai dari
tukang becak, intelektual, tokoh politik hingga tokoh agama( semua agama) dan
banyak sekali propagandanya.
Malah ada yang lebih ekstrim, saya lihat di tv ada yang menamakan
dirinya bagian dari masyarakat pendukung kang Gusdur membentuk Pasukan Berani
Mati yang siap untuk membubarkan paksa FPI jika pemerintah tidak mau
membubarkan FPI. 
Astagfirullah, apa yang sedang terjadi dengan bangsa ini, inikah
tanda-tanda ahir jaman? Kemana kang Gusdur yang biasa bicara ceplas-ceplos,
kenapa tidak menenangkan umat, kemana kang Amin Rais,.. kenapa tidak memberikan
wejangan bijak kepada umat agar tidak terjadi perang saudara.
Dan masalah awal yang menimbulkan semua konflik ini tetap bisa berjalan
lenggang kangkung, ya Dia lah sekte Ahmadiah, padahal semua ini berawal dari
dengan bersikerasnya mereka ingin dinamakan muslim dan bagian  masarakat
Islam. Padahal orang Islam tidak keberatan kepada sekte Ahmadiah asalkan 
Ahmadiah
tidak membawa-bawa Islam.
Lantas kenapa begitu? Yang jelas yang paling inti adalah mereka telah
keluar dari syariat Islam yang di ajarkan nabi Muhamad SAW. Dan ada sebenarnya
ada efek lain yang lebih berbahaya daripada itu.
Adalah jika mereka diterima sebagai masyarakat Islam maka doktrin dan
Ideologi mereka akan mudah masuk ke pesantern-pesantren dan madrasah-madrasah
karna sifat ukhuwah Islam  di Indonesia cenderung begitu. Orang Islam gampang
menjadi saudara bagi orang islam yang lainnya tampa memperdulikan detail bacaan
zikirnya yang berbeda, atau karna yang satu Muhamadiah dan yang satunya lagi
Ahlu Sunah. Nah lantas apa yang akan terjadi 10 tahun lagi,.. 100 tahun lagi
jika Ahmadiah itu dikatakan Islam yang padahal syariatnya saja sudah berbeda? 
Sangat
munkin sekali akan terjadinya pembauran syariat.
Saya kira hal ini yang perlu diwaspadai dari sekarang apabila kita
ingin generasi penerus kita adalah hamba-hamba ALLAH yang Konsisten terhadap
agamanya.
Ada sebagian dari saudara-saudara yang mengatakan, biarkanlah urusan
Ahmadiah itu menjadi urusan ALLAH,…..
Itu memang benar, saya sekedar mengatakan,.. Apakah jika ada orang yang
merusak Masjid di Kampung Anda, di depan mata anda, lantas anda tidak akan
berbuat apa-apa dan sekedar mengatakan Biarkanlah toh ALLAH akan menghukum
mereka…? Jangan kita mencapuri hal yang merupakan Hak-Hak dan Wewenang
ALLAH.
Saya kira itu adalah pemahaman yang kurang tepat,.
Bukan kita ada Kalifah ALLAH di Bumi ini,
Justru kita harus mengakan hukum-hukum ALLAH di muka bumi DENGAN ADIL. Dan
hukum-hukum ALLAH itu terkadang memang berat untuk dilaksanakan kecuali bagi 
oarng-orang
yang tawakal dan iklas yang mampu menegakan hukum-hukum ALLAH sebagaimana
seharusnya.
 
QS[4.58] 
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu
menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila
menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.
Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu.
Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
 
QS[5.49] 
dan hendaklah kamu memutuskan
perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu
mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya
mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah
kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka
ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada
mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan
manusia adalah orang-orang yang fasik.
 
QS[24.51]
Sesungguhnya jawaban orang-orang
mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum
(mengadili) di antara mereka ialah ucapan." "Kami mendengar dan kami
patuh." Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
 
Marilah saudara kita mulai lembaran baru, jika ada saudara-saudara FPI
yang bersalah maka berlakulah sebagai insan tawakal, saya yakin saudara-saudara
FPI sebagian besarnya adalah hamba-hamba iklas. Dan kepada saudara-saudara yang
lain janganlah memperkeruh suasana, buat apa membentuk pasukan berani mati? 
Berani
mati untuk apa? Berani untuk memerangi saudaramu sendiri? Dan kepada ulil amri,…
bersikaplah sebagaimana seharusnya, karna kewajiban kalian adalah meluruskan
umat, bukan mengadu domba karna berebut suara  dan simpati masa unntuk
kekuasaaan dan suara pemilu.
 
Salam Persaudaraan
SH


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke